Sentil Politik Uang, Cagub Denny Indrayana Malah Dipolisikan Penetapan Tertunda, KPU Banjarmasin Rugi Puluhan Juta Temuan Mayat Dipocong Karung dan Dikubur di Tabat HST, Dua Anggota Keluarga Diperiksa Bangkitkan Ekonomi Indonesia, Hipmi Hidupkan Ekspor UMKM ke Australia Jadi Sekolah Unggulan, Intip Sederet Program Almazaya Islamic School Banjarmasin

Tradisi Maulid di HST Ditiadakan? Ini Komentar Chairansyah

- Apahabar.com Sabtu, 5 September 2020 - 09:39 WIB

Tradisi Maulid di HST Ditiadakan? Ini Komentar Chairansyah

Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di Ponpes Muhajirin Pamangkih Seberang HST pada November 2018 lalu. Foto-istimewa

apahabar.com, BARABAI – Tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang biasa digelar masyarakat Hulu Sungai Tengah (HST) satu bulan penuh setiap tahunnya akan ditiadakan.

Hal itu ditekankan Bupati HST, HA Chairansyah setelah melihat kasus terkonfirmasi Covid-19 di HST semakin meningkat.

Per 4 September, angka kumulatif orang terkonfirmasi Covid-19 mencapai 341. Kenaikan angka ini disumbang dari Kecamatan Barabai 2 dan Pandawan 2 orang.

Dari 341 orang itu, yang dinyatakan sembuh sebanyak 256 orang dan meninggal sebanyak 22 orang. Sehingga yang masih dalam perawatan berjumlah 63 orang.

“Apabila kondisi masih seperti ini, kasus Covid-19 terus meningkat tidak ada penurunan, pelaksanaan perayaan maulid harus ada batasan yang dipatuhi,” kata Chairansyah saat melaksanakan Program Subuh Keliling (Suling) ke 184 di Mesjid Al Huda Desa Mandingin Kecamatan Barabai, Jumat (4/9).

Dia mengimbau agar maulid dilaksanakan di lingkungan masing-masing. Tidak seperti biasa yang mengundang masyarakat dari desa lain.

“Untuk lebih lanjutnya nanti akan dimusyawarahkan dan dikaji bersama dengan berbagai pihak,” terang Chairansyah.

Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Covid-19, Dokter Asnal, yang saat ini menjabat Direktur RSUD H Damanhuri Barabai, tidak merekomendasikan tradisi peringatan maulid digelar.

Sebab, kata Asnal, tradisi tersebut dilaksanakan secara berkerumun. Sedangakan upaya mencegah penyebaran Covid-19 salah satunya menghindari kerumunan.

“Kalau kecenderungan terus meningkat (kasus Covid-19 di HST-red), sebaiknya tahun ini ditiadakan (tradisi maulid). Haji saja bisa ditunda apalagi maulid,” kata Asnal.

Sebagai pertimbangannya, lanjut Asnal, pihaknya kewalahan menangani pasien Covid-19, baik yang terkonfirmasi maupun suspek. Terlebih lagi tren kasus positif bertambah.

“Ruangan pun tidak ada lagi yang bisa kita upayakan untuk direnovasi,” kata Asnal.

Kendati demikian, pihaknya tetap mengupayakan untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan bertambahnya kasus. Namun yang paling penting mengurangi jumlah kasus.

“ini semua tugas satgas, seperti BPBD, Dinkes dan lainnya agar mendisiplinkan masyarakat bagaimana mengajak masyarakat memerangi penyebaran Covid-19. Alhamdulillah kita sudah ada Perbup Nomor 34 Tahun 2020. Dan ini sudah disosialisasikan dengan dibantu TNI-Polri. Kita fokus pada rantai penuluran. ini harus dilaksanakan, kalau tidak kita kewalahan,” tutup Asnal.

Editor: Puja Mandela

Editor: Reporter: HN Lazuardi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Komunitas Literasi

Pemkab Hulu Sungai Tengah

HST Dapat Pembinaan Literasi, Bupati Aulia Minta Pemangku Kepentingan Mendukung
surat keputusan

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Puluhan PPPK Mendapat SK, Bupati HST: Selamat Bertugas
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Cerita Berry Nahdian Saat Dikunjungi Anggota DPRD Kalsel
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Tingkatkan Keahlian, 60 Warga HST Mengikuti Pelatihan Kerja
Covid-19

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Kedatangan Deputi Rifai, Harapan Baru Pemkab HST dalam Pemulihan Pascabanjir
apahabar.com

HST

Terima CSR PLN UP3 Barabai, Chairansyah: Segera Salurkan!
Pemkab HST

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Jelang Ramadan, Pemkab HST Pastikan Harga Bapok Stabil
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

200 Item Usulan di Kecamatan Pandawan, Berry: Serap Aspirasi Sesuai Sikon
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com