PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch Mensos Risma Dikabarkan Akan Tinjau Korban Longsor di Maradapan Kotabaru La Nina, Wilayah Pesisir Kalsel Jadi Atensi Khusus Jelang Piala AFF 2021, Evan Dimas Tetap Kapten Timnas Indonesia

Respon Penusukan Syekh Ali Jaber, Habib Ali: Resiko Dakwah

- Apahabar.com     Kamis, 17 September 2020 - 18:02 WITA

Respon Penusukan Syekh Ali Jaber, Habib Ali: Resiko Dakwah

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Banjarmasin, Habib Ali Khaidir bin Hasan Al Kaff (kiri) mengomentari insiden penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Insiden penusukan Syekh Ali Jaber saat berdakwah di Lampung menjadi perhatian netizen. Lantas, bagaimana pendapat para pendakwah menyikapi insiden yang melukai ulama asal Arab Saudi tersebut.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Banjarmasin, Habib Ali Khaidir Al Kaff mengatakan, ini adalah tantangan bagi para pendakwah dalam mengikuti jalan Rasulullah SAW.

“Karena memang ulama seperti itu, dakwahnya sama dengan Rasulullah, dihujat, dibenci dan diserang. Kalau tidak seperti itu tidak akan sama dakwah seperti yang dirasakan Rasulullah saat berjuang berdakwah,” terang Habib Ali kepada apahabar.com, Kamis (17/9).

Pimpinan majelis Ahbaburrasul SAW ini pun mengajak masyarakat khususnya umat Islam agar waspada, akan tetapi dia meminta jangan berlebihan dan jangan sampai terprovokasi.

“Jangan sampai umat terpancing, terprovokasi, karena hal itu hanya akan memburukkan citra umat Islam sendiri, malah akan dianggap buruk,” ujar alumni Darul Musthofa, Hadramaut, Yaman ini.

Di samping itu, Habib Ali mengatakan, tak perlu seorang pendakwah atau ulama lantas mesti bisa bela diri dalam menyikapi masalah ini. Sebab, kata Habib, seorang ulama hanya berfokus pada ilmu yang diajarkan, berupa ilmu mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Namun jangan pula ulama itu jadi ulama gagah-gagahan, karena konteks ulama adalah hanya takut kepada Allah SWT. Inilah resiko dan tantangan kita berdakwah. Kalau ingin gagah-gagahan itu cukup preman saja,” sebut Habib Ali.

Habib Ali pun meminta kepada masyarakat supaya tetap tenang dan tidak terhasut atau terprovokasi.

“Biar diserahkan kepada aparat kepolisian, kita percayakan kepada kepolisian agar mengusut tuntas kasus ini. Semoga kasus seperti ini cukup sampai di sini, dan khususnya Banjarmasin tidak terjadi demikian, umumnya Kalsel,” pungkas putra ulama kenamaan Banjarmasin, Habib Hasan Al Kaff.

Untuk diketahui, Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan saat berdakwah di Lampung, Minggu (13/9). Pada insiden itu, Syekh Ali mengalami luka tusukan di bagian tangan kanannya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sekumpul

Habar

Warga Martapura Hiasi Kota Jelang Haul Sekumpul, Berikut Kumpulan Fotonya
apahabar.com

Habar

Ziarah Makam Datu Gadung, Aulia yang Diberi Nama Sahabat Nabi
apahabar.com

Habar

6 Tips Puasa Sehat Untuk Pengidap Penyakit Maag
apahabar.com

Religi

Awal Pembangunan Masjid Nabawi
apahabar.com

Habar

Disperindag Banjar Siap Tampung Ratusan Jemaah Haul Sekumpul, Lihat Alamatnya
Malam Nisfu Syakban

Banjarmasin

Malam Nisfu Syakban di Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Berikut Ketentuan Wajib Diikuti Jemaah
apahabar.com

Habar

Sesali Perang Badar, Anas bin Nadhar Jemput Syahid di Perang Uhud
apahabar.com

Habar

Corona Mewabah, Guru Bakhiet Liburkan 4 Pengajian Rutin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com