Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

3 Keutamaan Amalan Sunnah yang Sering Diabaikan

- Apahabar.com Sabtu, 3 Oktober 2020 - 11:14 WIB

3 Keutamaan Amalan Sunnah yang Sering Diabaikan

Banyak orang mengira, ibadah sunah hanya pelengkap amalan wajib yang sifatnya sukarela. Foto-Ilustrasi/Reuters

apahabar.com, JAKARTA – Banyak yang mengira ibadah sunah hanya pelengkap amalan wajib yang sifatnya sukarela. Bila sempat, dikerjakan. Jika tidak, ditinggalkan begitu saja.
Amalan sunah sering ditinggalkan karena kurangnya pengetahuan akan keistimewaan ibadah ini.

Dilansir apahabar.com dari Republika, meninggalkan ibadah sunah berarti kerugian baginya karena tidak memperoleh pahala saat ada kesempatan untuk meraihnya.
Suatu ketika, Rasulullah SAW menawarkan kepada Rabi’ah bin Malik Al-Aslami, ”Mohonlah sesuatu!” Rabi’ah menjawab, ”Aku memohon agar dekat Anda di surga.” Lalu, beliau bertanya,

”Adakah permohonan lainnya?” Rabi’ah menjawab, ”Itu saja.” Beliau bersabda, ”Bantulah dirimu dengan memperbanyak sujud.” (HR Muslim).
Rasulullah SAW bahkan memperingatkan mereka yang malas beribadah sunnah, ”Siapa membenci sunnahku, bukan golonganku.” (HR Muttafaq Alaih).

Selain itu, ibadah sunnah memiliki beberapa keistimewaan. Pertama, bisa dekat dengan Rasulullah SAW di surga. Dijelaskan hadits di atas, memperbanyak sujud adalah dengan banyak mengerjakan sholat sunnah. Amalan inilah yang akan mengantarkan pelakunya menyertai Rasulullah di surga.
Beliau bahkan mendapatkan penghargaan untuk menempati surga paling tinggi (maqaman mahmudan) berkat sholat sunah tahajud yang jarang beliau tinggalkan.

“Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS Al-Isra’ [17]: 79).

Kedua, menyempurnakan ibadah wajib. Rasulullah bersabda:

”Amal yang pertama kali dihisab hari kiamat adalah sholat. Jika baik maka dia akan beruntung dan sukses, jika buruk maka dia menyesal dan rugi. Allah SWT berfirman kepada malaikat, ‘Periksalah sholat hamba-Ku, cukup atau kurang? Jika cukup, catat. Jika kurang, periksa lagi, apakah hamba-Ku punya amal sholat sunah? Jika punya, kekurangan sholat wajibnya ditambal sholat sunahnya.’ Baru setelah itu, amalnya dihisab.” (HR Abu Dawud).

Ketiga, menyucikan jiwa pelakunya. Rasul bersabda:

”Lima perkara termasuk fitrah: mencukur bulu kemaluan, khitan, memotong kumis, mencabut bulu ketiak, dan memotong kuku.” (HR Bukhari).
Keempat, menjadi wali dan kekasih Allah SWT yang selalu dicintai-Nya.

Saat Allah mencintainya, Allah akan menyertai pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, tangannya yang ia gunakan untuk memegang, dan kakinya yang ia gunakan untuk berjalan.

“Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku akan mengabulkan. Dan, jika ia memohon perlindungan, pasti Aku akan mengabulkan untuknya.” (HR Bukhari)

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Arab Saudi Minta Umat Islam Bersabar Menunggu Kepastian Haji
apahabar.com

Habar

‘Studi Banding’ ke PCNU Banjar, Rais Syuriah NU HST: Kami Datang ke Tempat yang Tepat
apahabar.com

Religi

Saat Qarun Memilih Tunduk kepada Dewa Sobek
apahabar.com

Religi

Dakwah Melalui Institusi Negara Kerajaan Banjar
apahabar.com

Habar

Arab Saudi Mulai Terapkan Umrah dengan Kapasitas Lebih Besar
apahabar.com

Religi

Malam Tahun Baru, MUI: Jangan Bakar Petasan
apahabar.com

Habar

Hewan Kurban Bisa Jadi Haram, Jika Tidak Disembelih Secara Syar’i
apahabar.com

Habar

Syekh Jaber Ajak Santri Darul Hijrah Cintai Al-Quran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com