Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

Update Pencarian Warga Banjarbaru yang Diduga Tenggelam di Waduk Riam Kanan, Basarnas Kerahkan Perlengkapan Selam

- Apahabar.com Selasa, 15 September 2020 - 17:56 WIB

Update Pencarian Warga Banjarbaru yang Diduga Tenggelam di Waduk Riam Kanan, Basarnas Kerahkan Perlengkapan Selam

Tim gabungan dari Basarnas Banjarmasin menurunkan sejumlah personel dengan rubber boat, perlengkapan selam dan evakuasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sampai saat ini, Muhammad Margotomy, warga Banjarbaru yang diduga tenggelam di Waduk Riam Kanan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) belum ditemukan.

Padahal, tim gabungan dari Basarnas Banjarmasin telah menurunkan sejumlah personel untuk proses evakuasi korban.

“Belum ada informasi di lokasi, sementara belum ditemukan,” ucap Kepala Basarnas Banjarmasin, Sunarto kepada apahabar.com, Selasa (15/9) sore.

Tak hanya itu, mereka juga telah membawa sejumlah peralatan proses evakuasi. Di antaranya rubber boat, perlengkapan selam serta evakuasi, dan pendukung lainnya.
Sunarto mengaku menemukan beberapa kendala dalam proses evakuasi korban.

Salah satunya, titik jatuhnya korban tidak diketahui, sehingga harus menyusuri sepanjang perjalanan.

“Dari pelabuhan Riam Kanan menuju Desa Jungur, memang tidak terlalu jauh,” pungkasnya.

Sebelumnya, peristiwa nahas menerpa salah seorang penumpang perahu kelotok di Waduk Riam Kanan, Kabupaten Banjar.

Penumpang tersebut diketahui bernama Muhammad Margotomy (30) warga Jalan Caraka Jaya, Komplek Graha Pelangi, RT.02 RW.01, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru diduga tenggelam.

“Satu orang diduga tercebur dari perahu kelotok di Waduk Riam Kanan, Banjar, Kalsel,” ucap Kepala Basarnas Banjarmasin, Sunarto kepada apahabar.com, Selasa (15/9) pagi.

Informasi itu diterima pada Senin, 14 September 2020, sekira pukul 21.30 Wita dari Babinsa Kecamatan Aranio.

“Tim dari Basarnas langsung menuju pelabuhan Tiwingan Riam Kanan,” katanya.

Adapun kronologisnya, sekira pukul 19.00 Wita, rombongan sebanyak 7 orang berangkat dari pelabuhan Tiwingan Riam Kanan menuju Desa Jungur menggunakan perahu kelotok.

Tiba-tiba, sekira pukul 19.40 Wita, salah satu rekan menyadari bahwa korban tidak terlihat di atas perahu kelotok.

“Dan, korban diduga tercebur di Waduk Riam Kanan,” pungkasnya.

Sampai berita ini ditulis, korban masih belum ditemukan.

Tim SAR gabungan masih terus melakukan proses pencarian di lapangan.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cara Unik FOB Mengajar, Galang Dana Bantu Korban Kebakaran Kotabaru dan Pulau Bromo
Siaga Darurat Banjir di Batola Tak Diperpanjang

Kalsel

Siaga Darurat Banjir di Batola Tak Diperpanjang
apahabar.com

Kalsel

Patroli Sore, Unit Lantas Polsek Banjarbaru Barat Antisipasi Balapan Liar

Kalsel

Di Bawah Guyuran Hujan, Jemaah Sambut Jasad Guru Zuhdi
apahabar.com

Kalsel

Kemenag Kalsel Pantau Hilal Melalui Metode Hisab Rukyat
apahabar.com

Kalsel

Sayed Jafar Wacanakan Bangun Pasar Modern di Setiap Desa
apahabar.com

Kalsel

Gegara Parkir Liar, Empat Sepeda Motor di Samping Duta Mall Banjarmasin Diangkut
apahabar.com

Kalsel

Hindari Penyalahgunaan Trotoar, Dinas PUPR Pasang Bollard di Jalurnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com