Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Tekan Zona Merah di Batola, Dua Kecamatan Jadi Target Pendisiplinan Protokol Kesehatan

- Apahabar.com Jumat, 18 September 2020 - 17:57 WIB

Tekan Zona Merah di Batola, Dua Kecamatan Jadi Target Pendisiplinan Protokol Kesehatan

Salah seorang warga Barito Kuala dihukum melakukan push up, setelah terjaring operasi yustisi yang dilakukan tim gabungan Satpol PP, TNI dan Polri. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Demi menekan penyebaran Covid-19, dua kecamatan di Barito Kuala menjadi target utama penegakan kedisiplinan protokol kesehatan.

Kecamatan tersebut adalah Marabahan dan Alalak. Penetapan dua kawasan ini diambil dari jumlah pasien terbanyak berdasarkan hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR).

Alalak sendiri tercatat sudah menyumbangkan 233 pasien atau tertinggi dari 17 kecamatan lain di Batola. Diikuti Marabahan dengan 151 pasien.

Direncanakan selama 14 hari kedepan, tepatnya sejak, Sabtu (19/8), dilakukan penertiban siang dan malam dengan sasaran masyarakat yang masih mengabaikan penggunaan masker.

“Kami sudah menyiapkan dua posko di sekitar Pasar Marabahan dan Terminal Handil Bakti untuk mengintensifkan pendisiplinan protokol kesehatan,” papar Sekretaris Satuan Tugas Covid-19 Batola, Sumarno, Jumat (18/9).

Selain melakukan pendisiplinan di posko, penerapan kedisiplinan juga dilakukan berjalan di desa dan kelurahan zona merah.

Di Marabahan, misalnya. Pendisiplinan berjalan difokuskan di Kelurahan Marabahan Kota dan Ulu Benteng.

Sedangkan di Alalak, target sasaran pendisiplinan adalah Kelurahan Handil Bakti, Desa Semangat Dalam dan Desa Sungai Lumbah.

“Bentuk sanksi yang dijatuhkan kepada pelanggar protokol kesehatan, masih sesuai Perbup Nomor 54/2020,” tandas Sumarno.

Sesuai Perbup Nomor 54/2020, sanksi diawali teguran lisan, kerja sosial di tempat umum, push up dan jalan jongkok.

Kemudian menjawab pertanyaan terkait lambang dan simbol negara, atau menjadi juru kampanye pencegahan penyebaran Covid- 19.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Batola

Noormiliyani Menyoroti Pendidikan Karakter
apahabar.com

Pemkab Batola

Akhirnya Dapat Buku Nikah, Pasangan dari Tamban Batola ini Tak Lagi Kebingungan
apahabar.com

Pemkab Batola

Melalui Gebyar Sekolah Model, Batola Incar Peringkat Teratas UNBK
apahabar.com

Pemkab Batola

Dari Bimtek JRA, SKPD Batola Dituntut Paham Pemusnahan Arsip
apahabar.com

Pemkab Batola

Maklumat Dicabut, Polres Batola Tetap Kawal Protokol Kesehatan
apahabar.com

Pemkab Batola

BPN Batola Ditantang Amankan Ribuan Aset
apahabar.com

Pemkab Batola

Resmi, Batola Laksanakan PSBB Jilid Kedua
apahabar.com

Pemkab Batola

Sukses Terapkan Sistem Resi Gudang, Noormiliyani Diapresiasi Menteri Perdagangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com