Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Berkat Bantuan MHM, Emak-Emak Penjual Gado-Gado Bisa Biayai Kuliah Anaknya

- Apahabar.com Senin, 26 Oktober 2020 - 19:05 WIB

Berkat Bantuan MHM, Emak-Emak Penjual Gado-Gado Bisa Biayai Kuliah Anaknya

Tahani, emak-emak penjual gado-gado yang pernah dibantu Mardani H Maming. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BATULICIN – Program 1000 Sarjana yang diusung Syafruddin H Maming dan M Alpiya Rakhman di Pilkada Tanah Bumbu terbukti sangat diharapkan oleh masyarakat.

Melalui program itu, ada banyak warga di Bumi Bersujud yang merasa aspirasinya didengar oleh calon pemimpin mereka. Salah satunya bernama Tahani.

Tahani kini berusia 41 tahun. Ia memiliki putri semata wayang yang dia harapkan bisa menjadi salah satu pelajar yang mengikuti program 1000 Sarjana.

Wanita yang lebih dari 10 tahun berpisah dengan suaminya itu kini membiayai sendiri urusan pendidikan putrinya.

Satu-satunya sumber penghasilan Tahani adalah melalui jualan gado-gado. Dia membuka warungnya di Jalan Ansoka, RT 2, Desa Sepunggur, Kusan Hilir dan buka setiap hari, dari pukul 07.00 hingga 17.00.

Dalam satu hari dia bisa meraup untung kira-kira Rp 200 ribuan. Itu keuntungan kotor, belum dibagi dengan modal.

“Dari untung itu, Rp 50 ribu di sisihkan buat biaya kuliah anak,” ungkapnya.

Tahani rela banting tulang begitu keras, karena dia memiliki harapan agar anaknya tidak bernasib sama seperti dirinya.

“Supaya anak saya ekonominya lebih baik, nggak ikut jualan gado-gado,” tuturnya.

Terkait keluarga Haji Maming, Tahani mengaku memiliki kesan tersendiri yang mengubah jalan hidupnya sampai hari ini. Sebab, sebelum memiliki warung gado-gado sekira 9 tahun lalu, Tahani pernah diberi uang sebesar Rp 1 juta dari Mardani H Maming yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.

Uang itulah yang menjadi modalnya berjualan gado-gado sampai mampu membiayai kuliah anaknya yang sebentar lagi lulus kuliah di Uniska Banjarmasin jurusan Ekonomi Manajemen.

“Anak saya sekarang sudah semester 7. Mau selesai S1 di Universitas Islam Kalimantan (Uniska). Dia mau nyambung S2,” ungkap Tahani.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Apa Kabar Proyek Videotron Pemko Banjarmasin?
apahabar.com

Kalsel

Tabrakan Maut Simpang Tiga Kuripan, 2 Tewas 1 Sekarat
apahabar.com

Kalsel

Tak Pakai Masker, Warga Banua Lawas Tabalong Disuruh Pulang
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lokal Hingga Berpetir Masih Wajib Diwaspadai
apahabar.com

Kalsel

Bapemperda DPRD Banjarmasin Ajukan 20 Raperda
apahabar.com

Kalsel

Breaking News: Polsek Tapin Utara Temukan Puluhan Miras di Bunker Rahasia
apahabar.com

Kalsel

LPJK Soal Keamanan Sensus Online di Kalsel: Rentan Disalahgunakan
apahabar.com

Kalsel

Penulis Amerika Serikat Sampaikan Kuliah Umum di ULM Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com