Live Streaming SCTV & Link Siaran Langsung Liga Champions Ajax vs Liverpool, Prediksi Pemain! Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas

Terpeleset, Koki Kapal Hilang di Sungai Kahayan Kalteng

- Apahabar.com Rabu, 30 September 2020 - 09:33 WIB

Terpeleset, Koki Kapal Hilang di Sungai Kahayan Kalteng

Ilustrasi. Foto-tribunnews.com

apahabar.com, PULANG PISAU – Muhammad Syahril (21) yang bekerja sebagai koki di tugboat pengangkut batu koral, terjatuh dan hilang tenggelam di perairan DAS Kahayan perbatasan Desa Sakakajang dan Desa Simpur, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

“Dari informasi yang dihimpun di lapangan, diduga korban terpeleset dan terjatuh ke sungai saat naik ke kapal Selasa (29/9) sekira pukul 21.30 WIB,” kata Petugas TRC Tagana Dinas Sosial Kabupaten Pulang Pisau, Ismail Abdullah, seperti dikutip dari Antara, Rabu (30/9) dinihari.

Dari keterangan rekan kerja korban, Muhammad Syahril berasal dari Desa Lubukkang Kecamatan Ujung Kabupaten Pare Pare, Sulawesi Selatan.

Saat terjatuh, korban sempat dicari dan ditolong oleh rekan kerja dalam satu kapal. Korban sempat ditemukan tetapi korban berontak karena tidak bisa berenang dan terlepas saat ditolong.

“Agen dari pelayaran bersama instansi terkait lainnya juga melakukan pencarian dengan menyisir sungai di lokasi sekitar jatuhnya korban,” katanya.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Yuniar Ariefianto melalui Kasat Pol Air AKP Hariyanto membenarkan telah terjadi kecelakaan sungai yang menyebabkan satu korban hilang dan masih dalam pencarian. Diduga korban terpeleset dan terjatuh saat naik ke kapal.

“Pencarian terhadap korban dilakukan hingga dini hari melibatkan personel TNI/Polri, KPLP Syahbandar bersama masyarakat sekitar tetapi korban masih belum ditemukan,” terang Hariyanto.

Dia mengatakan upaya pencarian terhadap korban dengan menyisir sungai terpaksa dihentikan sementara pada dini hari karena cuaca yang tidak mendukung dan dalam kondisi hujan.

Berbagai pihak juga sepakat pencarian terhadap korban yang hilang dan tenggelam akibat terpeleset itu lanjutkan dilakukan pada pagi hari bersama tambahan personel dari instansi terkait lainnya.

“Mudah-mudahan upaya pencaharian pada pagi hari bisa membuahkan hasil dan korban bisa cepat ditemukan,” demikian Hariyanto.(Ant)

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Tanaman Bajakah Mulai Diburu, Warga Muara Teweh Terima Pesanan dari Cina
apahabar.com

Kalteng

Pelatihan Dasar Ribuan CPNS di Kalteng Terpaksa Dilakukan Bertahap
apahabar.com

Kalteng

Berakhir Malam Ini, Gubernur Minta Palangka Raya Di-PSBB Lagi
apahabar.com

Kalteng

Wiyatno Direkomendasikan Jabat Ketua DPRD Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Petugas PPDP Coklit Data Bupati Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Pandemi Covid-19, Pembelian Beras di Barut Meningkat
apahabar.com

Kalteng

Polsek Arsel Kobar Kalteng Ringkus Penipu Pengganda Uang asal Lumajang
apahabar.com

Kalteng

Polda Kalteng Kirim 100 Personel ke Barito Timur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com