Polisi Dalami Kaburnya Habib Rizieq dari Rumah Sakit Ummi Nekat Menjambret Wanita di Siang Bolong, Pemuda Kotabaru Diringkus Tim Macan Bamega Sadis! Begal Mobil Carteran di Pelaihari Buang Jasad Korban ke Hutan Sawit BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen

PSBB Total Diterapkan, IHSG Awal Pekan Bergerak Naik

- Apahabar.com Senin, 14 September 2020 - 11:19 WIB

PSBB Total Diterapkan, IHSG Awal Pekan Bergerak Naik

Ilustrasi - Seorang pewarta memotret layar yang menampilkan infornasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan bergerak naik seiring mulai diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada hari ini.

IHSG Senin (14/9) pagi dibuka menguat 43,31 poin atau 0,86 persen ke posisi 5.060,02. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 11,1 poin atau 1,43 persen menjadi 789,41.

“IHSG hari ini diperkirakan akan positif menanggapi kebijakan diperketatnya kembali PSBB DKI Jakarta,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan yang dikutip Antara di Jakarta, Senin.

Penggerak pasar pada pekan ini akan berasal dari dalam negeri yaitu kebijakan PSBB DKI yang kembali diresmikan melalui Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88.

PSBB akan berlangsung selama dua minggu dimulai dari 14 September 2020 dimana 11 sektor esensial masih boleh beroperasi dengan kapasitas 50 persen. Sedangkan kantor di luar dari 11 sektor tersebut masih boleh beroperasi dengan kapasitas 25 persen.

Restoran dilarang untuk makan di tempat, mall dan pasar boleh beroperasi dengan kapasitas 50 persen. Tempat wisata publik dan museum kembali ditutup.

Sementara transportasi publik masih boleh beroperasi dengan dikurangi kapasitas dan frekuensinya sebesar 50 persen dan kebijakan ganjil genap ditiadakan.

Hal tersebut diperkirakan akan membuat volatilitas IHSG kembali tinggi. IHSG akhir pekan lalu ditutup menguat 2,57 persen setelah penurunan 5 persen sehari sebelumnya. Secara mingguan IHSG ditutup melemah 4,08 persen.

Sentimen lainnya datang dari dalam negeri berupa penambahan kasus positif COVID-19 yang terus mencatatkan rekor barunya pada 12 September dengan 3.806 orang. Pada Minggu (13/9) bertambah 3.636 kasus dengan kasus kumulatif 218.382 orang.

Dari eksternal, Jumat lalu pasar AS ditutup sedikit menguat 0,48 persen pada index Dow Jones dan S&P500 menguat 0,06 persen, namun Nasdaq melemah 0,59 persen.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 165,34 poin atau 0,71 persen ke 23.571,83, indeks Hang Seng naik 92,82 poin atau 0,38 persen ke 24.596,13, dan indeks Straits Times melemah 1,4 atau 0,06 ke 2.488,69.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Fitur Chatting di Grab, Kini Dilengkapi Pesan Suara dan Foto

Ekbis

Dipicu Aksi Ambil Untung Para Investor, IHSG Hari Ini Berpeluang Terkoreksi

Ekbis

Harga Batu Bara Turun Tiga Hari Beruntun
apahabar.com

Ekbis

Garang Abis, Spesifikasi Yamaha XSR yang Mejeng di Duta Mal
apahabar.com

Ekbis

Ini Penyebab Tagihan Rekening Listrik Juni Naik
apahabar.com

Ekbis

Stok Beras hingga Akhir Tahun Diprediksikan Capai 4,7 Juta Ton
apahabar.com

Ekbis

Pertamina dan 4 Badan Usaha Lain Sudah Turunkan Harga
apahabar.com

Ekbis

Jelang Ramadan, Permintaan Gula di Kalsel Capai 15 Persen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com