ga('send', 'pageview');
Pelaku Perampokan Brutal di Kelumpang Hulu Kotabaru Akhirnya Ditangkap! Misteri Kematian Istri Muda Kades di HST, Polisi Tepis Isu Kerusakan Alat Vital Korban Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Pilkada Kalsel 2020 Jalan Terus Identitasnya Dikantongi, Polisi Buru Dalang Perampokan Brutal di Kotabaru VIDEO: Menegangkan, Detik-Detik Warga Kotabaru Rebut Jasad dari Mulut Buaya

Sudah 807 Warga Terjaring, Razia Masker di Banjarmasin Resmi Diperpanjang!

- Apahabar.com Jumat, 11 September 2020 - 14:46 WIB

Sudah 807 Warga Terjaring, Razia Masker di Banjarmasin Resmi Diperpanjang!

Tak pakai masker, seorang warga yang terjaring razia di Pasar Sudimampir diminta untuk membersihkan jalan. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemkot Banjarmasin resmi memperpanjang masa razia masker.

Razia protokol kesehatan (prokes) itu telah berjalan 10 hari belakangan, atau sejak 1 September kemarin.

Sampai hari ini, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina melaporkan, pihaknya telah menindak ratusan warga.

“Ada 807 pelanggar,” jelas Ibnu Sina kepada apahabar.com, Jumat (11/9).

Sesuai Peraturan Wali (Perwali) Nomor 68 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan, tertuang sederet sanksi bagi warga yang melanggar.

Sanksinya, mulai dari teguran tertulis, lisan, hukuman sosial, hingga denda maksimal Rp100 ribu.

Baca juga :  Kesan Mendalam Warga Pulau Burung ke Cuncung H Maming: Relakan Gaji untuk Membuka Isolasi

Dari denda administratif itu, Pemkot Banjarmasin rupanya telah menghimpun setidaknya Rp7 juta.

“Yang kena denda 105 pelanggar. Sedangkan 383 pelanggar kena sanksi sosial dan sisanya 319 pelanggar teguran tertulis serta lisan,” ucapnya.

Ibnu berharap warga yang didenda mendapatkan efek jera agar lebih taat protokol kesehatan.

Adapun dana dari sanksi denda yang dibayarkan warga, Ibnu pastikan masuk ke kas daerah.

“Targetnya bukan uang yang didapat, tapi makin displinya masyarakat,” ucapnya.

Baca juga :  Hari Pertama Penegakkan Perbup HST, 25 Warga Disanksi

Walhasil, dari evaluasi 10 hari belakangan, Ibnu memutuskan razia masker akan diperpanjang selama sebulan lamanya.

“Kita sepakat untuk memperpanjang karena dari aspek displin sudah mulai bagus sekitar 75 sampai 80 persen,” pungkasnya.

Pemprov Kalsel mencatat sudah 3.078 warga di Banjarmasin terinfeksi Covid-19, dengan 386 pasien suspek.

Dari ribuan warga itu, 2.383 di antaranya sudah dinyatakan sembuh, 535 dirawat, dan 158 meninggal dunia.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BPBD Balangan Siapkan Simulasi Antisipasi Banjir Tahunan
apahabar.com

Kalsel

Bikin Panik, Ruang Genset RSJD Sambang Lihum Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Kader Golkar Tunggu Pidato Politik Akbar Tanjung
apahabar.com

Kalsel

Bapemperda Segera Menyusun Program Raperda
apahabar.com

Kalsel

Pilgub Kalsel 2020, KPU: Baru Dua Paslon yang Dijadwalkan Mendaftar
apahabar.com

Kalsel

Dibedah, Rumah Juminem Tak Lagi Diikat Tali  
Fakta Baru 40 ODP Gowa di Tapin, 4 Reaktif Covid-19

Kalsel

Fakta Baru 40 ODP Gowa di Tapin, 4 Reaktif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Cegah Virus Corona, PN Banjarmasin Bakal Gelar Sidang Video Conference
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com