Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Terpeleset, Koki Kapal Hilang di Sungai Kahayan Kalteng

- Apahabar.com Rabu, 30 September 2020 - 09:33 WIB

Terpeleset, Koki Kapal Hilang di Sungai Kahayan Kalteng

Ilustrasi. Foto-tribunnews.com

apahabar.com, PULANG PISAU – Muhammad Syahril (21) yang bekerja sebagai koki di tugboat pengangkut batu koral, terjatuh dan hilang tenggelam di perairan DAS Kahayan perbatasan Desa Sakakajang dan Desa Simpur, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

“Dari informasi yang dihimpun di lapangan, diduga korban terpeleset dan terjatuh ke sungai saat naik ke kapal Selasa (29/9) sekira pukul 21.30 WIB,” kata Petugas TRC Tagana Dinas Sosial Kabupaten Pulang Pisau, Ismail Abdullah, seperti dikutip dari Antara, Rabu (30/9) dinihari.

Dari keterangan rekan kerja korban, Muhammad Syahril berasal dari Desa Lubukkang Kecamatan Ujung Kabupaten Pare Pare, Sulawesi Selatan.

Saat terjatuh, korban sempat dicari dan ditolong oleh rekan kerja dalam satu kapal. Korban sempat ditemukan tetapi korban berontak karena tidak bisa berenang dan terlepas saat ditolong.

“Agen dari pelayaran bersama instansi terkait lainnya juga melakukan pencarian dengan menyisir sungai di lokasi sekitar jatuhnya korban,” katanya.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Yuniar Ariefianto melalui Kasat Pol Air AKP Hariyanto membenarkan telah terjadi kecelakaan sungai yang menyebabkan satu korban hilang dan masih dalam pencarian. Diduga korban terpeleset dan terjatuh saat naik ke kapal.

“Pencarian terhadap korban dilakukan hingga dini hari melibatkan personel TNI/Polri, KPLP Syahbandar bersama masyarakat sekitar tetapi korban masih belum ditemukan,” terang Hariyanto.

Dia mengatakan upaya pencarian terhadap korban dengan menyisir sungai terpaksa dihentikan sementara pada dini hari karena cuaca yang tidak mendukung dan dalam kondisi hujan.

Berbagai pihak juga sepakat pencarian terhadap korban yang hilang dan tenggelam akibat terpeleset itu lanjutkan dilakukan pada pagi hari bersama tambahan personel dari instansi terkait lainnya.

“Mudah-mudahan upaya pencaharian pada pagi hari bisa membuahkan hasil dan korban bisa cepat ditemukan,” demikian Hariyanto.(Ant)

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

kecelakaan

Kalteng

Kecelakaan Maut di Pangkalan Bun, Pengendara Motor Tewas Seketika
apahabar.com

Kalteng

Satu Lagi, Warga Muara Teweh Dinyatakan Reaktif
apahabar.com

Kalteng

Pasien Sembuh Covid-19 di Kalteng Capai 1.284 Orang
apahabar.com

Kalteng

Penerbangan di Kobar Kembali Dibuka, 3 Maskapai Siap Mengudara

Kalteng

Kades di Barito Utara Klarifikasi Tudingan Selingkuhi Istri Orang
BKSDA

Kalteng

Buaya Sering Muncul, BKSDA Imbau Warga Tak Buang Sampah di Sungai Mentaya
Kapuas

Kalteng

Simak Kilas Balik Kecelakaan Lalu Lintas di Kapuas 2020
apahabar.com

Kalteng

Dinas Sosial PMD Barut Sortir Surat Suara Pilkades 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com