VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

1.377 Pemuda dan Pelajar Diamankan Polisi Terkait Unjuk Rasa UU Cipta Kerja di Jakarta

- Apahabar.com Rabu, 14 Oktober 2020 - 15:48 WIB

1.377 Pemuda dan Pelajar Diamankan Polisi Terkait Unjuk Rasa UU Cipta Kerja di Jakarta

Polisi mendata peserta aksi unjuk rasa sebelum dipulangkan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Foto-Antara/Aprillio Akbar/aww

apahabar.com, JAKARTA – Sebanyak 1.377 pemuda dan pelajar diamankan polisi terkait unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja pada Selasa (13/10).

“Ada 1.377 yang kita amankan, baik itu sebelum unjuk rasa dan pasca unjuk rasa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya, seperti dilansir Antara, Rabu (14/10).

Kemudian saat petugas melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap para pemuda tersebut, diketahui bahwa sekitar 80 persen dari 1.377 orang diamankan pihak kepolisian masih berstatus pelajar. Sebanyak lima orang di antaranya bahkan diketahui sebagai pelajar SD.

“Dari 1.377 ini, dievaluasi 75-80 persen adalah anak-anak sekolah. Kurang lebih 900, 800 sekian, bahkan ada lima orang anak SD yang umurnya sekitar 10 tahun,” kata Yusri.

Yusri menjelaskan sebagian besar para pelajar tersebut diketahui berasal dari luar Jakarta dengan niat untuk membuat kerusuhan.

“Anak-anak ini yang memang mau melakukan kerusuhan, rata-rata anak-anak sekolah dan pengangguran yang datang dari tiga jurusan, Jawa Barat melalui Bekasi, Bogor melalui Depok dan Banten melalui Tangerang,” tambahnya.

Dia juga menyebut para pemuda dan pelajar itu datang dengan menggunakan berbagai cara, polisi bahkan menemukan pemuda dan pelajar menggunakan truk tanah atau dump truck.

Meski demikian, Yusri mengatakan pihak kepolisian belum ada penetapan tersangka terhadap pemuda dan pelajar yang diamankan karena proses penyelidikan yang masih berjalan.

Adapun data jumlah pemuda dan pelajar yang diamankan kepolisian yakni:

Polda Metro Jaya 564 orang.
Polres Metro Jakarta Timur 125 orang.
Polres Metro Jakarta Pusat 12 orang.
Polres Metro Jakarta Utara 127 orang.
Polres Metro Jakarta Barat 17 orang.
Polres Metro Jakarta Selatan 145 orang.
Polres Metro Tangerang Kota 156 orang.
Polres Metro Depok 65 orang.
Polres Metro Bekasi Kota 49 orang.
Polres Metro Bekasi kabupaten 117 orang.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pengakuan Jemaah Jumatan di Martapura Saat Pandemi Corona
apahabar.com

Nasional

Kematian karena Covid-19 di AS Tembus 23 Ribu Jiwa
apahabar.com

Nasional

Pencarian Penganiaya Anggota TNI Picu Perusakan Mapolsek Ciracas
apahabar.com

Nasional

Dipanggil ke Istana, Wabendum PDIP Cuma Lempar Senyum
apahabar.com

Nasional

MUI Ponorogo Angkat Bicara Soal Isu Kiamat Pertama akan Menimpa Daerahnya
apahabar.com

Nasional

Sikap Resmi Syekh Ali Jaber, Simak Link Live Konferensi Pers di Channel YouTube-nya Sekarang
apahabar.com

Nasional

Jubir Presiden: Perayaan Kemerdekaan RI Momentum untuk Bangkit
apahabar.com

Nasional

Najwa Shihab dan Cerita Kedekatannya dengan Dunia Literasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com