Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Tuai Perdebatan Daring, JK Rowling: Karakter yang Dikritik di Novel Troubled Blood Terinspirasi Fakta

- Apahabar.com     Jumat, 18 September 2020 - 09:26 WITA

Tuai Perdebatan Daring, JK Rowling: Karakter yang Dikritik di Novel Troubled Blood Terinspirasi Fakta

Novel terbaru JK Rowling berjudul "Troubled Blood", yang ditulis dengan nama samaran Robert Galbraith. Foto-Reuters

apahabar.com, JAKARTA – Penulis JK Rowling mengatakan salah satu karakter yang dia tulis di novel detektif barunya, lelaki pembunuh yang pada suatu kesempatan menyamar jadi perempuan untuk menculik korban, diangkat dari dua pembunuh di dunia nyata.

Di dalam perdebatan daring yang hangat, tagar pro dan anti Rowling jadi tren di Twitter setelah novelnya diterbitkan, Selasa, karena ulasan awal di surat kabar Telegraph mengatakan pesan moral dalam buku itu tampaknya “jangan percayai pria yang memakai gaun”.

Para kritikus menuduh penulis “Harry Potter” mengungkapkan prasangka transfobia, sementara pendukung membela haknya untuk menulis fiksi tanpa harus diserang orang yang langsung menyimpulkan keyakinan Rowling atau mengecamnya.

Sudah lama Rowling dituduh transfobia, anggapan yang dia bantah, akibat sebagian cuitannya. Dalam sebuah esai Juni lalu, dia membela haknya untuk bicara mengenai isu gender dan trans tanpa takut dikecam dan membeberkan kekhawatiran mengenai dampak aktivisme trans terhadap hak perempuan.

apahabar.com

JK Rowling. Foto: Reuters

Buku “Troubled Blood” yang memiliki 900 halaman adalah seri kelima dari novel detektif partikelir Cormoran Strike yang Rowling tulis dengan nama alias Robert Galbraith.

Dikutip dari Reuters, Rowling menulis di laman Galbraith bahwa karakter tersebut adalah “pembunuh serial sadis yang aktif pada 60-an dan 70-an, yang sedikit terinspirasi dari pembunuh betulan bernama Jerry Brudos dan Russell Williams, keduanya manipulator ulung yang menyimpan kenang-kenangan dari korban mereka.”

Brudos dan Williams mencuri pakaian korban mereka sebelum akhirnya mereka dipenjara, masing-masing di Amerika Serikat dan Kanada, atas beberapa pembunuhan.

Penerbit mengatakan sebanyak 100.000 eksemplar “Troubled Blood” dijual di pasar Inggris pada hari pertama, termasuk buku dalam bentuk fisik, e-book dan buku audio.(Ant)

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Tenaga Baru di RSUD Hasan Basry Kandangan Diminta Cepat Beradaptasi
apahabar.com

Tak Berkategori

Tim Gabungan Bekuk Pelaku Perampok Driver Online
apahabar.com

Tak Berkategori

Bakwan Juwarak, Kuliner asal Pontianak Kalbar yang Naik Daun di Jakarta
apahabar.com

Tak Berkategori

Mayat Tanpa Kepala di Sungai Tabuk, Polisi Amankan Sebilah Golok
apahabar.com

Tak Berkategori

Optimisme Sukamta Setelah Melantik Dewan Pengawas PDAM

Tak Berkategori

Camat Banjang Pantau Kondisi di Lapangan, Camat Banjang: 7 Desa Terendam
apahabar.com

Tak Berkategori

Donor Darah di PT. PAMA Tabalong, PMI Amankan 68 Kantong

Tak Berkategori

Personel Kodim 1011/Kuala Kapuas Ikuti Donor Darah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com