Jokowi Telepon Paman Birin, TNI Terjunkan Kopaska hingga Puluhan Perahu Karet Kapolres Balangan Siap Salurkan Bantuan Adaro ke Masyarakat Terdampak Banjir Tiba di Kalsel, Panglima TNI Marsekal Hadi Tinjau Banjir di Objek Vital BPBD Kapuas Kembali Ingatkan Warga, Waspada Cuaca Ekstrem Bantu Warga Terdampak Banjir, Sekretariat PDIP Kalsel Disulap Jadi Tempat Pengungsian

Resmi! Liga 1 2020 Batal Digelar 1 Oktober, Ketum PSSI : Alasan Kesehatan dan Izin Tak Keluar

- Apahabar.com Selasa, 29 September 2020 - 14:54 WIB

Resmi! Liga 1 2020 Batal Digelar 1 Oktober, Ketum PSSI : Alasan Kesehatan dan Izin Tak Keluar

Ketua PSSI Mochammad Iriawan. Foto : PSSI.org

apahabar.com, JAKARTA – Kompetisi Liga 1 2020 batal digelar sesuai jadwal 1 Oktober 2020 karena alasan kesehatan dan tidak keluarnya izin keramaian dari Polri.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyatakan Liga 1 batal digelar sesuai jadwal semula yaitu pada 1 Oktober mendatang.

Pertimbangan kesehatan dan tidak keluarnya izin keramaian, kata Ketum PSSI, jadi sebab ditundanya kompetisi Liga 1 untuk digelar 1 Oktober.

“Liga 1 dan Liga 2 rencananya akan digulirkan pada 1 Oktober dengan rencana PSS Sleman vs Persik Kediri. Mabes Polri sudah merilis menyampaikan bahwa sementara menunda menggelar izin keramaian,” katanya, seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (29/9/2020).

Menurut Mochammad Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule, Polri menganggap kasus Covid 19 masih tinggi.

“Polri mengeluarkan maklumat menegaskan tidak menggelar izin keramaian di semua tingkatan. Federasi menghormati dan memahami keputusan mabes Polri. Tentu pertimbangan keamanan dan keselamatan paling utama,” kata Ketum PSSI.

Ketum PSSI Iwan Bule berharap kompetisi Liga 1 2020 ditunda sementara dan bisa bergulir di Bulan November mendatang.

“PSSI memohon ditunda satu bulan, tentu mempertimbangkan situasi yang ada. Mulai November bisa selesai bulan Maret,” ujar Iwan Bule.

Kata dia, bila mulai Desember bakal mundur lagi, April 2021 sudah Ramadan, bulan Mei masuk World Cup.

“Ini harapan kami. apabila bisa, situasi memungkinkan untuk bisa menggulirkan kompetisi ini [di bulan November],” tutur Iwan Bule.

Serupa dengan Liga 1, Liga 2 juga batal digelar sesuai jadwal semula. Menpora Zainudin Amali mendukung penuh keputusan PSSI tersebut.

Sebelumnya, PSSI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan penandatanganan MoU Penyelenggaraan Olahraga Yang Aman Dari Covid-19, Kamis (17/09/2020) lalu.

Dikutip dari laman resmi PSSI.org, proses penandatanganan MoU berlangsung secara virtual. Selain ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, penandatangan nota kesepahaman ini juga dihadiri oleh Menpora Zainudin Amali dan Ketua BNPB yang juga menjabat sebagai ketua satgas penanganan Covid-19 Doni Monardo.

MoU ini dilakukan jelang Liga 1 yang akan bergulir mulai 1 Oktober 2020 di Yogyakarta dengan mempertemukan tuan rumah PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya. Sedangkan Liga 2 akan dimulai pada 17 Oktober-5 Desember 2020. Sebanyak 24 tim peserta dibagi ke dalam 4 grup dengan 4 tuan rumah. Finalis lolos ke Liga 1 pada 2021.

Menurut Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dilanjutkan sebagai bagian dari persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang berlangsung Mei-Juni 2021

Editor : El Achmad

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

PSM Siapkan Pelatih Eropa jadi Calon Pengganti Rene Alberts
apahabar.com

Sport

Rakerprov 2020, IMI Kalsel Bahas Program Ini
apahabar.com

Sport

Sesi Latihan Ketiga MotoGP Valencia, Franco Morbidelli Tercepat
apahabar.com

Sport

Barito Termasuk Klub Tolak Liga 1 Dilanjutkan, Ini Sikap PSSI
apahabar.com

Sport

Jika Shin Tae-yong Ngotot di Korsel, PSSI: Yang Dilatih Siapa!
apahabar.com

Sport

Klasemen Liga Italia: AC Milan Masih di Puncak, Terpaut 5 Poin dari Inter
apahabar.com

Sport

Percayakan Skuat Muda, Juara Bertahan Komic FC Harus Rela Berbagi Poin Sama
Menilik Latihan Pegulat Kalsel di Tengah Darurat Covid-19

Sport

Menilik Latihan Pegulat Kalsel di Tengah Darurat Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com