BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

Tekan Laju Covid-19, Camat dan Kades di Tabalong Diperintahkan Tutup Tempat Wisata

- Apahabar.com Rabu, 23 September 2020 - 14:01 WIB

Tekan Laju Covid-19, Camat dan Kades di Tabalong Diperintahkan Tutup Tempat Wisata

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani didampingi Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori dan Dandim 1008 Tanjung Letkol Inf Ras Lambang Yudha saat memberikan keterangan pers terkait rencana penutupan sementara objek wisata. Foto-apahabar.com/Amin

apahabar.com, TANJUNG – Tak ingin Covid-19 semakin melebar, objek wisata yang sempat beroperasi di Kabupaten Tabalong pun untuk sementara ditutup.

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani bersama Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori dan Dandim 1008 Tanjung serta Tim Gugus Tugas membuat keputusan bersama menutup sementara tempat wisata yang sempat beroperasi di tengah pandemi.

Sekadar diketahui, Kabupaten Tabalong punya objek wisata andalan, di antaranya Batu Ampar di Teratau Jaro, Embung Sawah juga di Jaro, dan Riam Masukau di Kecamatan Murung Pudak.

“Hari ini saya akan kirimkan surat ke para camat, lurah dan kades untuk sementara mereka menutup tempat-tempat wisata yang sempat buka,” kata Bupati Tabalong Anang Syakhfiani dalam keterangan pers, Rabu (23/9).

Dijelaskan, penutupan ini dilakukan sampai 1 persen dari jumlah penduduk sudah menjalani swab, dan hasilnya sudah terlihat.

“Kami sepakat untuk menutup tempat-tempat wisata yang saat ini buka, hingga kita menyelesaikan swab beserta hasilnya dari 1 persen jumlah penduduk,” tekannya.

Lebih jauh Anang mengatakan, menurut ketentuan WHO, swab itu harus 1 persen dari jumlah penduduk. Kalau penduduk di Tabalong 250 ribu jiwa, maka yang harus menjalani swab 2.500 orang.

Saat ini di Tabalong yang sudah di-swab 1.900 orang, jadi tinggal 600 orang lagi. Bupati Tabalong yakin Oktober 2020, 1 persen dari penduduk Tabalong dipastikan sudah mengikuti swab test.

“Swab yang kita lakukan tentu saja berdasarkan tracking dan tracing dan tidak mengada-ada, yaitu mereka yang kontak erat dan bergejala. Di luar itu ada juga yang kita swab tapi dengan pertimbangan yang matang,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Editor: AHC26 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hery Sasmita Jadi Ketua, KNPI Batola Hidup Lagi
apahabar.com

Kalsel

Pantau Pasar Saat PSBB Banjarmasin, Masih Ada Warga Tanpa Masker
apahabar.com

Kalsel

Buntut Polemik Kadishub dan Komisi III Banjarmasin, Dewan Panggil Wali Kota
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Covid-19, Polsek Berangas Bersih-bersih Mako
apahabar.com

Kalsel

Objek Wisata Baru di Riam Batu Ampar Tabalong Mulai Ramai Dikunjungi

Kalsel

Segera Usulkan PSBB, Pemkab Tanbu Siapkan Rp 164 Miliar
apahabar.com

Kalsel

HUT Bhayangkara di Tengah Pandemi, Kapolres Tala Janji Lanjutkan Penyaluran Bansos
apahabar.com

Kalsel

Instruksi Pusat, Detik-detik Proklamasi di Banjarmasin Bunyikan Sirine
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com