Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Arab Saudi Rekrut 531 Pengawas Ibadah Umrah

- Apahabar.com Sabtu, 10 Oktober 2020 - 10:43 WIB

Arab Saudi Rekrut 531 Pengawas Ibadah Umrah

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, LONDON – Usai mencabut larangan sementara haji karena pandemi Covid-19, Arab Saudi merekrut 531 karyawan untuk memandu jemaah umrah.

Dilansir dari Arab News, Sabtu (10/10), Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci telah mempekerjakan 531 karyawan yang akan bekerja dalam tiga shift untuk menerima 6.000 jamaah setiap hari.

“Peziarah akan diurus dari saat mereka tiba di Masjidil Haram hingga mereka menyelesaikan ritual umrah untuk memastikan bahwa ibadah umrah dilakukan dengan cara yang aman,” kata presidensi.

Kepresidenan mengatakan bahwa langkah-langkah kesehatan yang ketat telah diberlakukan untuk melindungi para peziarah dan membantu menghentikan penyebaran virus.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi menyatakan keberhasilan hari pertama umroh yang dilanjutkan setelah sekitar tujuh bulan ditangguhkan karena wabah virus Corona baru. Tidak ada infeksi atau pelanggaran kesehatan yang dilaporkan pada hari pertama dimulainya kembali haji di kota suci Mekkah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dr. Abdulfattah bin Sulaiman Mashat mengatakan kepada Asharq Al-Awsat bahwa semua pihak berwenang terkait yang terlibat dalam penyelenggaraan umrah telah berhasil melaksanakan rencana yang diperkenalkan di tengah keadaan luar biasa yang ditimbulkan oleh pandemi.

“Nol infeksi yang dilaporkan dikreditkan pada keberhasilan upaya ini dan langkah-langkah kesehatan ketat yang telah diadopsi sejak jemaah haji tiba di lima pusat pertemuan,” tambahnya. “Pengorganisasian inilah yang memungkinkan hari pertama umrah berlalu dengan lancar dan tenang.”

Mengorganisir jemaah di pusat-pusat pertemuan memungkinkan penyelenggara untuk memverifikasi izin mereka secara akurat dan melacak mereka selama mereka tinggal di Mekkah. Usai cek kesehatan di panti, jemaah dipandu menuju Masjidil Haram, didampingi oleh seorang pemandu kesehatan.

Juru bicara resmi otoritas kesehatan Makkah Hamad al-Otaibi mengatakan kepada Asharq Al-Awsat bahwa jika dugaan infeksi terdeteksi, maka jemaah umrah akan dirujuk ke pusat kesehatan terdekat tempat ia akan menjalani tes.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Masjid di India Jadi Tempat Pernikahan Umat Hindu
apahabar

Religi

Haul Abah Guru Sekumpul, Ini Gebrakan Kominfo Banjar
apahabar.com

Habar

Tunda Haid Saat Naik Haji, Amankah?
apahabar.com

Religi

Tajamnya Firasat Guru Husin Ali, Penerbangan Pesawat Ditunda
Desa Tungkaran Sediakan 50 Kilo Bubur untuk Tamu Haul Guru Sekumpul ke 15

Habar

Desa Tungkaran Sediakan 50 Kilo Bubur untuk Tamu Haul Guru Sekumpul ke 15
Umat Islam

Hikmah

Terpecah Jadi 73, Hanya 1 Golongan dari Umat Nabi Muhammad yang Selamat
apahabar.com

Habar

Gelar Pasukan, 25 Ribu Relawan Siap Amankan Haul Guru Sekumpul ke 15
apahabar.com

Religi

7 Fakta Unik di Haul Abah Guru Sekumpul
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com