Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Susun Regulasi, Kemenag RI Sebut Jemaah Umrah yang Diprioritaskan

- Apahabar.com Jumat, 25 September 2020 - 10:30 WIB

Susun Regulasi, Kemenag RI Sebut Jemaah Umrah yang Diprioritaskan

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Setelah Arab Saudi mengumumkan akan kembali membuka penyelenggaraan umrah secara bertahap, Kementerian Agama (Kemenag) RI menyiapkan regulasi umrah di masa pandemi Covid-19.

“Komunikasi dan koordinasi terus dibangun melalui perwakilan pemerintah RI di Arab Saudi dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi,” kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Marfi Hatim seperti dikutip apahabar.com dari Ihram.id, Jumat (25/9).

Regulasi tersebut dibutuhkan karena hingga kini pandemi Covid-19 belum diketahui kapan akan berakhir. Selain itu, negara juga harus hadir dalam rangka memberikan pelayanan, pembinaan, dan pelindungan kepada jamaah umrah.

“Regulasi ini menitikberatkan pada aspek kesehatan dan keselamatan jamaah,” katanya.

Beberapa yang sedang dibahas antara lain terkait penerapan protokol kesehatan, batasan usia dan ketentuan tentang penyakit bawaan atau penyerta. Termasuk juga aturan skema transportasi dan aspek pelayanan lainnya yang diberikan oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Pembahasan regulasi tersebut melibatkan lintas kementerian dan lembaga terkait terutama Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, Satgas Penanganan Covid-19, dan asosiasi PPIU.

Arfi menegaskan, pembahasan regulasi juga akan memerhatikan kebijakan yang diterbitkan Arab Saudi dalam penyelenggaraan umrah di masa pandemi. Sebab, layanan umrah lebih banyak diberikan saat jamaah di Arab Saudi.

Misalnya, apakah Arab Saudi akan menerapkan karantina atau tidak, mekanismenya seperti apa dan bagaimana ketentuan yang terkait dengan tes bebas Covid-19.

“Kita juga masih mengkaji dan mempertimbangkan segala resikonya. Kita tidak ingin ada kluster umrah sekembalinya mereka melaksanakan umrah dan negara harus hadir,” kata dia.

Ia menambahkan, jika Indonesia diizinkan memberangkatkan jemaah, maka akan diprioritaskan mereka yang tertunda keberangkatannya sejak 27 Februari 2020.

Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Tempuh Palangkaraya-Martapura Berjalan Kaki, Begini Cerita Riduan Effendi
apahabar.com

Habar

Gratis! Paman Birin Bakal Bagikan Seribu Tumbler di Haul Sekumpul ke 15
apahabar.com

Habar

Jelang Ramadan, Grup Mahabbah Tour Ziarah Makam Aulia Allah

Religi

Haul ke-43 KH Abdul Qadir Hasan, Sosok Pemimpin dan Pejuang Kemerdekaan
apahabar.com

Hikmah

Menguji Anak Gembala, Sayidina Umar Dibuat Meneteskan Air mata
apahabar.com

Religi

Sediakan Rp59 Triliun, Organisasi di UEA Siap Bantu Masjid Dunia
apahabar.com

Hikmah

Sabda Rasul SAW yang Selalu Diingat Ibnu Umar RA
apahabar.com

Habar

Pinta Tunda Tatap Muka di Pesantren, KPAI: Pemerintah Jangan Terburu-buru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com