Mardani H Maming: Hipmi Optimis Pemimpin Muda Kalsel Mampu Bangkitkan Ekonomi Daerah Ketua DPRD Banjar: 100 Hari Program Bupati Harus Penangan Pascabanjir DPP Demokrat Pecat Marzuki Alie dan 6 Kader, Simak Alasannya Duh, Positif Covid-19 Kapuas Bertambah Lagi 50 Kasus Tiga Gus Pimpin Jatim, Bak Angin Segar Bagi Kinerja ASN

Trump dan Biden Adu Mulut, Harga Emas Menciut

- Apahabar.com Rabu, 30 September 2020 - 11:19 WIB

Trump dan Biden Adu Mulut, Harga Emas Menciut

ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Debat perdana calon presiden AS, Donald Trump dan Joe Biden diduga memicu menciutnya harga emas, Rabu (30/09). Pasalnya, pasar sedang fokus mencermati isi dari pembicaraan keduanya.

Pada 09.10 WIB, harga emas dunia di pasar spot melemah 0,19% ke US$ 1.894,5/troy ons. Kemarin harga emas ditutup di US$ 1.897,7/troy ons, nyaris menyentuh level psikologis US$ 1.900/troy ons setelah sepekan ambrol dari level tersebut.

Indeks dolar sejatinya sedang drop. Hari ini indeks dolar yang mengukur posisi greenback terhadap mata uang lain tersebut terkoreksi 0,05%. Namun seperti biasa ketika ada peristiwa penting seperti rilis data ekonomi, harga emas cenderung volatile.

Hari ini menjadi hari perdana kedua calon presiden AS Donald Trump dari Partai Republik dan Joe Biden dari Partai Demokrat melangsungkan debat. Pemilu AS tinggal sebentar lagi. Peristiwa politis yang terjadi empat tahun sekali itu menjadi faktor yang terus dicermati oleh pasar.

Harga emas memang terkoreksi hari ini. Namun sepanjang minggu ini harga logam mulia tersebut masih berada di zona apresiasi.

Optimisme soal kelanjutan stimulus bantuan Covid-19 di AS membantu mendongkrak harga emas.

Ketua DPR AS, Nancy Pelosi mengatakan pihaknya telah berbicara dengan Menteri Keuangan Steven Mnuchin terkait paket stimulus senilai US$ 2,2 triliun yang harapannya bisa disahkan pekan ini.

Seperti diketahui bersama, harga emas telah merangkak naik lebih dari 20% sepanjang tahun akibat masifnya stimulus yang digelontorkan pemerintah maupun bank sentral untuk menahan perekonomian dari kejatuhan lebih dalam akibat pandemi Covid-19.

Emas sebagai aset safe haven sekaligus lindung nilai memang mendapat berkah ketika ada ekspektasi inflasi yang lebih tinggi di masa depan akibat adanya pasokan uang yang berlimpah ini. (cnbc)

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pandemi Membuat Transaksi DANA Naik
apahabar.com

Ekbis

Siapkan Rp 12 Triliun Suntik BPJS Kesehatan
Motor

Ekbis

United Bike Rilis Motor Listrik T1800, Simak Spesifikasinya
apahabar.com

Ekbis

Pemkab Tapin Diminta Gratiskan Retribusi Kios Pedagang
apahabar.com

Ekbis

Harbolnas, ShopBack Kantongi Transaksi Tertinggi Setahun
apahabar.com

Ekbis

Bank Royal Ganti Nama Jadi Bank Digital BCA
apahabar.com

Ekbis

Fitch Pertahankan Rating RI, IHSG Diprediksi Kian Menguat
apahabar.com

Ekbis

Dilantik MA, Doni Joewono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com