Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Aksi Demonstrasi di Depan Kantor DPRD Kalteng, Peserta Aksi Tak Sebanyak Hari Pertama

- Apahabar.com Kamis, 15 Oktober 2020 - 13:48 WIB

Aksi Demonstrasi di Depan Kantor DPRD Kalteng, Peserta Aksi Tak Sebanyak Hari Pertama

Para mahasiswa menggelar salat zuhur berjemaah di sela aksi demonstrasi, Kamis (15/10). Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKARAYA – Ratusan mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) kembali menggelar aksi demonstrasi penolakan pengesahan undang-undang (UU) Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Kalimantan Tengah, Kamis (15/10).

Namun, dari pantauan wartawan apahabar.com di lapangan, peserta aksi tidak sebanyak demo hari pertama yang digelar minggu lalu.

Informasi dihimpun, para mahasiswa memang sengaja membatasi jumlah peserta demo hanya 300 orang. Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya penyusup.

Pada demo sebelumnya, tidak ada satupun anggota dewan yang bisa ditemui karena sedang melakukan kunjungan kerja di luar kota.

Tapi kali ini, Ketua DPRD Kalteng Wiyatno, tampak berada di tempat untuk menerima perwakilan mahasiswa. Perwakilan demonstran sempat diajak berdialog di ruang yang sudah disediakan.

Namun, ajakan itu ditolak. Mereka tetap memilih berorasi di luar.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo, Danrem 102 Panjung Brigjen TNI Purwo Sudaryanto dan Kabinda Kalteng Brigjen Pol Urip, memantau langsung aksi demonstrasi dari halaman Kantor DPRD Kalteng.

Namun saat azan berkumandang, para demonstran menghentikan aktivitas aksi dan menggelar salat zuhur di lokasi demonstrasi.

Demo kali ini terlihat lebih tertib dan tidak terlalu ngotot. Para petugas terlihat lebih santai dalam melakukan pengamanan.

Hingga berita ini ditayangkan, para demonstran siap-siap kembali menyuarakan aspirasi menentang adanya UU Ciptaker dan meminta dibatalkan.

Sementara itu Kabag Ops Polresta Palangka Raya Kompol Hemat Siburian, mengatakan 750 personel dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi.

Mereka terdiri dari TNI sebanyak 50 orang, satgas Covid-19 Kota Palangka Raya 150 orang serta Polresta dan Polda Kalteng 550 orang.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Jelang Ramadan, Demokrat Kalteng Bentuk Badan Amil Zakat Bantu Duafa Terdampak Corona
apahabar.com

Kalteng

Pemprov Kalteng Janji Naikkan Gaji Guru Honor
apahabar.com

Kalteng

Disapu Puting Beliung, Satu Rumah di Sei Pitung Kapuas Rusak
apahabar.com

Kalteng

Habib Ismail Serahkan Bantuan Pemprov Kalteng ke Korban Kebakaran di Pujon
Covid-19

Kalteng

30 Menit Usai Divaksin Covid-19, Keadaan Pejabat di Kalteng Tanpa Gejala
apahabar.com

Kalteng

2 Warganya Positif Corona, Kalteng Naik Status
apahabar.com

Kalteng

2 Hektare Lahan di Kumai, Terbakar atau Dibakar?
apahabar.com

Kalteng

Ben-Ujang Klaim Cukup Kursi, Tinggal Daftar di KPU
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com