Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara Cerita Penggali Makam Jenazah Covid-19 di Tabalong: Semangat Kemanusiaan Kalahkan Ketakutan Ramai-Ramai Vaksinasi Massal, HSS Kekurangan Stok

APBD Murni 2021 Dipangkas Rp 300 Miliar, Kesejahteraan Warga Kalsel Tetap Prioritas

- Apahabar.com     Selasa, 27 Oktober 2020 - 12:19 WITA

APBD Murni 2021 Dipangkas Rp 300 Miliar, Kesejahteraan Warga Kalsel Tetap Prioritas

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar. Foto-apahabar.com/dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemangkasan besar-besaran dana transfer daerah dari pemerintah pusat dalam APBD Murni 2021 akan terjadi, bahkan nominalnya mencapai Rp 300 miliar.

Kendati demikian, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tetap mengupayakan pembangunan berjalan secara optimal.

Terutama pembangunan infrastruktur yang sangat diperlukan oleh masyarakat di 13 kabupaten atau kota.

Pembangunan ini bertujuan untuk menunjang aktivitas dan kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas hidup.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar mengatakan pihaknya menetapkan sejumlah prioritas agar pembangunan tetap berjalan.

“Yang pasti skala prioritas itu jadi fokus utama kita,” ucap Roy, belum lama tadi.

Salah satunya yakni program kepala daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terlebih di tengah Pandemi Covid-19 sekarang.

Sehingga harus ada upaya lebih keras agar kepentingan masyarakat tidak menjadi korban pasca-pemangkasan anggaran tersebut.

“Kondisinya berbeda karena memang transfer dari pusat berkurang hingga Rp 300 miliar pada tahun depan,” kata Kepala PUPR Kalsel ini.

Roy mengungkapkan, alokasi anggaran yang dimiliki pemerintah provinsi pada tahun depan juga tetap mengalami pengalihan atau reposisi untuk penanganan dampak Pandemi Covid-19.

“Meski tahun depan diperkirakan kurva akan melandai dan vaksin sudah dapat ditemukan, namun dampak yang dirasakan masyarakat di berbagai sektor kehidupan akan tetap ada,” beber Roy.

“Di antaranya seperti sektor pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian yang mengalami keterpurukan hebat sejak awal Pandemi Covid-19,” pungkas Roy.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Polsek Kandangan Bantu Warga yang Luput dari Bantuan Pemerintah
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Karhutla, Wakapolsek Panyipatan Turun Langsung Lakukan Imbauan
PB HMI

Kalsel

HMI Minta Pemerintah Jaga Stabilitas Politik Saat Pandemi
apahabar.com

Kalsel

Cerita Koptu Chandera Aprianto Dicintai Warga Pulantan Banjar
PSU Pilgub Kalsel

Kalsel

Rakor Penertiban Baliho PSU Pilgub Kalsel, Tim Denny Kecewa dengan Bawaslu
Teluk Tiram

Kalsel

Cerita Warga yang Rumahnya Dihantam Gelombang di Teluk Tiram Banjarmasin: 5 Menit Langsung Roboh
Hipmi Tanah Bumbu

Kalsel

Momen Ramadan, Hipmi Tanah Bumbu Bagikan Ribuan Paket Bapok untuk Duafa

Kalsel

Rencana Pambakal Kampung Buku Setelah Terpilih Jadi Ketua Dewan Kesenian Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com