Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Bersamaan Pengumuman Hasil Rapat Bank Sentral, IHSG Diperkirakan Melemah

- Apahabar.com Selasa, 13 Oktober 2020 - 11:35 WIB

Bersamaan Pengumuman Hasil Rapat Bank Sentral, IHSG Diperkirakan Melemah

Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (9/10/2020). Foto-Antara/Akbar Nugroho Gumay/wsj

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan melemah, Selasa (13/10).

Pelemahan IHSG diperkirakan bersamaan dengan pengumuman hasil rapat bank sentral pada siang nanti.

IHSG dibuka menguat 0,32 poin atau 0,01 persen ke posisi 5.093,42. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 stagnan di posisi 777,31.

“Mempertimbangkan sentimen global dan domestik, IHSG berpotensi menglami profit taking pada perdagangan hari ini. Minimnya arahan yang solid diserta penguatan sepanjang enam hari berturut-turut berpotensi memicu aksi profit taking,” tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam laporan yang dikutip Antara di Jakarta, Selasa.

Semalam bursa AS ditutup menguat seiring dengan harapan tercapainya kesepakatan terkait stimulus lanjutan di Negeri Paman Sam.

Dari dalam negeri, pelaku pasar akan menantikan rilis hasil Rapat Dewan Gubenur Bank Indonesia (RDG BI) pada siang hari ini.

Terkait RDG BI, pelaku pasar memperkirakan bahwa BI tidak akan mengubah suku bunga acuan pada RDG kali ini (13/10).

Selain itu, pelaku pasar juga mengantisipasi pandangan BI mengenai outlook ekonomi Indonesia, terutama di kuartal IV 2020 dan tahun 2021.

Seiring sentimen d iatas, pelaku pasar sebaiknya waspada terhadap potensi aksi ambil untung terutama pada saham-saham konstruksi yang menguat signifikan seperti Waskita WSKT (Waskita Karya) dan PTPP (PT Pembangunan Perumahan).

Investor perlu mewaspadai juga potensi pelemahan saham-saham komoditas terutama yang berhubungan dengan batubara. Pelemahan harga kontrak (future) batubara diperkirakan memberikan sentimen negatif bagi saham-saham tersebut.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 15,57 poin atau 0,07 persen ke 23.543,12, indeks Shanghai turun 15,05 poin atau 0,45 persen ke 3.343,42 poin, dan indeks Straits Times menguat 0,22 atau 0,01 ke 2.552,64 poin.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tol Layang Japek II Dapat Percepat Waktu Tempuh
apahabar.com

Ekbis

BI Turunkan Bunga Acuan, Rupiah Menguat Tipis
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Awal Pekan Melemah 128 Poin ke Level Rp 13.888
apahabar.com

Ekbis

Anjlok, Harga Batu Bara Terendah dalam 3 Tahun Terakhir

Ekbis

Jokowi Sampaikan Prioritas Industri Turunan Batu Bara
apahabar.com

Ekbis

Kolaborasi Telkomsel Bersama LLDIKTI Wilayah XI Hadirkan Paket Data Solusi PJJ Bagi Mahasiswa dan Dosen
apahabar.com

Ekbis

Ramadan, Penghuni Kamar Tree Park Turun 50 Persen
apahabar.com

Ekbis

Kembangkan UMKM di Kotabaru, Kadin Gandeng Jamrkrindo Syariah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com