[FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan Daftar Lengkap 64 Link Pengumuman CPNS 2019, sscn.bkn.go.id & Berkas Online yang Harus Disiapkan! Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Solidaritas Tanpa Tanding, BPK Al Jamal Kelayan Tembus Jarak Ratusan Kilometer Bantu Padamkan Api di Kotabaru

Bank Sentral Dunia Bahas Mata Uang Digital

- Apahabar.com Senin, 12 Oktober 2020 - 12:13 WIB

Bank Sentral Dunia Bahas Mata Uang Digital

Uang digital. Foto-Ilustrasi/Getty Images

apahabar.com, JAKARTA – Bank sentral di seluruh dunia terus berdiskusi mengenai rencananya untuk membuat mata uang digital mereka sendiri.

Bank sentral telah menemukan bagaimana mata uang digital mereka bekerja. Bank for International Settlements dan tujuh bank sentral dunia, termasuk Federal Reserve, European Central Bank dan Bank of England telah menerbitkan laporan persyaratan utama untuk mata uang digital bank sentral.

Laporan itu menuliskan bahwa mata uang digital tidak dibuat untuk menggantikan uang tunai dan bentuk uang lainnya yang legal. Bahkan uang tidak akan merusak stabilitas moneter dan keuangan. Laporan itu juga menuliskan uang digital harus aman dan dibuat semurah mungkin.

Kink bank sentral di seluruh dunia tengah mempertimbangkan mata uang digital masing-masing negara. Blockchain, teknologi yang mendukung cryptocurrency seperti bitcoin disebut-sebut sebagai solusi potensial. Namun, mata uang cryptocurrency menjadi pusat pengawasan sebab banyak ditemukannya masalah ilegal terutama pencucian uang.

Meski banyak masalah Bank Central mengapresiasi uang digital yang telah ada bertahun-tahun di China yang tersedia di Alipay dan WeChat Pay. Sementara itu, Bank Central Swedia bekerjasama dengan perusahaan konsultan Accenture untuk menguji coba mata uang e-krona yang diusulkan.

“Desain uang digital harus menghadirkan fitur-fitur yang dapat mendorong pembayaran yang lebih tangguh, efisien, inklusif, dan inovatif,” kata mantan pejabat Bank Sentral EropaBenoit Coeure dilansir apahabar.com dari Detikcom.

Perlu ditekankan Bank Central belum mengambil keputusan apakah mereka dan institusi lain harus menerbitkan mata uang digital. Mereka masih mencari tahu apakah mata uang digital layak atau tidak.

Para pendukung mata uang digital mengatakan bahwa mata uang digital dapat meningkatkan inklusi keuangan dengan mengajak orang-orang tanpa akses ke rekening bank. Tetapi ada kekhawatiran bahwa hal itu dapat membuat bank komersial terlupakan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Laporan China Ungkap Awal Wabah Corona di Wuhan
apahabar.com

Internasional

Trump Sebut Covid-19 Akan Hilang Meski Tanpa Vaksin
apahabar.com

Internasional

Positif Covid-19, Presiden AS Donald Trump Dipindahkan ke Pusat Medis Militer
apahabar.com

Internasional

Pakar China Perkirakan 70 Persen Warga Dunia Terdampak Covid-19
apahabar.com

Internasional

Tidak Menyesal, Ini Alasan Brenton Tarrant Tembaki Jamaah di Masjid Selandia Baru
apahabar.com

Internasional

Presiden Bank Dunia: Pembatalan Utang Diperlukan untuk Bantu Negara Termiskin
apahabar.com

Internasional

WHO Wajibkan Anak 12 Tahun ke Atas Gunakan Masker Seperti Dewasa
apahabar.com

Internasional

Corona Terjang Dunia, Kasus Positif Sudah Tembus 10 Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com