Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya Ultah Ke-4, Kelompok Garis Keras Bartman Ultras 1988 Menolak Perbedaan

Banjir Rendam Perumahan Warga dan Jalan Nasional di Tapin Kalsel

- Apahabar.com Sabtu, 31 Oktober 2020 - 21:48 WIB

Banjir Rendam Perumahan Warga dan Jalan Nasional di Tapin Kalsel

Foto dari udara kondisi perumahan di Komplek Labuhan Permai, Tapin yang terendam banjir. Foto-Posdalups BPBD Tapin

apahabar.com, RANTAU – Tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Tapin, Kalsel menyebabkan perumahan penduduk dan ruas jalan nasional di daerah tersebut terendam banjir.

Berdasarkan data yang dihimpun apahabar.com dari BPBD Tapin, banjir merendam perumahan dan ruas jalan nasional di Jalan Brigjend H Hasan Basry hingga menyebabkan kemacetan di Kecamatan Lokpaikat.

“Di Kecamatan Lokpaikat, Desa Bataratat sekitar 50 kepala keluarga terdiri dari 145 jiwa, Desa Bindreang ada 6 kepala keluarga 18 jiwa. Desa Lokpaikat ada 10 kepala keluarga, 23 jiwa juga jalan lintas nasional terendam banjir,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapin, H Sofyan, Sabtu (31/10) malam.

Lebih lanjut dikatakan Sofyan, meski sudah berangsur surut, namun banjir juga masih melanda di Kecamatan Tapin Utara di antaranya Komplek Citra Labuhan Permai dan Dulang Indah Permai.

“Di Citra Labuhan Permai ada 70 rumah 44 kepala keluarga terdiri dari 121 jiwa dan di Dulang Indah Permai 12 rumah 10 kelapa keluarga, 36 jiwa. Warga tidak bisa melakukan aktivitas di dalam rumah misalnya memasak dan lainnya,” ujar Sofyan.

Banjir itu bukan akibat meluapnya salah satu sungai besar di Tapin.

Menurut laporan Posdalups BPBD Tapin saat ini kondisi sungai Tapin dalam keadaan normal.

Sementara itu menurut Latifah warga di Kecamatan Lokpaikat, selama ini baru 2 kali terjadi banjir seperti ini. Air terlihat coklat pekat.

“Kira-kira antara tahun 2015 atau 2016 juga pernah banjir seperti ini, sebelumnya tidak pernah banjir seperti ini,” ujar Latifah.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Warga Pulau Laut Timur Kembali Dapat Bantuan Bupati

Kalsel

Warga Pulau Laut Timur Kembali Dapat Bantuan Bupati  
apahabar.com

Kalsel

Disperindag Banjar Bersama Pertamina Gelar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg di Simpang Empat Martapura
apahabar.com

Kalsel

Pria yang Lenyap di Sungai Daha Utara Terindikasi Gangguan Jiwa
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini Kembali Cerah
apahabar.com

Kalsel

Warga Banjarbaru Diminta Jangan Kucilkan Pasien Sembuh Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Kabar Gembira, PDAM Batola Menggratiskan Tagihan Rekening Air
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Siapkan 10 Ribu Ekor Sapi Kurban, Bisa Dipesan Online
apahabar.com

Kalsel

Polsek Daha HSS Diserang, Satu Polisi Dilaporkan Meninggal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com