Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Usai Testimoni Gubernur The Fed, Rupiah Kembali Tertekan

- Apahabar.com Rabu, 23 September 2020 - 10:55 WIB

Usai Testimoni Gubernur The Fed, Rupiah Kembali Tertekan

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto: Minews.id

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi kembali tertekan.

Tertekannya rupiah diketahui usai testimoni Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell.

Pada pukul 9.32 WIB, rupiah melemah 18 poin atau 0,12 persen menjadi Rp14.803 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.785 per dolar AS.

“Sentimen penguatan dolar AS masih terlihat di pasar keuangan pasca testimoni Gubernur Bank Sentral AS di hadapan Kongres yang mengungkapkan bahwa ekonomi masih penuh ketidakpastian,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu (23/9).

Mempertimbangkan sentimen tersebut, lanjut Ariston, rupiah berpotensi tertekan terhadap dolar AS pada hari ini.

“Di sisi lain, dari dalam negeri, kepastian resesi juga bisa menjadi tekanan untuk rupiah hari ini,” ujar Ariston.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.750 per dolar AS hingga Rp14.850 per dolar AS.

Pada Selasa (22/9) lalu, rupiah ditutup melemah 85 poin atau 0,58 persen menjadi Rp14.785 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.700 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ditutup Melemah, Saham Singapura Perpanjang Kerugian
apahabar.com

Ekbis

Bulog Ekspor Beras Kemasan Renceng ke Arab Pekan Depan
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Jumat Pagi Mendekati Rp 14.100
apahabar.com

Ekbis

Senin Pagi, Saham-Saham Australia Dibuka Menguat
apahabar.com

Ekbis

Bupati Tabalong Inginkan Kalsel Miliki Kilang Minyak Mini
apahabar.com

Ekbis

Indonesia Disarankan Ikuti Jerman Libatkan Industri untuk Produksi Alkes
apahabar.com

Ekbis

Ancaman Virus Corona Tak Berdampak Signifikan Pada Sektor Batu Bara
apahabar.com

Ekbis

Sepanjang 2020, Pertamina Tambah 14 SPBU di Daerah Terluar Kalimantan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com