Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

APBD Murni 2021 Dipangkas Rp 300 Miliar, Kesejahteraan Warga Kalsel Tetap Prioritas

- Apahabar.com Selasa, 27 Oktober 2020 - 12:19 WIB

APBD Murni 2021 Dipangkas Rp 300 Miliar, Kesejahteraan Warga Kalsel Tetap Prioritas

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar. Foto-apahabar.com/dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemangkasan besar-besaran dana transfer daerah dari pemerintah pusat dalam APBD Murni 2021 akan terjadi, bahkan nominalnya mencapai Rp 300 miliar.

Kendati demikian, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tetap mengupayakan pembangunan berjalan secara optimal.

Terutama pembangunan infrastruktur yang sangat diperlukan oleh masyarakat di 13 kabupaten atau kota.

Pembangunan ini bertujuan untuk menunjang aktivitas dan kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas hidup.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar mengatakan pihaknya menetapkan sejumlah prioritas agar pembangunan tetap berjalan.

“Yang pasti skala prioritas itu jadi fokus utama kita,” ucap Roy, belum lama tadi.

Salah satunya yakni program kepala daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terlebih di tengah Pandemi Covid-19 sekarang.

Sehingga harus ada upaya lebih keras agar kepentingan masyarakat tidak menjadi korban pasca-pemangkasan anggaran tersebut.

“Kondisinya berbeda karena memang transfer dari pusat berkurang hingga Rp 300 miliar pada tahun depan,” kata Kepala PUPR Kalsel ini.

Roy mengungkapkan, alokasi anggaran yang dimiliki pemerintah provinsi pada tahun depan juga tetap mengalami pengalihan atau reposisi untuk penanganan dampak Pandemi Covid-19.

“Meski tahun depan diperkirakan kurva akan melandai dan vaksin sudah dapat ditemukan, namun dampak yang dirasakan masyarakat di berbagai sektor kehidupan akan tetap ada,” beber Roy.

“Di antaranya seperti sektor pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian yang mengalami keterpurukan hebat sejak awal Pandemi Covid-19,” pungkas Roy.

Editor: Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Siang Hari BMKG Prakirakan Batulicin Diguyur Hujan Disertai Petir

Kalsel

Siang Hari BMKG Prakirakan Batulicin Diguyur Hujan Disertai Petir

Kalsel

Asyik Berjualan, Pelayan Warung Non-Halal di Banjarmasin Tertangkap Basah
apahabar.com

Kalsel

Kunker DPRD Banjarmasin, Sukhrowardi: Sarana Tambah Wawasan
apahabar.com

Kalsel

Peduli Kesehatan Hewan, Pemerintah Siap Bentuk Pejabat Otoritas Veteriner
apahabar.com

Kalsel

Dengar Keluhan Desa Binaanya, Simak yang Dilakukan Bhabinkamtibmas Polda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Cara Unik FPTI Kotabaru Tanamkan Kepedulian Lingkungan untuk Generasi Emas
apahabar.com

Kalsel

Hampir Setahun, Pencurian Handphone Karyawan BRI Tanjung Berhasil Diungkap
apahabar.com

Kalsel

Pria Tenggelam di Danau Eks Tambang Banjar Belum Ditemukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com