Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

Belum Pasti Berangkat, CJH Barito Kuala Tetap Menjalani Tes Kebugaran

- Apahabar.com Rabu, 21 Oktober 2020 - 16:44 WIB

Belum Pasti Berangkat, CJH Barito Kuala Tetap Menjalani Tes Kebugaran

Sejumlah CJH dari Barito Kuala yang menjalani tes kebugaran di Taman Bahalap Marabahan, Rabu (21/10). Foto: apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Kendati keberangkatan ke Tanah Suci masih dilingkupi ketidakpastian, Calon Jemaah Haji (CJH) Barito Kuala tetap melakukan persiapan.

Persiapan keberangkatan untuk musim haji 2021 tersebut diawali tes kebugaran, Rabu (21/10) di Taman Bahalap Marabahan.

Kegiatan ini berlangsung hingga 28 Oktober 2020. Dalam waktu bersamaan, juga dilakukan vaksinasi meningitis di halaman Kantor Dinas Kesehatan Batola.

Pengetesan dilakukan dalam protokol kesehatan. Selain wajib mengenakan masker, CJH dibagi dua trip setiap hari dengan jumlah antara 20 hingga 25 orang.

Ini merupakan pemeriksaan pertama dari tiga kesempatan. Pemeriksaan berikutnya dilakukan paling lambat tiga bulan sebelum keberangkatan. Sementara pemeriksaan terakhir berkaitan dengan kelayakan mengikuti penerbangan.

“Semoga pandemi berakhir, sehingga kami benar-benar bisa menunaikan ibadah haji tahun depan,” papar Anwari, salah seorang CJH Batola dari Kecamatan Bakumpai.

“Mudahan kesabaran kami dapat terbayar, karena sudah beberapa tahun menunggu keberangkatan,” imbuhnya.

Meski sudah melakukan persiapan, keberangkatan ke Tanah Suci masih belum dapat dipastikan. Hal tersebut berkaitan dengan situasi penyebaran Covid-19 di dunia, terutama Arab Saudi.

“Keberangkatan sepenuhnya bergantung kepada situasi pandemi di Arab Saudi,” ungkap Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Batola, H Ahmad Fauzi, Rabu (21/10).

“Di sisi lain, administrasi keberangkatan sudah siap lantaran mereka merupakan jemaah yang batal berangkat di musim haji 2020,” imbuhnya.

Sembari menunggu situasi di Arab Saudi, Kementerian Agama RI menyiapkan tiga skema pemberangkatan CJH.

Skema pertama disiapkan seandainya pandemi sudah berakhir. Dalam kondisi tersebut, kuota haji kembali normal. Jemaah yang batal berangkat di musim haji 2020, diberangkatkan pada musim haji 2021.

Sedangkan untuk jemaah yang semula dijadwalkan berangkat 2021, otomatis mundur ke tahun berikutnya. Kecuali Indonesia mendapatkan tambahan kuota, mereka berpeluang ikut berangkat.

“Kemudian skema kedua adalah pandemi belum sepenuhnya hilang. Menyikapi situasi ini, Kementerian Agama berencana melakukan pembatasan atau pengurangan kuota,” jelas Fauzi.

“Sementara skema ketiga adalah pemberangkatan jemaah haji terpaksa ditunda lagi, kalau pandemi masih tinggi dan belum dapat tertangani,” tandasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Batola

IGD RSUD Abdul Aziz Marabahan Ditutup, Pasien Darurat Dirujuk ke Rumah Sakit Lain
apahabar.com

Batola

Cegah Penyebaran Covid-19, Rutan Marabahan Tunggu Rapid Massal

Batola

Tiga Perwira di Polres Barito Kuala Bergeser
apahabar.com

Batola

Masuki Tahun Keempat Kepemimpinan, Noormiliyani Tekankan Kalimat Inspirasi Presiden AS
apahabar.com

Batola

Lewat Pertunjukan Virtual, Noormiliyani Semangati Seniman Barito Kuala

Batola

Digandeng Diskoperindag Batola, Pekerja Bengkel Las Bikin Alat Cuci Tangan Portabel
apahabar.com

Batola

Puluhan Tahun Sepi, Murnianti Tetap Berjualan di Pasar Handil Bakti
apahabar.com

Batola

Hasil Sementara Rapid Test Bawaslu Batola, 44 Pengawas Reaktif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com