3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Tak Ber-IMB, Inspektorat Turun Tangan

- Apahabar.com Selasa, 27 Oktober 2020 - 14:23 WIB

3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Tak Ber-IMB, Inspektorat Turun Tangan

Jembatan Kelayan salah satu dari tiga proyek strategis di Banjarmasin yang belum mengantongi IMB. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Tiga proyek strategis di Banjarmasin jadi sorotan publik. Inspektorat pun turun tangan.

Pasalnya tiga proyek bernilai miliaran rupiah hingga kini belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Namun pengerjaannya terus berjalan.

Ketiga proyek infrastruktur dimaksud yaitu Jembatan Bromo, Jembatan HKSN 1 dan Jembatan Kelayan.

Plt Kepala Inspektorat Banjarmasin, Mukhyar menyampaikan idealnya segala sesuatu tentang pembangunan harus mempunyai IMB.

“IMB bangunan milik pemerintah tidak ada biaya yang dibayar tapi mengurus adminitrasi saja,” ujarnya dihubungi apahabar.com, Selasa (27/10) siang.

Namun Mukhyar memaklumi pembangunan tersebut berjalan tanpa mengantongi IMB.

Kemungkinan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terlalu banyak target penyelesaian fisik pada tahun ini.

Makanya ketiga jembatan tersebut dikerjakan tanpa IMB yang diterbitkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Ini bisa jadi pelajaran untuk mereka ke depan untuk melengkapi IMB sebelum dikerjakan,” ucapnya.

Selain itu Mukhyar menerangkan terlewatkannya pembangunan ketiga jembatan ini tanpa IMB cukup disayangkan.

Satu sisi, dia menilai publik juga sangat memerlukan kehadiran ketiga jembatan tersebut sebagai infrastruktur penghubung.

“Pembangunan ini jangan mengorbankan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Inspektorat, lanjut Mukhyar, telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan DPMPTSP. Ia meminta sesegera mungkin IMB diterbitkan.

Berdasarkan catatannya salah satu berkas persyarakatan IMB adalah surat keterangan dari rukun tetangga (RT) dan kelurahan di kawasan pembangunan.

“Mudah sebenarnya, kalau berkasnya lengkap satu minggu selesai IMB,” ucapnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PTS Sulit Bayar Gaji Dosen, LLDIKTI Kalsel: Belum Ada Aduan
apahabar.com

Kalsel

Hotel dan Penginapan di Martapura dan Banjarbaru Sudah Penuh
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Siaga Karhutla, Ring Satu Jadi Atensi
apahabar.com

Kalsel

PT BMB Bagikan Ribuan Masker Pada Warga Kaladan Tapin
apahabar.com

Kalsel

Berkah Anak-anak Pengupas Udang di Pesisir Sungai Simpang Jelai
apahabar.com

Kalsel

Luar Biasa, Bocah 9 Tahun Mahir Mengemudikan Excavator
apahabar.com

Kalsel

Api di Rumah Aluh Bakul Dipicu Korsleting
apahabar.com

Kalsel

Kiat Sukses Ratusan Polisi Kawal Aksi Tolak RUU-HIP di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com