Kalsel Tidak Izinkan Tenaga Kerja Asing Masuk Berhasil ke Antariksa, Miliarder Dunia Jeff Bezos Disebut Titisan Alien Demang Lehman Sosok Panglima Perang Banjar, Penelusuran Misteri Kematian dan Makamnya Hari Ini, Belasan Pasien Covid-19 Tanah Bumbu Sembuh! Khawatir Ada Korban, Warga Kotabaru Ramai-Ramai Tangkap Buaya Liar

3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Tak Ber-IMB, Inspektorat Turun Tangan

- Apahabar.com     Selasa, 27 Oktober 2020 - 14:23 WITA

3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Tak Ber-IMB, Inspektorat Turun Tangan

Jembatan Kelayan salah satu dari tiga proyek strategis di Banjarmasin yang belum mengantongi IMB. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Tiga proyek strategis di Banjarmasin jadi sorotan publik. Inspektorat pun turun tangan.

Pasalnya tiga proyek bernilai miliaran rupiah hingga kini belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Namun pengerjaannya terus berjalan.

Ketiga proyek infrastruktur dimaksud yaitu Jembatan Bromo, Jembatan HKSN 1 dan Jembatan Kelayan.

Plt Kepala Inspektorat Banjarmasin, Mukhyar menyampaikan idealnya segala sesuatu tentang pembangunan harus mempunyai IMB.

“IMB bangunan milik pemerintah tidak ada biaya yang dibayar tapi mengurus adminitrasi saja,” ujarnya dihubungi apahabar.com, Selasa (27/10) siang.

Namun Mukhyar memaklumi pembangunan tersebut berjalan tanpa mengantongi IMB.

Kemungkinan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terlalu banyak target penyelesaian fisik pada tahun ini.

Makanya ketiga jembatan tersebut dikerjakan tanpa IMB yang diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Ini bisa jadi pelajaran untuk mereka ke depan untuk melengkapi IMB sebelum dikerjakan,” ucapnya.

Selain itu Mukhyar menerangkan terlewatkannya pembangunan ketiga jembatan ini tanpa IMB cukup disayangkan.

Satu sisi, dia menilai publik juga sangat memerlukan kehadiran ketiga jembatan tersebut sebagai infrastruktur penghubung.

“Pembangunan ini jangan mengorbankan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Inspektorat, lanjut Mukhyar, telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan DPMPTSP. Ia meminta sesegera mungkin IMB diterbitkan.

Berdasarkan catatannya salah satu berkas persyarakatan IMB adalah surat keterangan dari rukun tetangga (RT) dan kelurahan di kawasan pembangunan.

“Mudah sebenarnya, kalau berkasnya lengkap satu minggu selesai IMB,” ucapnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bantu Perekonomian Warga Kotabaru, Indocement Sulap Galian Tambang Jadi Keramba Budidaya Ikan
apahabar.com

Kalsel

Kembali Hujan, Simak Ramalan BMKG untuk Kalimantan Selatan
BirinMu

Kalsel

Update Penghitungan Sementara Pilkada Kalsel, KPU: 2.641 TPS, H2D 52%, BirinMu 48%
apahabar.com

Kalsel

Di Hadapan Bupati Banjar, Menpar RI Berani Bertaruh Jika Penghijauan Digalakkan
UKJ IJTI Kalsel

Banjarmasin

Di Akhir Masa Jabatan, Ketua IJTI Kalsel: Jangan Ada Diskriminasi Terhadap Organisasi Kewartawanan
apahabar.com

Kalsel

Peduli Korban Kebakaran di Kotabaru, Gabungan BPK Batola Turun ke Jalan
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel 8 April: Kabar Gembira, 2 Pasien Dinyatakan Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Kisah Tukiman, Perantauan Jawa yang Peduli Meratus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com