Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Update Daftar Zona Sebaran Covid-19 di Banjarmasin Pengembalian Tengkorak Demang Lehman dan Dugaan Penghapusan Sejarah oleh Belanda Tenang, Gempa 5,5 R di Pangandaran Tak Berpotensi Tsunami 2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel

Tingkatkan Penanganan, Pemkot Banjarbaru Sosialisasi Aplikasi Covid-19 dan JPS

- Apahabar.com Minggu, 20 September 2020 - 12:12 WIB

Tingkatkan Penanganan, Pemkot Banjarbaru Sosialisasi Aplikasi Covid-19 dan JPS

Sosialisasi aplikasi Covid-19 dan JPS. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Tingkatkan penanganan Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru luncurkan aplikasi Covid-19 dan Jaring Pengaman Sosial (JPS).

Aplikasi ini disosialisasikan oleh Pemkot Banjarbaru untuk mengetahui data perkembangan virus asal Wuhan tersebut di Kota Banjarbaru dengan lebih mudah.

“Tujuannya adalah bagaimana kita bisa mengetahui kondisi warga kita sampai ke tingkat RT. Sehingga nanti menjadi bahan kami untuk membuat keputusan ataupun interpensi di daerah tersebut,” ujar Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan.

apahabar.com

Sosialisasi aplikasi Covid-19 dan JPS.
Foto-Istimewa

Darmawan menilai aplikasi ini sesuai dengan permintaan Almarhum Wali Kota, Nadjmi Adhani yang mana dulu pernah menyampaikan di hadapan para Camat dan Lurah, terkait laporan detil data kondisi warga mulai dari tingkat RT.

“Aplikasi ini tentu akan memudahkan kita untuk mengetahui kondisi warga kita mulai tingkat RT, baik itu yang sakit, positif dan yang dirawat serta dikarantina dan juga yang sembuh serta yang meninggal, kita dapat secara cepat mengetahuinya,” jelas Jaya.

Dan lanjutnya, dengan aplikasi itu juga akan sangat bermanfaat untuk pemberian Jaring Pengaman Sosial di Kota Banjarbaru.
Selain itu, Pemkot juga memiliki satu aplikasi lagi yang bernama AntiAntri.com bertujuan untuk menghindarkan masyarakat dari kerumunan.

Untuk diketahui, aplikasi ini dibuat oleh Rumah Koding Indonesia.

Perwakilan Rumah Koding Indonesia, Rizki Rosadi menyampaikan tentang cara penggunaan Aplikasi Penanganan Covid-19 dan Jaring Pengaman Sosial di Kota Banjarbaru.

Sedangkan untuk aplikasi AntiAntri.com dijelaskan oleh Yogi dan Tris, aplikasi ini dihibahkan ke Pemkot Banjarbaru. Dimana AntiAntri dinilai sangat bermanfaat untuk menghindari kerumunan orang banyak saat antri sehingga terhindar dari penyebaran Covid-19.

Sebagai informasi, Rumah Koding Indonesia merupakan badan usaha yang bergerak pada bidang teknologi informasi yang secara konsisten menggabungkan kreativitas, inovasi dan teknologi untuk menghasilkan perangkat lunak sebagai solusi bisnis profesional.

Rumah koding Indonesia juga merupakan lembaga pusat pelatihan pendidikan non formal seputar teknologi informasi di mana kami mengajarkan bahasa programer sejak anak-anak hingga dewasa sehingga menjadi leterasi baru menghadapi era revolusi industri 4.0.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Banjarbaru

Kembali Maju di Pilwali Banjarbaru 2020, Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan Cuti Bulan Ini
apahabar.com

Banjarbaru

Bagi Masker Lagi, TP PKK Banjarbaru Sasar Landasan Ulin
apahabar.com

Banjarbaru

DPRD dan Pemkot Banjarbaru Bahas APBD Perubahan 2020, Dana Rp 1,24 Triliun Disepakati
apahabar.com

Banjarbaru

Pemkot Banjarbaru Ikuti FGD Pencegahan Perkawinan Usia Anak Via Zoom Meeting
apahabar.com

Banjarbaru

Audiensi Bersama Bulog, Pemkot Banjarbaru Tertarik Produksi Beras Bervitamin

Banjarbaru

Innalillahi, Wali Kota Banjarbaru Tutup Usia Usai Melawan Covid-19
apahabar.com

Banjarbaru

Pjs Wali Kota Banjarbaru Kembali Gelar Sidak, Ini Targetnya
apahabar.com

Banjarbaru

Sah, Bernhard E Rondonuwu Emban Pjs Wali Kota Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com