Kobaran Api Kembali Gegerkan Warga Patmaraga Kotabaru Cara Cek Pengumuman CPNS 2019 Hari Ini, Login sscn.bkn.go.id, Berikut Website & Panduan Lengkapnya 150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Si Jago Merah Mengamuk di Kotabaru: Berkobar Berjam-jam, Ratusan Rumah Ludes Terbakar!

Siang Bolong, RSUD Hasan Basry Kandangan HSS Geger Api

- Apahabar.com Jumat, 4 September 2020 - 14:20 WIB

Siang Bolong, RSUD Hasan Basry Kandangan HSS Geger Api

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brigjend H Hasan Basry Kandangan, dihebohkan dengan kemunculan api di ruangan Dewan Pengawas (Dewas) Syariah, Jumat (4/9) siang. Foto-apahabar.com/Dayat

apahabar.com, KANDANGAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brigjend H Hasan Basry Kandangan, dihebohkan dengan kemunculan api di ruangan Dewan Pengawas (Dewas) Syariah, Jumat (4/9) siang.

Kebakaran itu diketahui, saat ada pasien poli jiwa yang pertama kali melihat asap di dalam ruangan Dewan Pengawas Syariah. Tepatnya di blok VIP rumah sakit itu sekitar pukul 11.00.

Petugas langsung melakukan pemadaman awal, dengan menyemprotkan 15 buah alat pemadaman api ringan (APAR) yang tersedia.

Selanjutnya, petugas pemadam kebakaran berdatangan setelah mendapatkan informasi dari radio amatir. Api berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 11.35 Wita, tidak sampai menjalar ke ruangan lainnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten HSS, Iwan Friady menjelaskan dugaan sementara sumber api berasal dari korsleting listrik. Penyebab pasti, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Diduga api berasal dari korsleting listrik pada stop kontak di belakang sofa. Stop kontak itu dicolok kipas angin yang menyala, api kemudian menjalar ke sofa tersebut.

Beruntung saat kejadian, ruangan di Dewan Pengawas Syariah RSUD tersebut sedang kosong.

Direktur RSUD Brigjend H Hasan Basry Kandangan, Rasyidah menjelaskan petugas Bimbingan Rohani (Bimroh) sedang melaksanakan live di ruangan atas.

Dijelaskannya, tiap Jumat di RSUD berbasis Syariah itu melaksanakan tausiah secara live streaming.

Rasyidah menerangkan tidak ada barang berharga yang terbakar dari musibah tersebut. Saat kejadian, pihaknya segera mengeluarkan buku-buku administrasi, alat peraga dan lainnya.

“Alhamdulillah petugas kami sudah mulai paham dan menerapkan, apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran,” tuturnya.

Sedangkan petugas yang memakai ruangan itu, masih bisa memakai ruangan lain. Sebab terangnya, petugas di sana bisa bekerja secara fleksibel di ruangan lain.

Kerugian akibat musibah itu masih ditaksir pihak berwenang.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: AHC27 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Steven Jam Meriahkan Sosialisasi KPU Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Keluhan Warga Handil Tiga Terjawab, Pemkab Banjar Perbaiki Jalan
apahabar.com

Kalsel

HUT LVRI Ke-70, Lestarikan Nilai Perjuangan Pahlawan
apahabar.com

Kalsel

Janji Pemkot Banjarmasin, Makam Sultan Suriansyah Dibuka Esok!
apahabar.com

Kalsel

Sepekan Dikarantina, Balita di Tabalong Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Alasan 11 Tahun Aturan Zonasi BPK Kota Banjarmasin Masih Sulit Diterapkan
apahabar.com

Kalsel

Guru Kapuh Ajak Warga Binaan Rutan Kandangan Cinta Rasullullah dan Wali Allah
apahabar.com

Kalsel

IRT Amuntai Bantu Kabur 3 Tahanan Siap Diadili
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com