Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih Belum Dilantik, 5 Calon Kepala Dinas di Banjarmasin Dibuat Waswas Diam-Diam, Penembak Mati Kades Jirak Tabalong Sudah Divonis! Resmi, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran BirinMu ke Bawaslu Kalsel Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

Razia Masker di Banjarmasin: Pemkot Raup Jutaan Rupiah, Wilayah Ini Pelanggar Terbanyak

- Apahabar.com Senin, 7 September 2020 - 16:38 WIB

Razia Masker di Banjarmasin: Pemkot Raup Jutaan Rupiah, Wilayah Ini Pelanggar Terbanyak

Seorang warga mencoba melawan petugas saat razia masker di Pasar Lima, Banjarmasin. Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Sepekan sudah razia masker diberlakukan di Banjarmasin. Lantas berapa dana yang sudah dikumpulkan Pemkot Banjarmasin?

Adapun setiap warga yang kedapatan mengabaikan salah satu protokol kesehatan itu akan kena sanksi.

Selain teguran lisan, tertulis dan hukuman membersihkan jalan, Pemkot Banjarmasin memberlakukan sanksi denda administratif Rp100 ribu.

Sejauh operasi ini digulirkan, rupanya masih banyak saja warga yang melanggar protokol kesehatan.

Hal itu tercermin dari jumlah denda yang dikumpulkan. Nominalnya bahkan mencapai jutaan rupiah.

Pada Sabtu pekan kemarin, Satpol PP berhasil menjaring 27 orang. Sedangkan Senin (7/9) jumlahnya meningkat menjadi 32 warga. Jadi, totalnya mencapai 59 warga.

Baca juga :  Saudi Buka Layanan Umrah Bertahap, Dirjen PHU: Indonesia Diperbolehkan

“Mereka dikenakan denda gara gara tidak mengenakan masker,” ujar Plt Kepala Satpol PP Banjarmasin, Fathurrahim kepada apahabar.com.

Fathurrahim memastikan sanksi denda yang diterapkan sudah sesuai Perwali Banjarmasin Nomor 68/2020 tentang protokol kesehatan.

Khusus besaran denda, kata dia, petugas gabungan juga memberikan opsi sanksi.

Otomatis tak semua pelanggar membayar denda sebesar aturan daerah itu.

“Tadi ada ibu-ibu memilih untuk bayar denda aja ketimbang menyapu jalan,” tegasnya. “Tergantung kondisi di lapangan,” sambungnya.

Sejauh penindakan digulirkan, pelanggar dominan rupanya berasal dari Kecamatan Banjarmasin Utara.

Warga di kawasan permukiman penduduk ini kerap keluyuran tak mengenakan masker sekalipun Covid-19 mengancam.

Baca juga :  Pimpin Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Pj Bupati Balangan H Syaifullah Singgung Pentingnya Peningkatan Pelayanan

“Di sana masih rendah kesadaran warga taat protokol kesehatan,” ucapnya.

Dia berharap para pelanggar yang memilih bayar sanksi denda dapat merenungkan bahaya Covid-19.

Dengan demikian, dapat membuat jera sehingga akan terus menaati protokol kesehatan.

Lantas, akan di kemanakan duit yang terkumpul?

Hasil denda masker itu rupanya tak bisa langsung disetor ke Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Banjarmasin.

“Kita kumpulkan dulu baru kita setor,” pungkasnya.

Terkonfirmasi terpisah, Kepala Bakeuda Banjarmasin Subhan Noor Yaumil mengakui bahwa uang denda belum diterima pihaknya.

“Belum ada masuk lagi,” imbuhnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Stok Hewan Kurban Masih Kurang
apahabar.com

Kalsel

Soroti Pembagian Disinfektan di Kecamatan, Faisal: Bisa Diganti dengan Kebijakan Konkrit
apahabar.com

Kalsel

Kepala UPT Pemasyarakatan Kalsel Belajar ke Lapas Cibinong dan Salemba
apahabar.com

Kalsel

Ahli Waris Korban Tersetrum saat Banjir Terima Santunan dari Pemkab Banjar 
apahabar.com

Kalsel

Hore, Cuaca Cerah Lagi Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Rawan Kecelakaan, Bundaran Rumpiang Segera Pindah Tempat
apahabar.com

Kalsel

Bupati HSS Kukuhkan 15 Tim UP3
apahabar.com

Kalsel

Misteri Ribuan Gram Ineks ‘Love’ dalam Selangkangan Penumpang Syamsudin Noor
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com