Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Rp 85,5 Miliar Anggaran Refocusing Covid-19 Tapin Baru Terserap 35,62 persen

- Apahabar.com Sabtu, 26 September 2020 - 19:57 WIB

Rp 85,5 Miliar Anggaran Refocusing Covid-19 Tapin Baru Terserap 35,62 persen

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tapin, Samsi. Foto-apahabar.com/M Fauzi Fadilah

apahabar.com, RANTAU – Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalsel mengalokasikan anggaran refocusing sebesar Rp 85,5 miliar untuk percepatan penanggulangan pandemi Covid-19.

Alokasi anggaran refocusing itu untuk bidang kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial.

Anggaran refocusing sendiri merupakan anggaran yang dialihkan dari berbagai pos untuk penanganan wabah Covid-19.

Refocusing anggaran Rp 85,5 miliar itu diperoleh dari seluruh SKPD dengan mengalihkan dana dari belanja modal, barang dan jasa.

Dasar hukum anggaran refucosing itu ada dalam amanat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan No. 119/2813/SJ dan No. 177/KMK.07/2020 tentang percepatan penyesuaian APBD 2020 dalam rangka penanganan Covid-19 serta pengamanan daya beli masyarakat dan perekonomian nasional.

Di mana pemerintah daerah diminta melakukan rasionalisasi belanja barang dan jasa serta belanja modal pada APBD sekurang-kurangnya 50 persen.

Kepala Badan Pengelolaan Keunganan dan Aset Daerah (BPKAD) Tapin, Samsi mengatakan dari anggaran Rp 85,5 miliar itu untuk prioritas belanja pencegahan dan penanganan Covid-19.

Alokasi anggaran refucosing itu untuk Bidang Kesehatan Rp 44.359.467.800 atau 51,82 persen dari Alokasi Dana Covid-19 yang dianggarkan, sisanya dialokasikan untuk penanganan dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial.

Dijabarkan Samsi, anggaran refocusing yang didapat dianggarkan pada beberapa SKPD, yaitu Dinas Kesehatan Rp 7.167.614.550 beserta seluruh puskesmas, RSUD Datu Sanggul Rp 6.831.585.050, BPBD Rp 1.748.268.200, Dinas Tenaga Kerja Rp 112.000.000, Dinas Sosial Rp 206.323.400 tambah Rp 4.500.000.000 dan Bagian Umum Setda Tapin Rp 7.031.250.000

“Selanjutnya untuk BPKAD melalui belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp 58.000.000.000 alokasinya untuk penanganan Bidang Kesehatan Rp 28.500.000.000, Penanganan Dampak Ekonomi Rp 15.500.000.000, Penyediaan Social Safety atau Jaring Pengaman Sosial Rp 14.000.000.000,” jelas Samsi kepada awak media di ruang kerjanya, belum lama ini.

Pelaksanaan penanganannya dilaksanakan oleh SKPD terkait, di antaranya Dinas Kesehatan, RSUD Datu Sanggul, BPBD, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Satpol PP dan Damkar, Dinas Perdagangan, Bagian Perlengkapan dan Kesra Setda Tapin.

Penyerapan anggaran Covid-19, kata Samsi sampai Agustus 2020 mencapai Rp 30.490.281.900 atau 35,62 persen dari angka Rp 85,5 miliar itu.

Kenapa baru 35,62 persen terserap?

“Hal ini tentunya menyesuaikan dengan kebutuhan SKPD terkait dalam rangka penanganan Covid-19 di Kabupaten Tapin melalui bidang kesehatan, dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial,” ujarnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Driver Online Mogok Massal di Banjarmasin, Pemerintah Diminta Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Amankan Kampanye di 5 Tempat, Polres HST Terjunkan 79 Personel
apahabar.com

Kalsel

Resmi Polisikan Adhariani, Denny Indrayana: Hentikan Fitnah Keji
apahabar.com

Kalsel

Ancaman Banjir dan Luapan Sungai Barito Jadi Atensi Basarnas
apahabar.com

Kalsel

Pilar Jembatan HKSN Banjarmasin Ambruk, Komisi III DPRD Segera Panggil PUPR dan Kontraktor
apahabar.com

Kalsel

Update Kematian Wanita Hamil Diduga Istri Pembakal di HST, Ada Jejak Kaki
apahabar.com

Kalsel

Rayakan Ultah ke 34, PT Bangun Banua Diharapkan Terus Melebarkan Sayap
apahabar.com

Kalsel

Tegangan Tinggi di Jalan Intan Amaco Bukan Tanggung Jawab PLN Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com