Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7 KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Tiga Jadwal Krusial Persib di Liga 1 2020 Bulan Oktober, Madura vs Persib, Persib vs Bali United, PSM Makassar vs Persib Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru BREAKING NEWS: Pelantikan Pjs Bupati Kotabaru dan Wali Kota Banjarbaru Segera Digelar

Respon Penusukan Syekh Ali Jaber, Habib Ali: Resiko Dakwah

- Apahabar.com Kamis, 17 September 2020 - 18:02 WIB

Respon Penusukan Syekh Ali Jaber, Habib Ali: Resiko Dakwah

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Banjarmasin, Habib Ali Khaidir bin Hasan Al Kaff (kiri) mengomentari insiden penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Insiden penusukan Syekh Ali Jaber saat berdakwah di Lampung menjadi perhatian netizen. Lantas, bagaimana pendapat para pendakwah menyikapi insiden yang melukai ulama asal Arab Saudi tersebut.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Banjarmasin, Habib Ali Khaidir Al Kaff mengatakan, ini adalah tantangan bagi para pendakwah dalam mengikuti jalan Rasulullah SAW.

“Karena memang ulama seperti itu, dakwahnya sama dengan Rasulullah, dihujat, dibenci dan diserang. Kalau tidak seperti itu tidak akan sama dakwah seperti yang dirasakan Rasulullah saat berjuang berdakwah,” terang Habib Ali kepada apahabar.com, Kamis (17/9).

Pimpinan majelis Ahbaburrasul SAW ini pun mengajak masyarakat khususnya umat Islam agar waspada, akan tetapi dia meminta jangan berlebihan dan jangan sampai terprovokasi.

Baca juga :  BREAKING NEWS: Pelantikan Pjs Bupati Kotabaru dan Wali Kota Banjarbaru Segera Digelar

“Jangan sampai umat terpancing, terprovokasi, karena hal itu hanya akan memburukkan citra umat Islam sendiri, malah akan dianggap buruk,” ujar alumni Darul Musthofa, Hadramaut, Yaman ini.

Di samping itu, Habib Ali mengatakan, tak perlu seorang pendakwah atau ulama lantas mesti bisa bela diri dalam menyikapi masalah ini. Sebab, kata Habib, seorang ulama hanya berfokus pada ilmu yang diajarkan, berupa ilmu mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Namun jangan pula ulama itu jadi ulama gagah-gagahan, karena konteks ulama adalah hanya takut kepada Allah SWT. Inilah resiko dan tantangan kita berdakwah. Kalau ingin gagah-gagahan itu cukup preman saja,” sebut Habib Ali.

Baca juga :  Update Covid-19 Kalsel 26 September: 40 Positif dan 27 Sembuh

Habib Ali pun meminta kepada masyarakat supaya tetap tenang dan tidak terhasut atau terprovokasi.

“Biar diserahkan kepada aparat kepolisian, kita percayakan kepada kepolisian agar mengusut tuntas kasus ini. Semoga kasus seperti ini cukup sampai di sini, dan khususnya Banjarmasin tidak terjadi demikian, umumnya Kalsel,” pungkas putra ulama kenamaan Banjarmasin, Habib Hasan Al Kaff.

Untuk diketahui, Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan saat berdakwah di Lampung, Minggu (13/9). Pada insiden itu, Syekh Ali mengalami luka tusukan di bagian tangan kanannya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

BMT Khairul Amin ‘Ketuk Rumah Warga’, Tuan Guru Naupal: Kami Bagi-bagi Sembako
apahabar.com

Habar

Diam-Diam Ikut Haul, Jonri yang Non-Muslim Mulai Tertarik dengan Islam
apahabar.com

Habar

Suporter Martapura FC Bantu Gratiskan BBM di Haul Sekumpul ke-14
Jelang Haul Guru Sekumpul, Benda Pusaka Rasulullah Akan Dipamerkan di Martapura

Habar

Jelang Haul Guru Sekumpul, Benda Pusaka Rasulullah Akan Dipamerkan di Martapura
apahabar.com

Habar

1 Ramadan 1441 H Ditetapkan Jumat 24 April
Syekh Al Kandahlawi Sebut Tiga Amalan Masuk Surga Tanpa Dihisab

Hikmah

Syekh Al Kandahlawi Sebut Tiga Amalan Masuk Surga Tanpa Dihisab
apahabar.com

Habar

Sembilan Tahun di Turki, Firdaus Kangen Takbiran dan Bingka Banjar
apahabar.com

Habar

MUI Jabar Jelaskan Larangan Rayakan Valentine dalam Syariat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com