ga('send', 'pageview');
Mantan Anggota DPRD Tanbu Mahyudin alias Udin Kocak Tutup Usia Gejolak Harga Elpiji, Polisi Bongkar Aksi Curang 2 Pangkalan di Banjarmasin Menyelisik Ritual Pemakaman Adat Dayak Meratus: Hamburkan Beras Kuning Agar Keburukan Tak Menyertai Peserta Ritual Sederet Alasan Dua Konfederasi Buruh Dukung Sahbirin-Muhidin di Pilkada Kalsel 2020 Wawali Banjarbaru Dilaporkan ke Bawaslu, Simak Hasil Kajian Gakkumdu

Simpan Senjata Api Rakitan, Warga Kecamatan Timpah Kapuas Kalteng Diciduk Polisi

- Apahabar.com Jumat, 11 September 2020 - 20:19 WIB

Simpan Senjata Api Rakitan, Warga Kecamatan Timpah Kapuas Kalteng  Diciduk Polisi

Petugas Satreskrim Polres Kapuas menunjukn tiga pucuk senjata api laras panjang rakitan yang diamankan dari tersangka MN. Foto-apahabar.com/Irfan

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Gegera memiliki, menyimpan dan menguasai senjata api rakitan, MN (58) warga Desa Tumbang Randang, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, Kalteng harus berurusan dengan pihak berwajib.

MN diciduk petugas Satreskrim Polres Kapuas pada, Kamis (10/9), di rumahnya di Jalan Lintas Timpah Pujon Desa Tumbang Randang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

“Kami mengamankan tersangka setelah mendapatkan informasi tentang adanya kepemilikan senjata api illegal tanpa ijin di rumah tersangka,” kata Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti melalui Kanit V Satreskrim Polres Kapuas, Iptu M Rizal Fauzi, di Kuala Kapuas, Jumat (11/9).

Baca juga :  Dewan Tanbu Apresiasi Panen Raya Padi di Sari Gadung

Di dalam rumah tersangka MN, petugas menemukan barang bukti 3 pucuk senjata api laras panjang rakitan beserta amunisi sebanyak 10 butir.
“Senjata apinya laras panjang rakitan dan amunisinya dari timah yang dibuat sendiri oleh tersangka,” ujar Rizal.

Lanjut Rizal, dari introgasi awal bahwa tersangka mendapatkan senjata api itu membeli dari seorang warga di Desa Sei Hanyo pada tahun 2005.

Baca juga :  Kalsel Catat 230 Orang Sembuh dari Covid-19, Terbanyak dari Banjarmasin

“Orang yang menjual senjata api itu kepada tersangka informasinya sudah meninggal dunia. Alasan tersangka senjata api digunakan untuk berburu babi,” terang Rizal.

Atas perbuatannya, tersangka MN akan dijerat polisi dengan pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Editor: Syarif

Reporter: Ahc25 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Oknum Polisi Terduga Penculik Siswi SMP Banjarbaru Terancam Dipecat!!
apahabar.com

Hukum

Dari Laporan Masyarakat, Satnarkoba Polres Tapin Ungkap Kasus Sabu
apahabar.com

Hukum

Simpan Ratusan Gram Sabu, Sopir Ini Diringkus Polisi
apahabar.com

Hukum

Kasus Prostitusi Online di Martapura Jadi Buram, Barang Bukti Hilang
apahabar.com

Hukum

Sudah Ikhlas, Kadiv PAS Kemenkumham Kalsel, Korban Penyiraman Air Keras Kembali Bekerja
apahabar.com

Hukum

Edar Sabu, Seorang Pengangguran di Banjarmasin Timur Dibekuk
apahabar.com

Hukum

Usai Putus Perkara Cerai, Hakim Mahkamah Syar’iyah Idi Dipukul Pakai Palu
apahabar.com

Hukum

Anggota Tubuh Rentan Bermaksiat, Apa Maksiatnya Kaki?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com