Pembunuhan Veteran Banjarmasin, Rizki Dihabisi karena Hal Sepele Cuaca Kalsel Hari Ini, Waspada Potensi Hujan Petir di Seluruh Wilayah Bantuan Korban Puting Beliung di Desa Penggalaman Martapura Barat Tiba Tabrakan di Panglima Batur, Pemotor Terperosok ke Kolong Mobil! BREAKING! Tim Macan Kalsel Tangkap Pembunuh Pemuda di Veteran Banjarmasin

Banjarmasin Sudah Tak Merah Lagi, Gugus Tugas Covid-19 Beber Kiatnya

- Apahabar.com Selasa, 6 Oktober 2020 - 18:26 WIB

Banjarmasin Sudah Tak Merah Lagi, Gugus Tugas Covid-19 Beber Kiatnya

Masifnya upaya pelacakan terhadap pengidap Covid-19 jadi salah satu kunci Pemkot Banjarmasin melepas predikat sebagai zona merah Covid-19 di Indonesia.  Foto: Dok.apahabar.com

Menurutnya, terdapat beberapa indikator yang dipakai untuk menghitung status zona berisiko tinggi penyebaran Covid-19. Yang paling utama adalah indikator epidemiologi.

Khusus indikator epidemiologi memiliki empat kategori. Pertama menurunnya kasus terinfeksi Covid-19.

Kedua melandainya kasus suspek dan probable. Selanjutnya angka kematian pasien Covid-19 di Banjarmasin yang menurun.

Kemudian terakhir adalah menurunnya angka tenaga kesehatan yang terinfeksi virus corona.

“Inilah empat indikator yang dinilai. Sehingga Banjarmasin sudah tidak merah lagi dan dikategorikan hijau,” ucap kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin ini.

Lantas apa alasan Banjarmasin bisa dikatakan zona hijau ketimbang kabupaten/kota lain sekalipun masih ada satu kelurahan yang berstatus zona berisiko tinggi?

Pemkot, kata Machli, telah melakukan tindakan persuasif dalam menangani ancaman penyakit menular dengan sangat cepat.

Sejak Covid-19 mewabah di Kalimantan Selatan akhir Maret 2020 silam, upaya tracking Pemkot Banjarmasin dibantu TNI dan Polri.

Tujuan tracking untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Sasarannya tempat keramaian dan pasien terinfeksi virus corona.

“Kita sudah lama melakukan itu dan sekarang hasilnya,” imbuhnya.

Banjarmasin mencatat 3.335 kasus infeksi virus corona. Dari situ, 150 warga dilaporkan meninggal dunia akibat Covid-19.

Sementara jumlah pasien yang sembuh menyentuh angka 2.810 orang. Kemudian pasien yang dirawat di Rumah Sakit rujukan sebanyak 295 orang.

Meski begitu sampai hari ini Banjarmasin masih memiliki satu kelurahan yang berstatus zona berisiko tinggi. Yakni, Kelurahan Seberang Masjid.

Status zona hijau yang disematkan ke Banjarmasin bisa berubah sewaktu-waktu andai masyarakat tak setia menerapkan protokol kesehatan; jaga jarak fisik, menggunakan masker, dan mencegah kerumunan.

Sementara Pakar Epidemiologi Kalimantan Selatan, dr H IBG Dharma Putra, mengatakan terlepasnya Banjarmasin dari predikat zona merah Covid-19 menandakan adanya penurunan tren penularan Covid-19.

“Pada prinsipnya, hijau itu menandakan penularan yang lebih rendah dari rata-rata angka di tingkat nasional. Dengan kecenderungan yang semakin menurun, ” kata Dharma saat dihubungi apahabar.com, Selasa (6/10) sore.

Akhirnya, Banjarmasin Resmi Tinggalkan Zona Merah Covid-19!

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

SHM Buktikan Kerja Konkret Sebagai Anggota DPR RI
RS Siaga

Kalsel

RS Siaga Banjarmasin Tampung Puluhan Korban Banjir
apahabar.com

Kalsel

Hatam 2019, Walhi Kalsel Desak Bentuk Komisi Khusus Kejahatan Tambang
apahabar.com

Kalsel

Listrik Se-Kalsel-Teng Siap Digratiskan, Simak Ketentuannya
Apahabar.com

Kalsel

Baru Diaspal, Jalan Hasan Basry Mawangi HSS Amblas Lagi
apahabar.com

Kalsel

Orang Kaya di Banjarmasin Harus Bantu Warga Cegah Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Barito Kuala Kekurangan 930 Guru SD
Bang Jago

Kalsel

Terungkap, Rayuan Maut Bang Jago dari Kalteng Ternyata Sudah 15 Kali Kecoh Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com