Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh Mahasiswanya Dipolisikan, Wakil Rektor ULM Banjarmasin Penuhi Panggilan Polda Kalsel Esok

Tim Gabungan Ungkap 8 Tempat Usaha di Banjarbaru Langgar Prokes, Sanksi Menanti

- Apahabar.com Senin, 28 September 2020 - 10:25 WIB

Tim Gabungan Ungkap 8 Tempat Usaha di Banjarbaru Langgar Prokes, Sanksi Menanti

Tim gabungan penegak Protokol Kesehatan (Covid-19) Kota Banjarbaru saat menegur 8 tempat usaha yang tak taat prokes. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Tim gabungan penegak Protokol Kesehatan Covid-19 Kota Banjarbaru mengungkap 8 tempat usaha yang melanggar prokes.

Pengungkapan pelanggaran protokol kesehatan tempat usaha di Banjarbaru, Sabtu (26/9) itu dari hasil Operasi Yustisi tim gabungan yang terdiri dari petugas TNI, Polri dan Satpol PP serta stakeholder terkait.

“Dari hasil pelaksanaan Operasi Yustisi di Kota Banjarbaru dengan sasaran para pemilik usaha kuliner, cafe dan tempat hiburan masih banyak yang tidak mengindahkan sosialisasi yang sebelumnya terus dilakukan oleh petugas,” ujar Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah dalam siaran pers yang diterima apahabar.com, Senin (28/9/2020).

Kasat Rekrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah menyebut, pihaknya telah memberikan edukasi dan meminta para pelaku usaha bertanggung jawab dan peduli dengan kesehatan pengunjung.

Adapun 8 nama tempat usaha yang mendapat teguran tertulis dari tim penegak Prokes Kota Banjarbaru:
– Cafe Karindangan di Jalan Trikora Kota Banjarbaru
– Indomaret Bundaran Palam Kota Banjarbaru
– Cafe Nangkringan di Jalan Trikora Kota Banjarbaru
– Cafe Yuska di Jalan Panglima Batur Timur Kota Banjarbaru
– Cafe D’Tonz Sungai Ulin Kota Banjarbaru
– Karaoke Viera di Jalan Panglima Batur Timur Kota Banjarbaru
– Kopi Besi di Al Azhar Kota Banjarbaru
– Pedagang makanan yang ada di sekitar Lapangan Murjani Kota Banjarbaru

Delapan tempat usaha tersebut pun telah mengantongi teguran tertulis dari petugas.

Namun, jika pelaku usaha tidak mengevaluasi dan tidak peduli dengan pengunjung dan tidak mengutamakan langkah-langkah protokol kesehatan di tempat usahanya, maka bukan tidak mungkin tempat usaha tersebut ditutup.

“Maka dengan koordinasi bersama dinas terkait tentu sanksi penghentian sementara operasional usaha hingga pencabutan izin usaha bisa dilakukan,” terang Aryansyah.

Hal ini sebagaimana yang tertuang dalam Perwali Nomor 27 Tahun 2020 , Pasal (7) ayat (2) huruf (b) mengenai sanksi pelanggaran penerapan protokol kesehatan bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum.

“Kami berharap para pelaku usaha dan para pengunjung dapat benar-benar disiplin protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, menjaga jarak dan tidak berkerumun dengan tujuan menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Banjarbaru,” pungkasnya.

apahabar.com

Tim gabungan penegak Protokol Kesehatan (Covid-19) Kota Banjarbaru saat menegur 8 tempat usaha yang tak taat prokes. Foto-Istimewa

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Renovasi Stadion 17 Mei Masuk Teknis Pelaksanaan
apahabar.com

Kalsel

Perusahaan Tambang Bantu APD untuk Penanganan Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Sosialiasi TNI-Polri di Banjarmasin: Kamu di Rumah untuk Semua
apahabar.com

Kalsel

Sambut HUT RI, TNI-Polri Kotabaru Kibarkan Bendera 10 Meter di Laut

Kalsel

RSUD Ulin Beber Kiat Jitu Sembuhkan Pasien Pertama Corona di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

SMPN 7 Barabai: Punya Satu Siswa, Belajar-Mengajar Berasa Les Privat
apahabar.com

Kalsel

Jelang Harganas, Hotel di Banjarmasin Full Booked
apahabar.com

Kalsel

Komplek Pendopo Bersinar Tabalong Dijaga Petugas Gabungan, Ada Apa?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com