Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Alih Fungsi, Sejumlah Penyewa Toko di Tabalong Diberi SP 1

- Apahabar.com Senin, 5 Oktober 2020 - 14:08 WIB

Alih Fungsi, Sejumlah Penyewa Toko di Tabalong Diberi SP 1

Petugas Disperindag Tabalong menempel surat peringatan ke-1 kepada penyewa toko yang menutup tokonya. Foto-apahabar.com/Amin.

apahabar.com,TANJUNG – Sejumlah penyewa toko milik Pemkab Tabalong diberi surat peringatan pertama (SP1) oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), Senin (5/10).

Diberikannya SP1 ini karena para pemegang hak sewa toko atau kios pasar, berpotensi merugikan negara, karena tidak menjalankan kewajiban pembayaran retribusi/sewa toko/kios, masih memiliki hutang retribusi/sewa serta memindahtangankan hak sewa kepada pihak lain tanpa seizin Pemerintah Daerah.

Kepala Disperindag Kabupaten Tabalong, Husin Anshari mengatakan kegiatan yang dilakukan bersama jajarannya ini dalam rangka penegakkan Perda Nomor 12 Tahun 2010 tanggal 02 Agustus 2010 tentang Retribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan.

Menurut hasil pemantauan langsung yang telah dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabalong, sebagian besar toko/kios di Pusat Kuliner Mabu’un tidak digunakan sebagaimana mestinya, bahkan digunakan tidak sesuai dengan peruntukkannya.

Oleh karena itu, para pedagang yang diberikan hak pakai atas toko/kios yang terletak di Pusat Kuliner Mabu’un sebagaimana kondisi di atas, diberikan sanksi berupa SP1 yang berlaku selama 2 pekan sejak surat ini diterbitkan.

“Kita memberikan SP1 berlaku selama 2 minggu sejak surat ini diterbitkan, bila tidak mengindahkan kita beri SP2 dan SP3 hingga pengambilan kembali toko tersebut dan diserahkan kepada pedagang lain yang siap memanfaatkannya, ” kata Husin Anshari.

Ditambahkannya, selama masa sanksi, para pedagang diinstruksikan untuk membuka toko/kios tersebut dan menggunakan kembali sesuai dengan ketentuan.

Selanjutnya penertiban ini akan dilakukan juga di Pasar Tanjung, Kelua, Murung Pudak, dan pasar-pasar lainnya di wilayah Kabupaten Tabalong.

Sementara itu, indikasi penyalahgunaan di Pasar Kuliner, selain banyak yang tutup dan dijadikan tempat tinggal, juga halamannya digunakan parkir kendaraan bermotor.

“Sedangkan di pasar-pasar lainnya, toko dan kios tidak digunakan untuk berjualan atau tutup,” pungkas Husin.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tabalong

Hingga Oktober 2020, 141 Titik Hotspot Terdeteksi di Tabalong
apahabar.com

Tabalong

Hotspot Terpantau, Tim Karhutla Tabalong Terkendala Akses Jalan
apahabar.com

Tabalong

BPBD Tabalong Bantu Korban Kebakaran di Seberang Stadion Tabalong
apahabar.com

Tabalong

Dua Desa di Tabalong Dapat Bantuan Program TPS 3R Senilai Rp1,2 Milyar
apahabar.com

Tabalong

Belum Ada Rambu Lalin untuk Pesepeda, Dishub Tabalong Segera Lakukan Pemasangan
apahabar.com

Tabalong

DC Entertainment Minta Izin Beroperasi, Kesbangpol Tabalong Masih Tunggu Arahan
apahabar.com

Tabalong

Tak Ada Kelangkaan, Pasokan Gas Melon di Tabalong Aman
apahabar.com

Tabalong

Harga Mulai Merangkak Naik, Petani di Tabalong Semringah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com