Jadwal Liga Champions Malam Ini, Liverpool, City, Real Madrid, Inter, Live SCTV, Barcelona vs Juventus Besok! Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah

Viral Pengemudi di Banjarmasin Kena Denda, Perlukah Masker Saat di Mobil Pribadi?

- Apahabar.com Selasa, 15 September 2020 - 18:06 WIB

Viral Pengemudi di Banjarmasin Kena Denda, Perlukah Masker Saat di Mobil Pribadi?

Seorang pria di Banjarmasin mengaku didenda Rp100 ribu lantaran tak menggunakan masker di dalam mobil. Videonya pun beredar luas di media sosial. Foto-Istimewa

Dalam video berdurasi lebih dari semenit itu, pria yang memakai kemeja lengan pendek ini mencerita peristiwa tak mengenakan yang baru saja menimpanya.

Sembari menunjukkan secarik surat bukti pelanggaran, ia mengaku baru saja didenda Satpol PP Banjarmasin hanya karena tak memakai masker di dalam mobil. Saat itu padahal ia hanya seorang diri di dalam mobil.

“Saya hari ini mendapat denda Rp100 ribu, katanya tidak pakai masker. Jadi saya sendiri di mobil memang tidak pakai masker. Tapi masker ada, apabila saya keluar mobil saya pakai masker,” ujar Pria itu dalam postingan salah satu postingan akun @wargabanua, Selasa (15/9).

Lebih jauh, pria itu mengaku aneh dengan penjelasan petugas. Yang tak menyoal orang merokok di tempat umum tanpa masker.

“Anehnya peraturan ini kata petugas, apabila merokok di tempat umum itu boleh saja asal jaga jarak. Sedangkan saya sendiri di dalam mobil, tidak ada orang lain, kaca tertutup, ber-AC, itu membahayakan orang lain katanya,” ucapnya.

Lantas, ia pun dibuat bertanya-tanya. Wali Kota Ibnu Sina pun diminta turun tangan memastikan kebenaran kebijakan menilang pengemudi di dalam mobil itu.

Dari penelusuran apahabar.com, viralnya video tersebut mengundang komentar miring sejumlah warganet.

Postingan ini mengundang lebih dari seribu komentar pengguna media sosial khususnya Instagram.

“Butuh duit benar kah pemerintah ini?” tanya salah satu pemilik akun IG @Zaharborneo.

Sebelumnya Pemerintah Kota Banjarmasin telah menerapkan Peraturan Wali Kota Banjarmasin Nomor 68 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan penegakan hukum protokol kesehatan. Aturan itu berlaku sejak 8 Agustus 2020 di kota Banjarmasin.

Ada empat poin sanksi tertera dalam aturan terkait penegakan protokol kesehatan itu dengan berbagai klasifikasi hukuman.

Sanksi ringan berupa teguran lisan, teguran tertulis, sanksi sosial membersihkan fasilitas umum hingga sanksi berat berupa denda uang Rp100 ribu.

Dikonfirmasi, Kabid Tibum Satpol PP Banjarmasin, Dani Matera angkat bicara.

Namun begitu, Dani belum menerima laporan dari petugasnya di lapangan.

“Kita belum tahu persis kondisinya di lokasi saat itu seperti apa. Apakah waktu diperiksa itu dia keluar mobil atau membuka jendela pakai masker atau tidak,” ujarnya kepada apahabar.com, baru tadi.

Namun yang jelas, pihaknya hanya menegakan Perwali saat beraktivitas di luar rumah dan fasilitas publik.

Lebih jauh Dani mengatakan denda itu adalah opsi pilihan selain sanksi sosial membersihkan fasilitas umum.

“Pada intinya kita cuma mau menyadarkan masyarakat,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tinggal 7 Perusahaan Tambang di Kalsel Belum Setor Jamrek

Kalsel

Djailani Tambah Daftar Panjang Nasib Tragis Pejuang Medis di Banjarmasin
Terdeteksi, Puluhan Alumnus Gowa asal Banjarbaru Ditetapkan ODP

Kalsel

Terdeteksi, Puluhan Alumnus Gowa asal Banjarbaru Ditetapkan ODP
apahabar.com

Kalsel

Pakaian Harian DPRD Batola Seharga Rp1,3 Juta
apahabar.com

Kalsel

Hipmi Tanbu Mantap Dukung Caketum Rois Sunandar H Maming
apahabar.com

Kalsel

Kronologis Lengkap Bus TNI-AD Tabrak Pengendara di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Baru Dikukuhkan, Puluhan BPD di Muara Uya Diberi Pembekalan
apahabar.com

Kalsel

Sikap DPD Taruna Merah Putih Kalsel Pasca Pemilu 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com