BREAKING! Banjiri Kamboja Banjarmasin, Massa #SAVEKPK Long March ke DPRD Kalsel Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Gugatan Jilid II H2D ke MK Siang Ini, Denny Gandeng Lawyer “Level Dewa” Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi

2 Kasus Djoko Tjandra Tuntas, Kabareskrim: Bukti Komitmen Polri

- Apahabar.com Senin, 19 Oktober 2020 - 17:58 WIB

2 Kasus Djoko Tjandra Tuntas, Kabareskrim: Bukti Komitmen Polri

Irjen Napoleon Bonaparte saat diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel), Jumat (16/10). Foto: Republika.co.id

apahabar.com, JAKARTA – Bareskrim Polri telah menuntaskan penyidikan 2 kasus yang menjerat Djoko Tjandra.

Kedua kasus itu adalah dugaan pemalsuan surat jalan dan penghapusan red notice.

“Ini merupakan komitmen Polri untuk mengusut tegas dan tuntas kasus tersebut, sebagaimana sejak awal sudah kami sampaikan di awal proses penanganan kasus Djoko Tjandra,” kata Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo melalui siaran pers, Jakarta seperti dilansir Antara, Senin (19/10), pasca-penyerahan tersangka dan barang bukti kasus gratifikasi pengurusan pencabutan red notice Djoko Tjandra.

Sigit menegaskan dalam menangani kasus Djoko Tjandra, pihaknya sejak awal telah menyatakan komitmennya tersebut.

Kasus ini menemui titik terang setelah tim Bareskrim Polri yang dipimpin Kabareskrim Sigit berhasil menangkap Djoko di Malaysia dan membawanya pulang ke Tanah Air pada Kamis (30/7).

Penangkapan Djoko Tjandra merupakan instruksi langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Kapolri Jenderal Idham Azis.

Atas instruksi Presiden Jokowi tersebut, Kapolri Idham Azis membentuk Tim Khusus Bareskrim untuk mencari keberadaan Djoko Tjandra.

Pasca anak buahnya yakni Brigjen Pol Prasetijo Utomo tersangkut kasus Djoko Tjandra, Kabareskrim langsung mencopot jabatan Prasetijo dari jabatannya sebagai Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri.

Pencopotan jabatan ini merupakan bagian dari komitmennya untuk menindak anggota Polri yang melanggar serta upaya pembenahan internal menuju pelayanan Polri yang profesional, bersih dan transparan.

“Di awal kasus ini bergulir, Bareskrim telah menyatakan sedang melakukan pembenahan internal menuju pelayanan yang profesional, bersih dan transparan. Hingga kini terus kami galakkan. Komitmen itu akan terus kami jaga,” kata Sigit.

Pada Jumat (16/10), penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menyerahkan berkas perkara tahap II berupa penyerahan barang bukti dan tersangka kasus gratifikasi pengurusan pencabutan red notice kepada Kejaksaan.

Empat tersangka yang diserahkan ke Kejaksaan yakni Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo, Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi.

Pelimpahan tahap II ini menandakan mereka akan segera disidang di pengadilan.

“Penyidikan di Polri untuk kasus pemalsuan surat jalan dan kasus suap status red notice sudah selesai dan saat ini kasus sudah dilimpahkan ke Kejaksaan, tinggal kami lihat perjalanannya di proses sidang,” tutur mantan Kadiv Propam Polri ini.

Sementara untuk kasus surat jalan palsu, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri telah menyerahkan berkas tahap II ke Kejaksaan pada Senin (28/9).

Tiga tersangka yang diserahkan ke Kejaksaan yakni mantan pengacara Djoko Tjandra, Anita Dewi Anggraeni Kolopaking; Brigjen Prasetijo Utomo dan Djoko Tjandra.

Saat ini kasus surat jalan palsu masih disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

BKPM

Nasional

Cara Bahlil Babat Oknum Penghambat Investasi di Indonesia
Juliari Batubara

Nasional

Ini Sosok Pengganti Sementara Tugas Mensos Juliari Batubara
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Upayakan Jemput 78 WNI di Kapal Diamond Princess

Nasional

Hari Ini Kuota Internet Belajar Siswa dan Guru Dikirim Langsung ke Nomor Peserta, Berikut Besar Subsidinya
apahabar.com

Nasional

Polisi Tetapkan FA Tersangka Kasus Penipuan Proyek Asian Games 2018
apahabar.com

Nasional

Dihempas Tsunami, 4 Warga Pulau Sangiang Tewas
apahabar.com

Nasional

Kisah Perjuangan Kartini Untuk Indonesia
apahabar.com

Nasional

Kalsel Waspada ‘People Power’, Kapolda: Masyarakat Sudah Pintar, Tak Terpengaruh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com