Begal Sadis di Gunung Kayangan Ditembak Sebelum Beraksi di Bali Temui Pacar, Begal Sadis di Gunung Kayangan Pelaihari Ditembak Petugas Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos

4 Tahun Dipenjara, Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari Bebas

- Apahabar.com Sabtu, 31 Oktober 2020 - 13:41 WIB

4 Tahun Dipenjara, Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari Bebas

Usai menjalani 4 tahun penjara, mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari bebas, Sabtu (31/10). Foto- Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menjalani 4 tahun pejara, akhirnya mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari telah bebas murni, Sabtu (31/10).

Siti Fadilah Supari dipenjara dalam perkara korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) pada 2005 dan menerima gratifikasi sebesar Rp1,9 miliar.

“Telah dibebaskan hari ini, Sabtu 31 Oktober 2020, warga binaan atas nama Dr dr Hj Siti Fadillah Supari Sp Jp, usia 69 tahun, pidana empat tahun,” ujar Kabag Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti, Sabtu.

Rika mengatakan Fadilah dibebaskan karena telah selesai menjalani pidana pokok dan pidana denda. Adapun pidana tambahan berupa uang pengganti juga telah dibayarkan ke negara.

Fadilah telah diserahterimakan dari pihak Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Pondok Bambu, Jakarta ke pihak kuasa hukum yang bersangkutan. “Proses berjalan lancar sesuai protokol kesehatan,” ujar Rika.

Diketahui Siti Fadilah pada 16 Juni 2017 divonis empat tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan ditambah harus membayar uang pengganti Rp 550 juta karena dinilai terbukti melakukan dua perbuatan.

Perbuatan pertama yaitu merugikan keuangan negara senilai Rp 5,783 miliar dalam kegiatan pengadan alat kesehatan (alkes) guna mengantispasi kejadian luar biasa (KLB) 2005 pada Pusat Penaggulangan Masalah Kesehatan (PPMK) dengan melakukan penunjukan langsung (PL) kepada PT Indofarma Tbk.

Sedangkan perbuatan kedua adalah Siti Fadilah menerima suap sebesar Rp 1,9 miliar karena telah menyetujui revisi anggaran untuk kegiatan pengadaan alat kesehatan (alkes) I serta memperbolehkan PT Graha Ismaya sebagai penyalur pengadaan Alkes I tersebut.

Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Helikopter Angkut 3 WNA Jatuh di Lombok Tengah
apahabar.com

Nasional

Jelang Lebaran, Jasa Marga Catat 430 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta
apahabar.com

Nasional

Warga Terpapar Covid-19 di Surabaya Diberikan Tanda Khusus
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Ucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri
apahabar.com

Nasional

SBY Setia Temani Sang Istri yang ‘Melawan’ Kanker Darah
apahabar.com

Nasional

Untuk Para Pemilih, Jangan Telat ke TPS!
Jemaah Pejalan Kaki di Simpang 4 Banjarbaru Diantar Relawan BPK

Nasional

Jemaah Pejalan Kaki di Simpang 4 Banjarbaru Diantar Relawan BPK
HPN 2020

Nasional

Hari Pers Nasional Bersama Jokowi, Simak Jadwalnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com