Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Saudi Batasi Usia Jemaah, Komnas Haji dan Umrah Sarankan Dua Opsi Keberangkatan

- Apahabar.com Selasa, 29 September 2020 - 07:59 WIB

Saudi Batasi Usia Jemaah, Komnas Haji dan Umrah Sarankan Dua Opsi Keberangkatan

ilustrasi Sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengeluarkan sejumlah persyaratan bagi jamaah yang ingin menjalankan umrah. Salah satunya, Saudi menetapkan kriteria usia, yakni 18-65 tahun.

Ketua Komnas haji dan Umrah, Mustolih Siradj pun menyarankan dua opsi keberangkatan bagi jemaah umrah dari Indonesia yang berusia di luar kategori yang ditetapkan.

“Batasan usia bagi calon jamaah umrah yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi harus dipahami sebagai upaya negara tersebut melindungi calon tamu-tamu Allah SWT dan ikhtiar mengendalikan pandemi Covid-19,” ujarnya seperti dikutip apahabar.com dari Republika.co.id, Selasa (29/9).

Berdasarkan tujuan tersebut, ia menilai sudah seharusnya masyarakat Muslim dunia memaklumi kebijakan yang diambil Saudi.

Usia di atas 65 tahun, utamanya dianggap sebagai usia rentan terinveksi Covid-19. Terlebih bagi mereka yang memiliki penyakit bawaan.

Meski demikian, ia mengakui jika pembatasan usia semacam ini belum pernah dilakukan sebelumnya.
Pemerintah Indonesia dan berbagai pihak yang bersinggungan dengan pelaksanaan ibadah umrah diminta untuk patuh dan tunduk terhadap ketentuan tersebut.

Terlebih, bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), mengingat aturan tersebut dikeluarkan oleh itu negara tuan rumah (khadimul haramain).

“PPIU bisa memberikan dua pilihan. Menunda jadwal jamaah usia lanjut (diatas 65 tahun) sampai pandemi Covid-19 benar-bener reda, atau seluruh biaya dikembalikan PPIU kepada jamaah,” kata dia.
Mustolih menilai kebijakan apapun yang nantinya diambil PPIU harus jelas dan terarah. Pilihan yang diambil juga harus adil, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Kepada calon jamaah umrah, ia meminta agar memahami kondisi dan kebijakan yang diambil. Diperlukan sosialisasi lebih dini kepada jemaah, utamanya yang sudah membayar lunas sebelum pandemi Covid-19 menyebar.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Masjid Nabawi Mulai Dibuka untuk Umum Secara Bertahap
apahabar.com

Religi

Antusiasme Anak Belasan Tahun Tadarus Al Quran di Langgar At Tarbiyah Tapin
apahabar.com

Ceramah

Gus Baha Ungkap Keistimewaan Ayat Kursi
apahabar.com

Religi

Cerita Aktor Drakor yang Pernah di-Bully karena Muslim
apahabar.com

Religi

Belajar Agama dengan Berguru
apahabar.com

Habar

Di Tengah Pandemi, Haul Habib Mancung ke-52 di Pacakan Kusan Hulu Digelar Terbatas

Habar

VIDEO: Habib Umar bin Hafidz Peduli Kebakaran di Kalimantan
apahabar.com

Habar

Inilah Negara dengan Waktu Puasa Tersingkat dan Terlama Tahun 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com