Hari Ini Kuota Internet Belajar Siswa dan Guru Dikirim Langsung ke Nomor Peserta, Berikut Besar Sibsidinya Ribuan Buruh Kepung DPRD Kalsel, Supian HK Janjikan Pertemuan dengan DPD-DPR RI Hasil Liga Champions, Real Madrid Dipermalukan Shakhtar Donetsk, Skor Akhir 3-2 Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT

Tito Karnavian Tunjuk 4 Pejabat Kemendagri sebagai Pjs Gubernur

- Apahabar.com Jumat, 25 September 2020 - 17:59 WIB

Tito Karnavian Tunjuk 4 Pejabat Kemendagri sebagai Pjs Gubernur

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Foto-Kemendagri via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian resmi menunjuk 4 pejabat di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) sebagai penjabat sementara (Pjs) gubernur.

Para Pjs tersebut akan menggantikan gubernur definitif yang cuti sementara selama masa kampanye, yakni 26 September-5 Desember 2020.

“Pejabat Kemendagri yang ditunjuk menjadi pejabat gubernur yaitu pak Bahtiar, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, menjadi Pjs Gubernur Kepulauan Riau. Pejabat Kemendagri lainnya yang ditunjuk Mendagri sebagai Pjs Gubernur adalah Pak Agus Fatoni,” kata Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri) Benni Irwan, di Jakarta, Jumat (25/9).

Menurut dia, Agus Fatoni menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) di Kemendagri. Agus ditunjuk sebagai Pjs Gubernur Sulawesi Utara.

Kemudian, Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP Restuardy Daud ditunjuk menjadi Pjs Gubernur Jambi.

“Bapak Mendagri juga menunjuk Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri Teguh Setyabudi sebagai Pjs Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara),” ujarnya.

Pemilihan kepala daerah serentak 2020 baru saja melewati tahapan penetapan dan pengundian nomor urut pasangan calon kepala daerah. Kemudian pilkada akan akan memasuki tahapan kampanye.

Pilkada Serentak 2020 digelar di 270 wilayah di Indonesia, meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Sebelumnya, pemungutan suara pilkada rencananya digelar pada 23 September, namun akibat pandemi Covid-19, hari pemungutan diundur hingga 9 Desember 2020.(Ant)

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh 4.838, Positif Jadi 11.066 Orang
apahabar.com

Nasional

Usai Dilantik, Mardani Ikut Kunjungan Presiden ke Labuan Bajo
apahabar.com

Nasional

Kemendagri Terbitkan Dokumen Kependudukan Korban Tsunami
apahabar.com

Nasional

Polisi Tangkap Bos Pembalakan Liar di Jambi

Nasional

POTRET Hiruk Pikuk Ribuan Jemaah Jejali Kawasan Sekumpul
apahabar.com

Nasional

Jenazah Putri Kedua Aa Jimmy Akhirnya Ditemukan
apahabar.com

Nasional

Terdakwa Pembakar Satu Keluarga Minta Keringanan, Keluarga: Tetap Dihukum Mati
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Klorokuin Bukan Obat Utama Virus Corona
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com