3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian

- Apahabar.com Kamis, 29 Oktober 2020 - 15:00 WIB

2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian

Ahdiat (lima dari kanan) dan Renaldi (empat dari kanan) saat mimbar bebas perayaan sumpah pemuda di Banjarmasin, Rabu (28/10) sore. apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Ahdiat Zairullah, dan Renaldi telah ditetapkan sebagai tersangka. Dugaan pelanggaran penyampaian pendapat di muka umum kedua mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini memasuki babak baru.

Pasalnya kuasa hukum para terlapor menduga ada miskomunikasi di internal kepolisian soal penetapan tersangka keduanya.

Penetapan tersangka kedua pengurus BEM ULM itu buntut daripada demo penolakan Omnibus Law jilid di Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Kamis 15 Oktober kemarin.

Terus bergulirnya kasus rupanya ikut mengundang perhatian Rektor ULM Sutarto Hadi. Sang rektor menyatakan siap pasang badan untuk kedua mahasiswanya. Pendampingan akan diberikan melalui Wakil rektor (Warek) III ULM bidang kemahasiswaan.

“Jadi kita serahkan kepada Warek III untuk mendampingi mereka mencari solusi terbaik,” ujarnya dihubungi apahabar.com, Kamis (29/10).

Sutarto berharap upaya pemidanaan kedua mahasiswanya segera berakhir. Terkait jalan damai, ia belum mendapatkan laporan penuh dari Warek III ULM tentang kelanjutan kasus.

“Nanti insyallah kalau kita dapat laporan dari beliau, kita mencari cara terbaik untuk menyelesaikan,” imbuhnya.

Lebih jauh bahwa dirinya tidak mengetahui secara detail tentang persoalan yang menyandung kedua mahasiswanya.

“Kita juga tahu dari wartawan,” ucapnya.

Di lain sisi Sutarto tampak enggan menyanksi para mahasiswa yang ikut serangkaian aksi demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Banjarmasin. Dirinya tidak bisa pukul rata kepada mahasiswanya tersebut.

“Kita lihat dulu,” ucapnya.

Penetapan Tersangka Diragukan

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hadapi Resesi, Pemprov Kalsel Dorong UMKM Lewat Program PEN
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Diguyur Hujan,  BMKG Syamsuddin Noor: Sudah Diperkirakan
apahabar.com

Kalsel

PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri
apahabar.com

Kalsel

Anak Muda di Indonesia Harus Diberi Ruang Untuk Berkarya
apahabar.com

Kalsel

Pagi Buta, Bangunan di Pasar Kandangan Dilalap Api
apahabar.com

Kalsel

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Ormas Islam Kalsel Tuntut Perlindungan Ulama
apahabar.com

Kalsel

Buntut Polemik Reklame, DPRD Banjarmasin Bakal Panggil Satpol PP
apahabar.com

Kalsel

Siaga, Hujan Kembali Bakal Mengguyur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com