Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Bersamaan Stimulus AS Belum Cair, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah Tipis

- Apahabar.com Jumat, 16 Oktober 2020 - 17:44 WIB

Bersamaan Stimulus AS Belum Cair, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah Tipis

Ilustrasi - Sejumlah pengunjung duduk berlatar belakang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto-Antara/Sigid Kurniawan/aa

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ditutup melemah tipis.

Pelemahan IHSG di akhir pekan ini bersamaan pelaku pasar yang masih memantau perkembangan kesepakatan stimulus lanjutan di Amerika Serikat (AS).

Pada sesi penutupan, IHSG melemah 1,74 poin atau 0,03 persen ke posisi 5.103,41. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,57 poin atau 0,07 persen menjadi 783,45.

“Market masih wait and see berkaitan dengan program stimulus AS yang belum cair lantaran dinamika politik yang terjadi antara eksekutif dan legislatif. Adanya ketidakpastian hasil negosiasi pasca Brexit juga mempengaruhi perilaku market,” kata analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat (16/10).

Dibuka menguat, IHSG tak lama melemah dan terus berada di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, tiga sektor terkoreksi dimana sektor keuangan paling dalam yaitu minus 0,67 persen, diikuti sektor perdagangan dan sektor infrastruktur masing-masing minus 0,46 persen dan minus 0,27 persen.

Sedangkan tujuh sektor meningkat dimana sektor aneka industri naik paling tinggi yaitu 2,89 persen, diikuti sektor pertambangan dan sektor manufaktur masing-masing 0,75 persen dan 0,68 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi jual beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau “net foreign sell” sebesar Rp493,87 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 665.753 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 10,43 miliar lembar saham senilai Rp7,76 triliun. Sebanyak 179 saham naik, 228 saham menurun, dan 166 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 96,6 poin atau 0,41 persen ke 23.410,63, indeks Hang Seng naik 228,25 poin atau 0,94 persen ke 24.386,79, dan indeks Straits Times meningkat 8,03 poin atau 0,32 ke 2.531,65.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Bank Mandiri Raih Predikat Perusahaan Terbaik untuk Bekerja 2020 Tingkat Asia
Gegara Corona, Pengusaha Pelayaran di Kotabaru Terancam Gulung Tikar

Ekbis

Gegara Corona, Pengusaha Pelayaran di Kotabaru Terancam Gulung Tikar
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Ditutup Melemah Seiring Negatifnya Data Ekonomi Akibat Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Intensif Pantau Sembako Jelang Natal
apahabar.com

Ekbis

Telkomsel Oh My Gig Hadirkan Girl Band KPop “GFriend”
apahabar.com

Ekbis

Laba Bersih Bisnis Otomotif Astra Merosot 70 Persen
apahabar.com

Ekbis

Kereta Api Tabalong-Banjarmasin, Ditjen Perkeretaapian: Gunakan Rel Tunggal
nilai tukar

Ekbis

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com