Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Wacana Pembelajaran Tatap Muka, Disdik Kalsel Akan Berlakukan Sistem Shift

- Apahabar.com Senin, 21 September 2020 - 16:08 WIB

Wacana Pembelajaran Tatap Muka, Disdik Kalsel Akan Berlakukan Sistem Shift

Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Selatan, Yusuf Effendi. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalimantan Selatan, Yusuf Effendi, menerangkan pemerintah belum mengambil keputusan terkait pembelajaran secara tatap muka.

Dia beralasan kasus Covid-19 di sejumlah wilayah Kalsel masih berzona merah atau ada risiko penularan tinggi.

“Gubernur dalam surat edarannya, pembelajaran daring sampai Desember. Tetapi tidak menutup kemungkinan, tergantung situasi kondisi setempat, ” beber Yusuf saat ditemui apahabar.com di sela kegiatan penyerahan bantuan paket internet untuk siswa SMA/SMK di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, Senin (21/9)

Kalaupun kembali seperti kondisi semula, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh satuan pendidikan. Di antaranya adalah berada di zona hijau, mendapat persetujuan dari pemerintah daerah dan wali murid, memenuhi aturan protokol kesehatan, hingga membatasi jumlah peserta didik.

“Tentu tidak langsung semua turun, harus pakai shift agar jarak terjaga. Paling tidak, satu rombel diisi setengahnya, ” jelas dia.

Dari arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, pembukaan sekolah juga harus mengikuti tahapan berdasarkan rekomendasi Gugus Tugas percepatan dan penanganan Covid-19. Secara rutin, bersama kementerian kesehatan akan dilakukan rapid test pada para siswa secara acak.

“Bagi Kalsel, kami tegaskan hanya untuk zona hijau. Tetapi bukan hanya tingkat kelurahan saja, tetapi per kabupaten/kota. Baru kita mengambil langkah,” ujarnya.

Sejauh ini, belum terdata sekolah yang melakukan pengajuan pembelajaran secara tatap muka. Hal ini juga didukung dengan fakta bahwa zona risiko di Kalsel sebagian besar masih berwarna merah atau orange.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalsel

Paman Birin Pastikan Jokowi Hadiri HPN 2020 di Kalsel
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pasien Positif Bertambah, Pemprov Kalsel Keluarkan Seruan
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Disdik Kalsel Kembangkan Metode Belajar Jarak Jauh
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Bedah Sejarah Masjid Lewat Talkshow Virtual Bersama Dispersip Kalsel
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Gaet Investor, Kalsel Andalkan Forum Investasi IKN
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Targetkan Anugerah Parahita Ekapraya 2020 di Tingkat Mentor
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Blusukan ke Tanah Bumbu, Bunda Nunung Dukung Penuh Perkembangan Literasi Daerah
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Paman Birin Serahkan Sapi Kurban untuk Masjid Sabilal Muhtadin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com