Update Banjir Satui & Pantauan Jalan Penghubung Batulicin-Banjarmasin  POPULER SEPEKAN: Banjir Hebat hingga Cekcok Berdarah Warnai Lebaran di Kalsel Update Banjir Satui Tanah Bumbu: Air Sudah Turun, Cuaca Kembali Mendung Tunggakan Gaji Tenaga Puskesmas, Anggota Dewan Dicuekin Kadinkes Banjarmasin Wali Kota Balikpapan Mulai Bersih-Bersih Rumdin, Meja Biliar hingga Ikan Koi Diangkut

Telisik Dugaan Pelanggaran Saat Pendaftaran Bapaslon Cagub, Bawaslu Kalsel: Masih Abai Prokes!

- Apahabar.com Minggu, 6 September 2020 - 15:53 WIB

Telisik Dugaan Pelanggaran Saat Pendaftaran Bapaslon Cagub, Bawaslu Kalsel: Masih Abai Prokes!

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menemukan dugaan pelanggaran saat proses pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur berlangsung di Komisi Pemilihan Umum (KPU), kemarin.

Salah satunya, masih ada peserta pemilu yang arak-arakan membawa massa saat proses pendaftaran berlangsung.

Bahkan, terdapat sebagian massa yang tidak menggunakan masker dengan baik dan berkerumun di depan Sekretariat KPU Kalsel, di Jalan Achmad Yani, Kilometer 3, Banjarmasin.

Di mana, kedua pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Sahbirin Noor – Muhidin dan Denny Indrayana – Difriadi Darjat telah mendaftarkan diri ke KPU, kemarin pagi.

“Kalau dari informasi dan foto-foto yang dilihat, sepertinya ada yang abai terhadap protokol kesehatan. Di antaranya tidak memakai masker dengan baik dan masih berkerumun,” ucap Ketua Bawaslu Kalsel, Erna Kasypiah kepada apahabar.com, Sabtu (5/9) malam.

Bawaslu Kalsel akan mengadakan rapat internal untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran tersebut.

Kemudian melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait untuk menentukan langkah berikutnya.

“Karena sebelum tahapan pencalonan, kami sudah melayangkan surat imbauan kepada semua parpol agar menggunakan protokol kesehatan,” jelasnya.

Saat proses pendaftaran kemarin, tim Bawaslu Kalsel lebih dominan mengawasi peserta pemilu yang ada di dalam ruangan, sehingga kondisi di luar ruangan tidak begitu terpantau.

“Kalau yang di dalam ruangan saat penyerahan, penerimaan dan pemeriksaan berkas calon, sudah cukup memenuhi protokol kesehatan karena jumlah peserta pemilu yang masuk dibatasi, jaga jarak, memakai masker dan lain-lain,” bebernya.

Erna berharap ke depan peserta pemilu terutama para pendukung agar lebih memperhatikan protokol kesehatan, seperti memakai masker dengan baik dan menjaga jarak atau tidak berkerumun.

Terlebih selanjutnya masih ada beberapa tahapan seperti pemeriksaan kesehatan, pencabutan nomor urut, kampanye, dan lain-lain.

“Kami berharap dan berupaya mencegah, jangan sampai muncul klaster baru penyelenggaraan pemilu penyebaran Covid – 19,” tegasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kalsel, Hatmiati lantas membantah dugaan pelanggaran tersebut.

“Itu di jalan mungkin, kami tidak tahu,” katanya.

Hatmi menegaskan, jumlah yang masuk ke halaman kantor KPU Kalsel hanya 20 orang sesuai id card yang dibagikan.

“Id card yang dibagi dan yang masuk ke ruang transit KPU kurang dari 20 orang. Begitu juga di halaman, hanya 20 id card. Kemungkinan di tepi jalan sepanjang trotoar.”

“Kami sama sekali tidak melihat karena hanya fokus di dalam kantor,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Seruan AHY untuk Kader PD di Kalsel: Menangkan Denny-Difri
apahabar.com

Politik

Maju di Pilwali Banjarbaru, Martinus Blusukan ke Pasar
Diguyur Hujan

Politik

Pasca Diguyur Hujan, TPS H. Muhidin Nyoblos Pindah ke Halaman Mushalla
apahabar.com

Politik

Baca Hasil 5 Survei Terakhir Jokowi vs Prabowo
apahabar.com

Politik

Cabup Pilkada Banjar H Saidi Mansyur Jawab Aspirasi Masyarakat dengan Program Visi Misi
apahabar.com

Politik

Berkas Diterima KPU, Paslon Ibnu Sina-Ariffin Optimis Menangi Pilwali Banjarmasin 2020
Bawaslu

Politik

Laporan Tandon Rontok di Bawaslu, Tim Denny Indrayana No Comment

Politik

Petugas Pelipatan Surat Suara Bekerja hingga Malam, GTPP Covid-19 Angkat Bicara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com