ga('send', 'pageview');
Baliho Jagoannya Ditutupi Paslon Lain, Relawan Cuncung-Alpi Tunjukkan Sikap Santun Karang Payau Kotabaru Geger, Ketua RT Hilang Diduga Dimangsa Buaya! Perampokan Brutal di Kotabaru, Korban Ditusuk dan Dilempar ke Sungai Kesan Mendalam Warga Pulau Burung ke Cuncung H Maming: Relakan Gaji untuk Membuka Isolasi Gali Lubang Buat Kabur, Napi Cina Lapas Tangerang Jadi Buruan Tim Khusus

Warning Bagi ASN Hulu Sungai Selatan, Abaikan Perbup Nomor 44 Tahun 2020 Double Sanksi Mengadang

- Apahabar.com Jumat, 11 September 2020 - 13:19 WIB

Warning Bagi ASN Hulu Sungai Selatan, Abaikan Perbup Nomor 44 Tahun 2020 Double Sanksi Mengadang

Pertemuan silaturrahmi Bupati HSS Achmad Fikry dengan jajaran Satpol PP menyinggung soal sanksi Perbup Nomor 44 Tahun 2020. Foto-Humas Pemkab HSS

apahabar.com, KANDANGAN – Ini peringatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

ASN HSS yang melanggar Peraturan Bupati (Perbup) nomor 44 tahun 2020 bisa terkena double alias dua kali sanksi. Sanksi Perbup dan sanksi disiplin kepegawaian.

Hal itu disampaikan Bupati HSS Achmad Fikry, saat menggelar pertemuan silaturrahmi dengan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten HSS, Rabu (9/9) kemarin di Aula Ramu Kantor Setda.

Bupati HSS Achmad Fikry menegaskan, apabila dalam penegakkan Perbup ditemukan ASN, ia meminta Satpol PP mencatat data identitasnya, untuk segera dilaporkan kepada atasannya dan diberikan pembinaan maupun sanksi.

Bagi ASN yang melanggar Perbup Nomor 44 Tahun 2020 ada dua sanksinya. Pertama Sanksi dari Perbup itu sendiri, kedua sanksi disiplin kepegawaian.

Baca juga :  Positif Covid-19 di Barut Bertambah Lagi Hari Ini, Terbanyak dari Lanjas dan Melayu

Hal itu jelas Fikry juga berlaku bagi ASN di instansi vertikal, maupun pegawai BUMN dan BUMD di HSS.

“Bahkan, apabila secara kebijakan memungkinkan dilakukan pemotongan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP). ASN melanggar Perbup ini secara berulang, maka bisa kita lakukan,” ujar Achmad Fikry.

Namun tambah Bupati HSS itu, bila hanya sekali mungkin bisa dengan surat peringatan saja. Sebab ujar Fikry, hukuman disiplin juga ada tahapannya.

Achmad Fikry mengingatkan, seorang ASN di lingkup Pemkab HSS harus menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan.

Baca juga :  Update Covid-19 di Tanbu: Jumlah Pasien Meningkat

“Perbup nomor 44 tahun 2020 ini merupakan produk Pemerintah Kabupaten, masyarakat umum diminta untuk mematuhinya. Ya, masa ASN malah melanggarnya,” tutur Achmad Fikry, bupati dua periode HSS.

Perbup HSS nomor 44 tahun 2020, mengatur tentang penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Sanksi yang diberlakukan apabila ada pelanggar, berupa sanksi sosial seperti menjadi juru kampanye dan membersihkan fasilitas publik. Adapula pilihan sanksi administratif, berupa denda minimal Rp 50 ribu sampai Rp 250 ribu.

Penegakan Perbup Nomor 44 Tahun 2020 itu dilaksanakan Satpol PP Kabupaten HSS, yang berpatroli bersama TNI, Polri dan instansi terkait ke tempat strategis kerumunan orang.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Reporter: AHC27 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

“Tolak Bala”, Kodim 1007/Banjarmasin Gelar Doa Bersama
apahabar.com

Kalsel

Ahli Waris Pasien Covid-19 Meninggal di Tabalong Diusulkan Dapat Santunan
apahabar.com

Kalsel

Tujuh Warga Hulu Sungai Selatan Tersandung Narkoba Sepanjang Januari 2019
apahabar.com

Kalsel

Waspada Karhutla di Tengah Pandemi, Bang Dhin Minta Pemprov Kalsel Bersiap
apahabar.com

Kalsel

Hari Pertama PSBB, Golkar Kalsel Berbagi Sembako
apahabar.com

Kalsel

Ada Salju di RTH Kamboja Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Program TMMD di Banjarmasin Sasar 979 Meter Jalan dan 13 Jembatan
apahabar.com

Kalsel

45 Anggota DPRD Baru Dilantik, H Rusli Pamit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com