Tolak Omnibus Law, Ketua DPRD Kalsel Digelari Juara Stand Up Komedi Hari Ini Kuota Internet Belajar Siswa dan Guru Dikirim Langsung ke Nomor Peserta, Berikut Besar Sibsidinya Ribuan Buruh Kepung DPRD Kalsel, Supian HK Janjikan Pertemuan dengan DPD-DPR RI Hasil Liga Champions, Real Madrid Dipermalukan Shakhtar Donetsk, Skor Akhir 3-2 Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah

Bersamaan Stimulus AS Belum Cair, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah Tipis

- Apahabar.com Jumat, 16 Oktober 2020 - 17:44 WIB

Bersamaan Stimulus AS Belum Cair, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah Tipis

Ilustrasi - Sejumlah pengunjung duduk berlatar belakang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto-Antara/Sigid Kurniawan/aa

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ditutup melemah tipis.

Pelemahan IHSG di akhir pekan ini bersamaan pelaku pasar yang masih memantau perkembangan kesepakatan stimulus lanjutan di Amerika Serikat (AS).

Pada sesi penutupan, IHSG melemah 1,74 poin atau 0,03 persen ke posisi 5.103,41. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,57 poin atau 0,07 persen menjadi 783,45.

“Market masih wait and see berkaitan dengan program stimulus AS yang belum cair lantaran dinamika politik yang terjadi antara eksekutif dan legislatif. Adanya ketidakpastian hasil negosiasi pasca Brexit juga mempengaruhi perilaku market,” kata analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat (16/10).

Dibuka menguat, IHSG tak lama melemah dan terus berada di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, tiga sektor terkoreksi dimana sektor keuangan paling dalam yaitu minus 0,67 persen, diikuti sektor perdagangan dan sektor infrastruktur masing-masing minus 0,46 persen dan minus 0,27 persen.

Sedangkan tujuh sektor meningkat dimana sektor aneka industri naik paling tinggi yaitu 2,89 persen, diikuti sektor pertambangan dan sektor manufaktur masing-masing 0,75 persen dan 0,68 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi jual beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau “net foreign sell” sebesar Rp493,87 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 665.753 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 10,43 miliar lembar saham senilai Rp7,76 triliun. Sebanyak 179 saham naik, 228 saham menurun, dan 166 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 96,6 poin atau 0,41 persen ke 23.410,63, indeks Hang Seng naik 228,25 poin atau 0,94 persen ke 24.386,79, dan indeks Straits Times meningkat 8,03 poin atau 0,32 ke 2.531,65.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ditopang Sentimen Eksternal Debat Capres AS, Rupiah Ditutup Menguat
apahabar.com

Ekbis

Semangat Nasionalisme, Pertamina Dedikasikan Rp 839 Miliar

Ekbis

Pertamina Bantah LPG 3Kg di Kalimantan Selatan Langka
apahabar.com

Ekbis

Virus Corona Berdampak pada Pengiriman “Smartphone” Global
apahabar.com

Ekbis

Tuah Guru Sekumpul, Ruang Fitnes pun Jadi Kamar Hotel Berbintang
apahabar.com

Ekbis

Tsunami Selat Sunda: Pertamina Siapkan Jalur Alternatif Salurkan BBM-LPG ke Lampung
Per Hari Ini, Harga Pertamax di Kalsel Jadi Rp 9.200

Ekbis

Per Hari Ini, Harga Pertamax di Kalsel Jadi Rp 9.200
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Diperkirakan Melemah Pasca Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com