Catat! 3 Lokasi Pos Jaga PPKM Level IV di Banjarmasin PPKM Level IV, Banjarmasin Dirundung Sederet Masalah Resmi Direvisi! PPKM Level 4 Banjarmasin Hanya Berlaku Hingga 2 Agustus Dear Warga Banjarmasin! Siapkan Kartu Vaksinasi Sebelum Ditanya Petugas PPKM Level 4 Perjuangan Penyintas di Banjarmasin, Jadi Pendonor untuk Selamatkan Pasien Covid-19

Suram, Saham Tokyo Dibuka Anjlok Gegara Wall Street

- Apahabar.com     Rabu, 9 September 2020 - 11:17 WITA

Suram, Saham Tokyo Dibuka Anjlok Gegara Wall Street

Sejumlah orang berjalan melewati papan elektronik yang menunjukkan rata-rata Nikkei Jepang di luar broker, Tokyo, Jepang. Foto: Reuters via Antara

apahabar.com, TOKYO – Suasana suram menyelimuti pasar saham Tokyo, Rabu (9/9) pagi. Saham-saham teknologi di Wall Street jatuh semalam.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) anjlok 318,13 poin atau 1,37 persen, dari tingkat penutupan Selasa (8/9), menjadi diperdagangkan di 22.956,00 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo turun 22,91 poin atau 1,41 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.597,98 poin.

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan pertambangan, perbankan, serta minyak dan batu bara mencatat penurunan paling banyak pada awal perdagangan setelah bel pembukaan pagi.

Cukup banyak sentimen negatif yang mengiringi pelemahan bursa saham di AS semalam.

Yang pertama adalah hubungan AS-China yang kembali merenggang dengan ingin memutuskan rantai bisnis dengan China.

Penurunan terbesar terjadi di sektor teknologi, dengan terindikasi Softbank melakukan opsi beli (call option) besar terhadap saham-saham berbasis teknologi, sehingga ada potensi ambil untung besar.

Selanjutnya adalah sentimen dari calon vaksin virus Astrazenecca yang menahan uji coba vaksin buatan mereka setelah ditemukan efek samping di Inggris.

Dari pasar komoditas, harga minyak terpantau turun, dengan Brent minus 5,3 persen dan WTI minus 7,6 persen.

Pelemahan terjadi setelah Arab Saudi menurunkan harga jual minyaknya, serta adanya sentimen negatif dari perkembangan virus Covid-19 yang semakin banyak dan menyebabkan pesimisnya para ekonom dalam memandang ekonomi ke depannya.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 333,82 poin atau 1,43 persen ke 22.940,31, indeks Hang Seng turun 273,71 poin atau 1,11 persen ke 24.350,63, dan indeks Straits Times melemah 13,34 atau 0,53 ke 2.491,42. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Subsidi Elpiji 3 Kg Bakal Dihapus, Warga Kalsel Siap-Siap Gunakan Kayu Bakar
apahabar.com

Ekbis

Pengiriman Barang Jalur Laut Jelang Ramadhan Melonjak
sektor pertanian

Ekbis

Regenerasi Sektor Pertanian, Bonus Demografi Perlu Dioptimalkan
apahabar.com

Ekbis

Black Friday, Diskon Gila-gilaan Toko Online
apahabar.com

Ekbis

2019, Penyaluran Pupuk Bersubsidi Petrokomia Gresik Berkurang
Batu Bara

Ekbis

Harga Batu Bara China Drop, Batu Bara Australia Melandai
apahabar.com

Ekbis

Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Membaik pada Kuartal III
apahabar.com

Ekbis

Resmi Beroperasi, Kedatangan Jokowi Masih Tanda Tanya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com