Ganti Rugi Lahan HSS, Perusahaan Sawit PT SAM Mangkir Saat Mediasi Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Mulai Sekat Pemudik! Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas

Saudi Batasi Usia Jemaah, Komnas Haji dan Umrah Sarankan Dua Opsi Keberangkatan

- Apahabar.com Selasa, 29 September 2020 - 07:59 WIB

Saudi Batasi Usia Jemaah, Komnas Haji dan Umrah Sarankan Dua Opsi Keberangkatan

ilustrasi Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengeluarkan sejumlah persyaratan bagi jamaah yang ingin menjalankan umrah. Salah satunya, Saudi menetapkan kriteria usia, yakni 18-65 tahun.

Ketua Komnas haji dan Umrah, Mustolih Siradj pun menyarankan dua opsi keberangkatan bagi jemaah umrah dari Indonesia yang berusia di luar kategori yang ditetapkan.

“Batasan usia bagi calon jamaah umrah yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi harus dipahami sebagai upaya negara tersebut melindungi calon tamu-tamu Allah SWT dan ikhtiar mengendalikan pandemi Covid-19,” ujarnya seperti dikutip apahabar.com dari Republika.co.id, Selasa (29/9).

Berdasarkan tujuan tersebut, ia menilai sudah seharusnya masyarakat Muslim dunia memaklumi kebijakan yang diambil Saudi.

Usia di atas 65 tahun, utamanya dianggap sebagai usia rentan terinveksi Covid-19. Terlebih bagi mereka yang memiliki penyakit bawaan.

Meski demikian, ia mengakui jika pembatasan usia semacam ini belum pernah dilakukan sebelumnya.
Pemerintah Indonesia dan berbagai pihak yang bersinggungan dengan pelaksanaan ibadah umrah diminta untuk patuh dan tunduk terhadap ketentuan tersebut.

Terlebih, bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), mengingat aturan tersebut dikeluarkan oleh itu negara tuan rumah (khadimul haramain).

“PPIU bisa memberikan dua pilihan. Menunda jadwal jamaah usia lanjut (diatas 65 tahun) sampai pandemi Covid-19 benar-bener reda, atau seluruh biaya dikembalikan PPIU kepada jamaah,” kata dia.
Mustolih menilai kebijakan apapun yang nantinya diambil PPIU harus jelas dan terarah. Pilihan yang diambil juga harus adil, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Kepada calon jamaah umrah, ia meminta agar memahami kondisi dan kebijakan yang diambil. Diperlukan sosialisasi lebih dini kepada jemaah, utamanya yang sudah membayar lunas sebelum pandemi Covid-19 menyebar.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Sambut Ramadhan, Kemenang Siapkan Protokol Rukyatul Hilal di Tengah Covid-19
apahabar.com

Habar

Habib Husein Assegaf Wafat, Sesepuh Habaib Itu akan Dimakamkan Hari Ini
apahabar.com

Habar

Sepeninggal Guru Zuhdi, Pengurus Masjid Jami Menimbang Dua Ulama Ini Jadi Pengganti
apahabar.com

Habar

Kisah Inspiratif Ilmuwan Muslim Pelopor Perkembangan Robot Modern
apahabar.com

Habar

MUI Sebut Substansi Halal Hilang Akibat UU Ciptaker
apahabar.com

Habar

Angin Segar Ibadah Haji, Ini Penjelasan Kemenag Kalsel
apahabar.com

Religi

Kisah Nabi Idris Menemui Malaikat Pencabut Nyawa
apahabar.com

Habar

Tak Diduga, Ulama Sepuh di Banjarmasin Ini Mau Temui Kiai Ma’ruf
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com