91 Persen Pasien Covid-19 di Kalsel Sembuh Jadwal Liga Inggris Sheffield United vs Man City Malam Ini, Live Streaming Mola TV, Guardiola Tanpa Aguero! Video Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Atas Bronjong, Sang Perekam pun Ketakutan! Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya

Arab Saudi Rekrut 531 Pengawas Ibadah Umrah

- Apahabar.com Sabtu, 10 Oktober 2020 - 10:43 WIB

Arab Saudi Rekrut 531 Pengawas Ibadah Umrah

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, LONDON – Usai mencabut larangan sementara haji karena pandemi Covid-19, Arab Saudi merekrut 531 karyawan untuk memandu jemaah umrah.

Dilansir dari Arab News, Sabtu (10/10), Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci telah mempekerjakan 531 karyawan yang akan bekerja dalam tiga shift untuk menerima 6.000 jamaah setiap hari.

“Peziarah akan diurus dari saat mereka tiba di Masjidil Haram hingga mereka menyelesaikan ritual umrah untuk memastikan bahwa ibadah umrah dilakukan dengan cara yang aman,” kata presidensi.

Kepresidenan mengatakan bahwa langkah-langkah kesehatan yang ketat telah diberlakukan untuk melindungi para peziarah dan membantu menghentikan penyebaran virus.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi menyatakan keberhasilan hari pertama umroh yang dilanjutkan setelah sekitar tujuh bulan ditangguhkan karena wabah virus Corona baru. Tidak ada infeksi atau pelanggaran kesehatan yang dilaporkan pada hari pertama dimulainya kembali haji di kota suci Mekkah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dr. Abdulfattah bin Sulaiman Mashat mengatakan kepada Asharq Al-Awsat bahwa semua pihak berwenang terkait yang terlibat dalam penyelenggaraan umrah telah berhasil melaksanakan rencana yang diperkenalkan di tengah keadaan luar biasa yang ditimbulkan oleh pandemi.

“Nol infeksi yang dilaporkan dikreditkan pada keberhasilan upaya ini dan langkah-langkah kesehatan ketat yang telah diadopsi sejak jemaah haji tiba di lima pusat pertemuan,” tambahnya. “Pengorganisasian inilah yang memungkinkan hari pertama umrah berlalu dengan lancar dan tenang.”

Mengorganisir jemaah di pusat-pusat pertemuan memungkinkan penyelenggara untuk memverifikasi izin mereka secara akurat dan melacak mereka selama mereka tinggal di Mekkah. Usai cek kesehatan di panti, jemaah dipandu menuju Masjidil Haram, didampingi oleh seorang pemandu kesehatan.

Juru bicara resmi otoritas kesehatan Makkah Hamad al-Otaibi mengatakan kepada Asharq Al-Awsat bahwa jika dugaan infeksi terdeteksi, maka jemaah umrah akan dirujuk ke pusat kesehatan terdekat tempat ia akan menjalani tes.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Matahari Tepat di Atas Kakbah, Cek Arah Kiblat di Tanggal Ini
apahabar.com

Religi

Khawarij Berencana Bunuh 3 Sahabat Nabi, Hanya Ali yang Terpenuhi
apahabar.com

Hikmah

Pesan Rasulullah SAW: Datang Masa Jujur Lebur dan Pendusta Dipuja
apahabar.com

Habar

Dirjend Bimas Kemenag: Aparatur KUA yang Nakal Itu Kurang Syukur
apahabar.com

Habar

Menelusuri Sejarah Islam di Museum Islam Australia
apahabar.com

Habar

Cucu Wali Dari Makkah Ini Kembali Hadiri Haul Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Hikmah

Mengetuk Pintu Baitullah dari Rumah, Cerita Haji Mabrur Tukang Sol Sepatu
apahabar.com

Religi

Cerita Masuk Islamnya Jin di Zaman Nabi SAW
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com