Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Antusiasme Warga Prancis Belajar Bahasa Indonesia Selama Pandemi

- Apahabar.com Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:32 WIB

Antusiasme Warga Prancis Belajar Bahasa Indonesia Selama Pandemi

Ilustrasi warga Paris. Foto-katadata.com

apahabar.com, LONDON – Warga Perancis sedang antusias mengikuti kursus bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang digelar secara daring.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Paris, Prof. Warsito mengatakan semester kali ini merupakan semester kedua pelaksanaan kursus BIPA di tengah-tengah pandemi Covid-19 yang menghalangi tidak saja dari Paris juga dari negara lainnya.

Hal ini menjadi pertimbangan utama kursus BIPA tetap dilakukan meskipun tidak di dalam ruang Balai Desa KBRI Paris seperti biasanya.

Evaluasi tahun lalu dari pelaksanaan kursus daring adalah adaptasi bagi peserta maupun pengajar serta kesulitan mengevaluasi prononsasi.

“Namun, karena masa Covid di Prancis ini sudah sejak awal tahun, maka semua komunitas terdorong untuk beradaptasi dalam bekerja dan belajar secara daring,” ujarnya seperti dikutip dari Antara, Kamis (22/19).

Menurut Prof. Warsito, Pelaksanaan kursus BIPA secara daring justru membuka kesempatan bagi peserta di luar Paris bahkan luar Prancis untuk ikut belajar.

“Semester lalu ada peserta yang berasal dari Inggris. Nah semester ini bahkan ada peserta dari Swedia, Irlandia, dan Belgia. Beberapa peserta juga berasal dari luar Paris seperti Toulouse, Marseille, Orleans, Bordeaux dan Strasbourg,” ujar Prof. Warsito.

Semester ini, kursus BIPA dibuka untuk kelas pemula dan kelas lanjutan serta diikuti lebih dari 58 peserta yang mayoritas berusia 20-40 tahun.

Kursus dimulai pukul 18.30 hingga 20.30 setiap Rabu dan Jumat, masing-masing sebanyak 10 kali pertemuan.

Kelly, peserta kursus dari Belgia mengatakan bahwa sudah lama berminat mempelajari bahasa Indonesia, namun kesulitan karena sebelumnya harus datang ke kedutaan.

Peserta yang lain, Valentin El Sayed dari Toulouse, berjarak sekitar 700 km dari Paris ke arah selatan, yang berprofesi sebagai dosen, mengatakan bahwa ketertarikannya kepada bahasa Indonesia dikarenakan keinginan menjalin kerja sama riset dengan institusi di Indonesia.

Latar belakang profesi peserta kursus bermacam-macam, profesi manajer mendominasi sebanyak 27 persen, pelajar 24 persen dan peserta lainnya berlatar belakang konsultan, engineer dan seniman.

Menurut Warsito, suasana pembelajaran di ketiga kelas BIPA berlangsung secara lancar dan penuh antusias dari para peserta. Para peserta juga mengapresiasi pengajar BIPA yang memiliki kemampuan mendampingi peserta dengan baik.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Soal Karikatur Nabi Muhammad, Simak Pesan Sheikh Sudais
apahabar.com

Internasional

Pasien Sembuh Covid-19 Rentan Alami Gangguan Kejiwaan, Simak Penjelasannya

Internasional

Albert Einstein dan Lebah Zombie, Pertanda Kiamat?
Anak Tertua Trump

Internasional

Positif Covid-19, Anak Tertua Trump Diisolasi
apahabar.com

Internasional

Malaysia Akhiri PKPB 9 Juni, Masyarakat Diperbolehkan Lakukan Perjalanan
apahabar.com

Internasional

Waspada, Kasus Covid-19 Global Tembus 12 Juta
apahabar.com

Internasional

Postingan Hina Rasulullah, Picu Kerusuhan Berdarah di India
apahabar.com

Internasional

Buku Diary Perang Dunia II Ungkap Letak Harta Karun Nazi Bernilai Miliaran Dolar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com