Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Airlangga Hartarto Berharap Vaksin Covid-19 Sudah Masuk Indonesia Desember 2020

- Apahabar.com Jumat, 30 Oktober 2020 - 14:40 WIB

Airlangga Hartarto Berharap Vaksin Covid-19 Sudah Masuk Indonesia Desember 2020

Ilustrasi vaksin. Foto-Reuters

apahabar.com, JAKARTA – Vaksin Covid-19 yang sudah diuji coba klinis di negara lain diharapkan masuk ke Indonesia akhir tahun ini.
“Dalam hal pengadaan vaksin jadi yang juga sudah dilakukan uji klinis di negara lain itu diharapkan sudah bisa masuk ke Indonesia Desember 2020,” harap Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, Jumat (30/10).

Menteri Koordinator bidang Perekonomian itu juga mengungkapkan pihaknya telah menerima kabar laporan interim dari proses uji klinis di Bandung bahwa pada minggu pertama bulan Desember 2020 mendatang hasilnya sudah bisa dievaluasi.

Meski demikian, Airlangga menegaskan bahwa persetujuan terkait penggunaan vaksin untuk Covid-19, tetap harus melalui evaluasi dan izin Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM.

Karena BPOM akan menjadi wakil pemerintah dalam mengecek terpenuhinya segala prosedur terkait proses uji coba klinis, pada vaksin COVID-19 dari berbagai varian dan produsen tersebut.

“Vaksin itu pintunya ada di Badan POM sebagai FDA (Food and Drug Administration)-nya Indonesia. Dengan demikian tentunya prosedur dari uji klinis harus dipenuhi,” ujar Airlangga, dikutip dari Viva.

Dengan prosedur yang dipatuhi untuk emergency use authorisation atau otorisasi penggunaan darurat, diharapkan BPOM bisa melakukan evaluasi dengan semua laporan hasil uji coba klinis yang dilakukan di negara lain, termasuk di Brazil.

“Kuncinya tetap dari Badan POM, (bahwa vaksin) dari Sinovac ini ada dalam bentuk jadi dan jumlahnya ada sekitar tiga juta vaksin yang akan masuk secara bertahap,” kata Airlangga.

Mantan Menteri Perindustrian itu melanjutkan ada juga yang dalam bentuk bahan baku, yang prosesnya akan diproduksi oleh PT Bio Farma Persero dengan jumlah setara 15 juta dosis vaksin di tahap awal.

“Dengan demikian, tentunya Bapak Presiden mengarahkan bahwa ini akan bisa dimulai saat Badan POM sudah mengeluarkan emergency use authorisation,” ujar Menko Airlangga Hartarto.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Hanya Unggul di Kotabaru
apahabar,com

Nasional

Kalimantan Jadi Ibu Kota RI, Deputi Menteri Bungkam Soal Tudingan Walhi
apahabar.com

Nasional

Kementerian Ketenagakerjaan Alokasikan Bantuan Subsidi Upah Rp 37,7 triliun
apahabar.com

Nasional

Tanggulangi Covid-19, BPP Hipmi Bantu Ribuan Masker Sensi
apahabar.com

Nasional

Harimau Sumatera Muncul di Konsesi PT Api Bengkulu
apahabar.com

Nasional

Curah Hujan Tinggi, Kalsel Waspada DBD 
apahabar.com

Hukum

Kejam, Seorang Sopir Pribadi Disiksa hingga Dicabut Kukunya
apahabar.com

Nasional

Tsunami Banten, Tidak Dipicu oleh Gempa Bumi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com