Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Bareskrim Limpahkan 4 Tersangka Kasus Red Notice Djoko Tjandra ke Kejaksaan

- Apahabar.com Jumat, 16 Oktober 2020 - 21:39 WIB

Bareskrim Limpahkan 4 Tersangka Kasus Red Notice Djoko Tjandra ke Kejaksaan

Tersangka kasus surat jalan palsu Joko Soegiarto Tjandra atau Djoko Tjandra (kedua kanan) berjalan saat pelimpahan tahap II, di Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Senin (28/9/2020). Foto-Antara/Anggia P/aww

apahabar.com, JAKARTA – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melimpahkan 4 tersangka dan barang bukti kasus dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi pengurusan red notice Djoko Tjandra atau pelimpahan tahap II ke Kejaksaan, Jumat (16/10).

Kabiro Penmas Divhumas Polri, Brigjen Awi Setiyono di Bareskrim Polri, Jakarta, mengatakan bahwa ada 4 tersangka yang diserahkan penyidik Bareskrim ke Kejaksaan secara bersamaan yakni tersangka Djoko Tjandra, Irjen Pol Napoleon Bonaparte, Brigjen Pol Prasetijo Utomo dan Tommy Sumardi.

Untuk tersangka Irjen Napoleon Bonaparte, Brigjen Prasetijo Utomo dan Tommy Sumardi diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Sementara tersangka Djoko diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

“5 Oktober lalu berkas perkara red notice JST dkk telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh JPU [jaksa penuntut umum] sehingga pada hari ini Jumat, penyidik tipikor telah menyerahkan tahap II dengan menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejari Jaksel untuk tersangka PU, TS dan NB, sedangkan JST diserahkan ke Kejari Jakpus,” tutur Awi seperti dilansir Antara.

Sementara Kajari Jaksel Anang Supriatna mengatakan untuk Djoko Tjandra dan Brigjen Prasetijo Utomo masih ditahan di Rutan Salemba Cabang Mabes Polri karena keduanya berhadapan dengan perkara lain.

Untuk Irjen Napoleon Bonaparte rencananya akan dititipkan di Rutan Salemba Cabang Mabes Polri dan Tommy Sumardi di Rutan Salemba Cabang Kejari Jakarta Selatan.

“Dalam waktu 14 hari ke depan secepatnya nanti penuntut umum melimpahkan ke pengadilan karena ada batas waktunya juga,” kata Anang.

Anang menuturkan pelimpahan para tersangka ke Kejari Jakarta Selatan memang mengikuti wilayah hukum kejadian. Namun persidangan tetap di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Dalam kasus dugaan gratifikasi pengurusan pencabutan red notice, polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka yakni Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi sebagai pemberi gratifikasi serta Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo sebagai penerima gratifikasi.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Imlek 2019: Intip Hal Tabu dalam Tradisi China
apahabar.com

Nasional

Haji 2019; Jemaah Meninggal Dunia Dipastikan Badal Haji
apahabar.com

Nasional

Kalsel Siap Jadi Tuan Rumah Hari Pers Nasional
apahabar.com

Nasional

DPR-Kemendikbud Sepakat Pelaksanaan UN Ditiadakan
apahabar.com

Nasional

Damkar Gagal Evakuasi Induk Kobra dari Plafon Rumah Warga
apahabar.com

Nasional

Indonesia Raih Enam Emas Ajang Keahlian
apahabar.com

Nasional

Wacana Pajak Pesepeda, Kemenhub Blak-blakan
apahabar.com

Nasional

Pecinta Lingkungan Ajak Perusahaan Besar Hijaukan Hutan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com