Rontok Lagi! Bawaslu RI Tolak Laporan Keberatan Denny Indrayana Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19

Tradisi Maulid di HST Ditiadakan? Ini Komentar Chairansyah

- Apahabar.com Sabtu, 5 September 2020 - 09:39 WIB

Tradisi Maulid di HST Ditiadakan? Ini Komentar Chairansyah

Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di Ponpes Muhajirin Pamangkih Seberang HST pada November 2018 lalu. Foto-istimewa

apahabar.com, BARABAI – Tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang biasa digelar masyarakat Hulu Sungai Tengah (HST) satu bulan penuh setiap tahunnya akan ditiadakan.

Hal itu ditekankan Bupati HST, HA Chairansyah setelah melihat kasus terkonfirmasi Covid-19 di HST semakin meningkat.

Per 4 September, angka kumulatif orang terkonfirmasi Covid-19 mencapai 341. Kenaikan angka ini disumbang dari Kecamatan Barabai 2 dan Pandawan 2 orang.

Dari 341 orang itu, yang dinyatakan sembuh sebanyak 256 orang dan meninggal sebanyak 22 orang. Sehingga yang masih dalam perawatan berjumlah 63 orang.

“Apabila kondisi masih seperti ini, kasus Covid-19 terus meningkat tidak ada penurunan, pelaksanaan perayaan maulid harus ada batasan yang dipatuhi,” kata Chairansyah saat melaksanakan Program Subuh Keliling (Suling) ke 184 di Mesjid Al Huda Desa Mandingin Kecamatan Barabai, Jumat (4/9).

Dia mengimbau agar maulid dilaksanakan di lingkungan masing-masing. Tidak seperti biasa yang mengundang masyarakat dari desa lain.

“Untuk lebih lanjutnya nanti akan dimusyawarahkan dan dikaji bersama dengan berbagai pihak,” terang Chairansyah.

Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Covid-19, Dokter Asnal, yang saat ini menjabat Direktur RSUD H Damanhuri Barabai, tidak merekomendasikan tradisi peringatan maulid digelar.

Sebab, kata Asnal, tradisi tersebut dilaksanakan secara berkerumun. Sedangakan upaya mencegah penyebaran Covid-19 salah satunya menghindari kerumunan.

“Kalau kecenderungan terus meningkat (kasus Covid-19 di HST-red), sebaiknya tahun ini ditiadakan (tradisi maulid). Haji saja bisa ditunda apalagi maulid,” kata Asnal.

Sebagai pertimbangannya, lanjut Asnal, pihaknya kewalahan menangani pasien Covid-19, baik yang terkonfirmasi maupun suspek. Terlebih lagi tren kasus positif bertambah.

“Ruangan pun tidak ada lagi yang bisa kita upayakan untuk direnovasi,” kata Asnal.

Kendati demikian, pihaknya tetap mengupayakan untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan bertambahnya kasus. Namun yang paling penting mengurangi jumlah kasus.

“ini semua tugas satgas, seperti BPBD, Dinkes dan lainnya agar mendisiplinkan masyarakat bagaimana mengajak masyarakat memerangi penyebaran Covid-19. Alhamdulillah kita sudah ada Perbup Nomor 34 Tahun 2020. Dan ini sudah disosialisasikan dengan dibantu TNI-Polri. Kita fokus pada rantai penuluran. ini harus dilaksanakan, kalau tidak kita kewalahan,” tutup Asnal.

Editor: Puja Mandela

Editor: Reporter: HN Lazuardi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Bupati HST Siap Jalankan UU Bawaslu
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Hari Kartini di Tengah Pandemi, Ribuan Masker Dibagi Ibu-Ibu Murakata
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Sepekan Operasi Yustisi di HST, Puluhan Warga Masih Langgar Prokes
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Berry Nahdian : Sesuaikan Hasil Reses Dewan dengan Alokasi Musrenbang
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Adaptasi Kebiasaan Baru, Pemkab HST Beri Kelonggaran Aktifitas Masyarakat
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Alumni Praja di HST Salurkan Bantuan di Empat Kecamatan
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Kebakaran MAN 1, Pemkab HST Jalin Koordinasi dengan Kemenag
apahabar.com

Pemkab Hulu Sungai Tengah

Jumat Taqwa, Siraman Rohani Bagi ASN Pemkab HST
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com