Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah

Ahli Tak Sarankan 2 Olahraga Ini Selama Pandemi Covid-19

- Apahabar.com Rabu, 28 Oktober 2020 - 13:25 WIB

Ahli Tak Sarankan 2 Olahraga Ini Selama Pandemi Covid-19

Ilustrasi berolahraga. Foto-Freepik

apahabar.com, JAKARTA – Ternyata tidak semua jenis olahraga disarankan untuk dilakukan selama masa pandemic Covid-19. Usahakan, pilih jenis olahraga yang bisa tetap menjaga jarak dan hindari yang melibatkan banyak orang.

Ketua Tim Pedoman dan Protokol dari Tim Mitigasi PB IDI, DR dr Eka Ginanjar SpPD-KKV, mengatakan jika ingin melakukan olahraga, demi keamanan dan terhindar dari penularan Covid-19, harus dilihat dulu dari faktor risikonya.

“Gak mungkin olahraga yang banyak orangnya. Saya saat ini menyarankan lebih baik olahraga yang solitaire, jangan main futsal atau basket. Kenapa? Karena agak sulit untuk bisa menjaga jarak. Main basket gak mungkin menjaga jarak,” ujarnya, kutip apahabar.com dari VIVA.co.id.

Lebih lanjut, dokter Eka lebih menyarankan jenis-jenis olahraga, seperti naik sepeda, berjalan kaki, dan jogging. Lalu, bagaimana dengan berenang?

“Berenang kalau sendirian boleh. Berenang gimana caranya kalau pakai masker? Intinya gini, kalau sendirian gak papa buka masker, pastikan gak ada orang, silakan buka masker. Tapi, begitu ketemu orang, langsung pakai maskernya,” kata dia.

Menurut Eka, jika terpaksa harus berolahraga di tempat ramai, pastikan masker jangan sampai dilepas. Tapi jika tidak bisa, lebih baik menghindari tempat-tempat ramai.

“Car Free Day segala macam, ketemu orang banyak, itu jangan sampai lepas maskernya dan selalu jaga jarak. Jadi prinsipnya sama, masker apa yang kita pakai, tergantung risikonya. Jadi kalau kira-kira ketemu orang banyak, minimal pakai masker kain yang sesuai tiga lapis atau masker bedah,” tutup dr Eka Ginanjar.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Keren! Android 11 Bakal Dilengkapi Fitur Mengembalikan Foto yang Terhapus
apahabar.com

Gaya

Pentingkah Pakai Penyangga Masker? Simak Kata Pakar
apahabar.com

Gaya

7 Fakta Unik Kucing Savannah, Jinak dan Tidak Takut Anjing
7 Cara Atur Keuangan di Tengah Covid-19

Gaya

7 Cara Atur Keuangan di Tengah Covid-19
Performa HP Melambat? Lakukan 6 Cara Ini!

Gaya

Performa HP Melambat? Lakukan 6 Cara Ini!
Adobe

Gaya

Adobe Flash Player Berakhir Mulai 12 Januari, Pengguna Disarankan Hapus Program
apahabar.com

Gaya

Tips Buat Pengendara Motor Agar Bebas dari Corona
apahabar.com

Gaya

Facebook Akan Perkenalkan Mode Gelap untuk Aplikasi Selular
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com