Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel Terpapar Covid-19, Kemenag Tutup Satu Ponpes di Palangka Raya

Belum Sepenuhnya Mulus, Jalan Margasari-Marabahan Diharapkan Segera Diaspal

- Apahabar.com Selasa, 27 Oktober 2020 - 08:28 WIB

Belum Sepenuhnya Mulus, Jalan Margasari-Marabahan Diharapkan Segera Diaspal

Jalan penghubung Margasari-Marabahan yang belum beraspal. Foto-tribunnews.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Jalan penghubung antara Margasari, Kabupaten Tapin dengan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala diharapkan segera mulus beraspal agar pengendara dapat melintas dengan nyaman.

Sejak dibuka beberapa tahun terakhir, masih ditemui sejumlah titik yang belum beraspal.

Kepada awak media, Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan, Ardiansyah menuturkan bahwa berdasarkan pantauannya ketika kunjungan kerja dalam daerah, hampir sepanjang jalan memang sudah beraspal.

Namun ada jalur sepanjang 6 kilometer yang masih harus dibenahi karena belum terlalu mulus dan mengurangi kenyamanan para pengendara.

apahabar.com

Anggota Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalsel H Ardiansyah. Foto-Antara

Kendati demikian, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalimantan Selatan itu mengapresiasi upaya pemerintah daerah yang terus membangun sarana dan prasarana perhubungan darat untuk memudahkan kelancaran mobilitas masyarakat.

Salah satunya di jalur Margasari–Marabahan yang menghubungkan dua kabupaten yang selama puluhan tahun terpisah karena tidak adanya jalan penghubung dan harus melewati Banjarmasin untuk menuju.

“Jalan Margasari–Marabahan bukan cuma berdampak positif bagi perhubungan darat, namun secara langsung maupun tidak langsung menjadi penunjang dalam menggerakkan atau menumbuhkan ekonomi kerakyatan,” tuturnya.

Dampak positif yang dirasakan bagi perhubungan darat menurutnya adalah pemangkasan waktu tempuh menuju kedua daerah tersebut karena sudah adanya jalan alternatif, maupun yang ingin menuju atau berasal dari kawasan hulu sungai.

Ardian mengaku juga telah mencoba sendiri perjalanan dari Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan menuju Banjarmasin lewat jalur tersebut, yang mampu ditempuh sekitar 2,5 jam dari yang sebelumnya 3-4 jam jika lewat jalur utama di Jalan Ahmad Yani.

Hal yang sama tentunya juga berlaku jika bepergian dari kawasan hulu sungai ke Kalimantan Tengah yang dapat melintasi jalan tersebut yang tentunya lebih hemat waktu tempuh.

“Namun setiap pembangunan tersebut (termasuk sarana dan prasarana perhubungan darat), seperti berupa jalan raya, hendaknya disertai pula dengan pemeliharaan yang maksimal sehingga pemanfaatannya bisa lebih lama,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

DPRD Kalsel

Belum Uji Lendir, Pegawai di DPRD Kalsel Tak Boleh Ngantor
apahabar.com

DPRD Kalsel

Kunker ke Luar Negeri, Satu Anggota Dewan Rp65 Juta
apahabar.com

DPRD Kalsel

DPRD Kalsel Tandatangani 10 Dekrit Tuntutan Mahasiswa
apahabar.com

DPRD Kalsel

DPRD Banjarmasin Targetkan Tiga Raperda Rampung Akhir Tahun
apahabar.com

DPRD Kalsel

Update Kebakaran Alalak, Wali Kota dan Pimpinan DPRD Banjarmasin Salurkan Bantuan
apahabar.com

DPRD Kalsel

Wakil Ketua DPRD Kalsel: Tindak Tegas Korporasi yang Sengaja Bakar Lahan

DPRD Kalsel

Reses di Tala, Anggota DPRD Kalsel Imam Kanapi Genjot Ekonomi Daerah
apahabar.com

DPRD Kalsel

Perkara Akses Jalan ke Terminal Baru, Dewan Panggil PUPR
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com