Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Audensi dengan Kemenkes Terkait Covid-19, Pemkab HSS Laporkan Pelayanan di RSUD Hasan Basry Kandangan

- Apahabar.com Minggu, 4 Oktober 2020 - 19:48 WIB

Audensi dengan Kemenkes Terkait Covid-19, Pemkab HSS Laporkan Pelayanan di RSUD Hasan Basry Kandangan

Kunjungan Tim Task Force Covid-19 Kemenkes RI ke Pemkab HSS dalam rangka mengetahui perkembangan penanganan Covid-19. Foto-Humas Pemkab HSS

apahabar.com, KANDANGAN – Tim Task Force Covid-19 Kemenkes RI melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS), Kamis (1/10) kemarin.

Hal itu dilaksanakan untuk melihat perkembangan penanganan Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten HSS Muhammad Noor menyambut tim dari Kemenkes itu di Aula Ramu, Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten HSS.

Pada kesempatan itu, Direktur RSUD Brigjend H Hasan Basry Kandangan, Rasyidah memaparkan terkait layanan penanganan pasien Covid-19.

Rasyidah mengatakan, sejak Maret 2020 lalu pihaknya menyiapkan gedung 3 lantai untuk dijadikan sebagai tempat perawatan pasien Covid-19.

Gedung tersebut memiliki fasilitas isolasi sebanyak 85 tempat tidur, dengan rincian 75 tempat tidur di ruang perawatan, dan 10 tempat tidur di ruangan ICU.

“Di dalam ruangan ICU tersebut juga terdapat 5 unit ventilator,” terangnya.

Rasyidah menjelaskan, pihaknya berinisiatif memisahkan pasien agar tidak tercampur dengan ruang perawatan pasien biasa.

Salah satu caranya, yakni menyiapkan ruang operasi khusus bagi pasien yang hasil rapid tesnya reaktif.

”Penyediaan ruang operasi khusus ini dilakukan dengan fasilitas maksimal, tentunya untuk memastikan keamanan pasien dan tenaga kesehatan itu sendiri,” tuturnya.

Sebelumnya, RSUD Brigjend H Hasan Basry juga sempat menutup beberapa layanan poli seperti THT, fisioterapi, dan gigi. Sebab, akan rentan terjadi penularan saat melakukan layanan.

Namun setelah dilakukan rekayasa ruangan, beberapa layanan poli itu dibuka kembali. “Pembukaan kembali layanan ini tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ucapnya.

Rasyidah menyebutkan, sampai Kamis (1/10) masih terdapat 46 pasien yang diisolasi. Serta, 5 orang lainnya menjalani perawatan di ruang ICU.

Kasubdit Surveilans Ditjen P2P Kemenkes RI Endang Murni, mengapresiasi jajaran Pemkab HSS yang telah terlibat dalam upaya penanganan Covid-19.

Ia berterimakasih dan merasa bangga, kepada seluruh dokter dan tenaga kesehatan. Terutama, yang telah bertugas dan berjuang untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dalam masa pandemi ini.

Terkait peralatan kesehatan yang masih kurang dan dibutuhkan di Kabupaten HSS, Endang Murni mengatakan, Kemenkes RI akan membantu prosesnya.

Sehingga bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, terutama kelengkapan ruang peralatan medis di ruang isolasi RSUD Brigjend H Hasan Basry dan RSUD Daha Sejahtera.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Klaim Pasokan LPG ‘Melon’ ke Kalimantan Selatan Aman
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Tahun Jual Bendera, Pedagang: Omset Tahun Ini Tak Berkibar
apahabar.com

Kalsel

Jembatan Alalak 1 Ditutup 2 Tahun
apahabar.com

Kalsel

Tunggu Hasil Pertemuan dengan Presiden, Demo Susulan Anti-Omnibus Law di Banjarmasin Batal
apahabar.com

Kalsel

Tegangan Tinggi di Jalan Intan Amaco Bukan Tanggung Jawab PLN Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

SD Kurau Utara Terbakar, Siswa Terpaksa Berbagi Kelas
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Remaja di Pinggir Jalan Landasan Ulin, Polsek Banjarbaru Barat Ingatkan 3M
apahabar.com

Kalsel

Geger Peti Misterius di Sekumpul, Polisi Beber Hasil Penyelidikan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com