3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, IGD RSUD Abdul Aziz Marabahan Ditutup Sementara

- Apahabar.com Rabu, 9 September 2020 - 21:40 WIB

Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, IGD RSUD Abdul Aziz Marabahan Ditutup Sementara

RSUD Abdul Aziz Marabahan menutup sementara layanan IGD, setelah seorang petugas kesehatan terpapar Covid-19. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Terhitung mulai 10 September 2020, Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Aziz Marabahan, Barito Kuala ditutup sementara waktu.

Penutupan ini dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, setelah salah seorang tenaga kesehatan di IGD RSUD Abdul Aziz Marabahan dikonfirmasi positif.

Untuk penanganan lebih lanjut, perawat tersebut sudah menjalani isolasi mandiri.

“Penutupan berlangsung selama 3 hari. Insyaallah pelayanan di IGD RSUD Abdul Aziz berlangsung seperti sediakala mulai 14 September 2020,” papar Direktur RSUD Abdul Aziz, dr Fathurrahman, Rabu (9/9).

Selain menutup sementara pelayanan, semua tenaga kesehatan yang bertugas di IGD RSUD Abdul Aziz juga menjalani pemeriksaan PCR.

“Selain pemeriksaan PCR, semua ruangan dan peralatan di dalam IGD juga disemprot disinfektan, termasuk penataan ketenagaan,” tandas Fathurrahman.

Sejak kasus pertama ditemukan 7 April 2020, sudah 586 warga Barito Kuala yang terpapar Covid-19. 449 orang di antaranya berhasil disembuhkan dan 7 orang lain meninggal dunia.

Tersisa 130 pasien yang masih menjalani perawatan. 36 orang di antaranya dirawat di rumah sakit rujukan dan 94 orang menjalani isolasi mandiri.

Tercatat masing-masing 1 pasien dirawat di RSUD Abdul Aziz, RSUD Ansari Saleh, RS Bhayangkara dan RS Sultan Suriansyah, serta 2 di RS Ulin.

Juga terdapat 28 pasien yang ditempatkan di karantina provinsi, serta 2 pasien dikarantina di SKB Batola.

Editor: Aprianoor

Editor: Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Deteksi Covid-19, Dinkes Tanbu Rapid Tes 1.000 Warga di 4 Kecamatan
apahabar.com

Kalsel

Perubahan Raperda Pajak dan Retribusi Umum Diharap Dapat Meningkatkan PAD Banjar
apahabar.com

Kalsel

Lukisan dari Kulit Kayu Dipamerkan
apahabar.com

Kalsel

Akhirnya, Warga Setuju Pembangunan TMKM di Tungkaran Dilanjutkan
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Wilayah Kalsel Masih Rawan Terbakar Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Ops Lilin Intan 2019, Polres HST Siap Amankan Tempat Ibadah dan Wisata
apahabar.com

Kalsel

Tak Peduli Covid-19, Dua Pasangan Tanbu Asyik Mesum
apahabar.com

Kalsel

Rapat Tertutup Komisi III DPRD Kalsel, Sahrujani: Hanya Miskomunikasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com